ATTRACTIVEJOURNALATTRACTIVEJOURNAL

Asian Journal Science and EngineeringAsian Journal Science and Engineering

Penelitian ini membandingkan kinerja tiga model crash box, yaitu hollow, lattice 3D-printed core, dan lattice dengan internal divider wall menggunakan simulasi ANSYS Explicit Dynamics. Parameter utama yang dianalisis meliputi pola lipat runtuh dan deformasi maksimum sebagai indikator stabilitas struktural. Hasil simulasi menunjukkan bahwa semua model mengalami deformasi concertina, tetapi tingkat stabilitasnya berbeda secara signifikan. Crash box hollow mencatat deformasi terbesar sebesar 47.579 mm, sedangkan model lattice tanpa divider berkurang menjadi 38.899 mm. Konfigurasi lattice dengan divider dinding adalah desain yang paling unggul dengan deformasi minimum sebesar 31.098 mm, serta pola lipat yang lebih simetris dan terkontrol. Temuan ini mengonfirmasi bahwa integrasi struktur lattice, terutama dengan divider internal, mampu meningkatkan kekakuan dan menghambat buckling aksial tanpa peningkatan massa yang signifikan. Penelitian lebih lanjut disarankan mengevaluasi variasi topologi lattice dan pengujian eksperimen sebagai verifikasi hasil numerik.

Penelitian ini menyoroti permasalahan rendahnya stabilitas crash box konvensional pada SUV listrik yang menyebabkan deformasi besar dan buckling tak terkontrol selama benturan berkecepatan tinggi, sehingga diperlukan inovasi desain struktural yang lebih efektif.Melalui simulasi ANSYS Explicit Dynamics, diperoleh bahwa crash box hollow menghasilkan deformasi terbesar, sementara crash box dengan core lattice dan center divider menunjukkan deformasi paling sedikit serta pola concertina yang lebih stabil, mengonfirmasi bahwa konfigurasi internal berperan penting dalam mengendalikan arah keruntuhan dan menunda buckling.Temuan ini menunjukkan bahwa penerapan desain lattice dengan bulkhead memiliki potensi untuk diadaptasi pada produksi massal crash box kendaraan listrik karena dapat meningkatkan kapasitas penyerapan energi tanpa secara signifikan meningkatkan berat komponen, sehingga mampu meningkatkan tingkat keselamatan penumpang sekaligus melindungi baterai sebagai komponen kritis pada kendaraan listrik.Dengan sifat manufaktur yang kompatibel dengan teknologi 3D printing dan kemungkinan kombinasi material ringan, desain ini dapat dikembangkan lebih lanjut untuk kebutuhan industri otomotif modern melalui optimasi topologi sel lattice, dan validasi eksperimental untuk memastikan keandalan kinerjanya dalam skenario dunia nyata.

Berdasarkan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan untuk memperdalam pemahaman dan meningkatkan kinerja crash box pada kendaraan listrik. Pertama, perlu dilakukan studi komprehensif mengenai pengaruh variasi topologi lattice, seperti densitas, geometri sel, dan orientasi, terhadap kemampuan penyerapan energi dan pola deformasi. Eksplorasi ini dapat mengidentifikasi konfigurasi lattice optimal yang mampu memaksimalkan kinerja crash box dengan tetap menjaga bobot yang ringan. Kedua, penting untuk memvalidasi hasil simulasi numerik melalui pengujian eksperimen skala penuh. Pengujian ini akan memberikan data empiris yang akurat mengenai perilaku crash box dalam kondisi benturan nyata, serta mengidentifikasi potensi perbedaan antara model simulasi dan fenomena fisik. Ketiga, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan material komposit baru yang menggabungkan kekuatan tinggi dan ringan, seperti serat karbon atau polimer yang diperkuat dengan nanopartikel, untuk meningkatkan kinerja crash box secara keseluruhan. Kombinasi material ini dapat menghasilkan struktur yang lebih kuat, lebih tahan terhadap deformasi, dan mampu menyerap energi benturan secara lebih efektif.

  1. Energy Absorption and Deformation Pattern Analysis of Initial Folded Crash Box Subjected to Frontal Test... doi.org/10.22219/jemmme.v2i1.4689Energy Absorption and Deformation Pattern Analysis of Initial Folded Crash Box Subjected to Frontal Test doi 10 22219 jemmme v2i1 4689
  1. #fault tree analysis#fault tree analysis
Read online
File size575.33 KB
Pages12
Short Linkhttps://juris.id/p-38U
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test