STKIPPGRIBLSTKIPPGRIBL
Lentera: Jurnal Ilmiah KependidikanLentera: Jurnal Ilmiah KependidikanPembelajaran IPA di kelas V SDN 1 Sukarame belum memuaskan karena minat dan motivasi belajar siswa rendah, dipengaruhi oleh tayangan televisi, lingkungan yang kurang mendukung, kurangnya perhatian orang tua, malas mengerjakan PR, dan kurangnya disiplin belajar. Oleh karena itu, dilakukan penelitian tindakan kelas untuk meningkatkan minat, motivasi, dan prestasi belajar siswa. Data diperoleh dari aktivitas belajar, hasil belajar, dan hasil kerja kelompok melalui penilaian aktivitas, tes formatif, dan portofolio. Hasil menunjukkan peningkatan keaktifan siswa dari 66,54% pada siklus I menjadi 84,65% pada siklus III, hasil belajar meningkat dari 72,42% menjadi 89,66%, dan hasil kerja kelompok meningkat dari 64,28% menjadi 85,71%. Dengan demikian, pembelajaran kooperatif tipe STAD efektif meningkatkan prestasi belajar IPA siswa kelas V SDN 1 Sukarame.
Pembelajaran IPA di kelas V SDN 1 Sukarame belum memuaskan karena minat dan motivasi belajar siswa rendah, dipengaruhi oleh tayangan televisi, lingkungan yang kurang mendukung, kurangnya perhatian orang tua, malas mengerjakan PR, dan kurangnya disiplin belajar.Oleh karena itu, dilakukan penelitian tindakan kelas untuk meningkatkan minat, motivasi, dan prestasi belajar siswa.Data diperoleh dari aktivitas belajar, hasil belajar, dan hasil kerja kelompok melalui penilaian aktivitas, tes formatif, dan portofolio.Hasil menunjukkan peningkatan keaktifan siswa dari 66,54% pada siklus I menjadi 84,65% pada siklus III, hasil belajar meningkat dari 72,42% menjadi 89,66%, dan hasil kerja kelompok meningkat dari 64,28% menjadi 85,71%.Dengan demikian, pembelajaran kooperatif tipe STAD efektif meningkatkan prestasi belajar IPA siswa kelas V SDN 1 Sukarame.Penggunaan model pembelajaran kooperatif tipe STAD secara signifikan meningkatkan keaktifan siswa dalam proses pembelajaran IPA di kelas V SDN 1 Sukarame, ditunjukkan oleh peningkatan keaktifan dari 66,54% pada siklus I menjadi 84,65% pada siklus III.Penelitian lanjutan dapat menguji apakah penerapan pembelajaran kooperatif tipe STAD juga meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa dalam memecahkan masalah lingkungan sehari-hari, seperti pencemaran atau penghematan energi, dengan mengintegrasikan proyek sederhana berbasis konteks lokal.Selain itu, perlu diteliti bagaimana pengaruh pelibatan orang tua dalam kegiatan belajar siswa, seperti melalui laporan harian atau pertemuan reflektif, terhadap konsistensi motivasi belajar jangka panjang.Terakhir, penelitian bisa membandingkan efektivitas STAD dengan model kooperatif lain seperti Jigsaw atau TGT dalam konteks yang sama, untuk mengetahui model mana yang paling efisien dalam meningkatkan hasil belajar sekaligus membangun keterampilan sosial siswa di sekolah dasar.Kerja kelompok siswa juga meningkat dari 64,28% menjadi 85,71%, membuktikan bahwa model STAD mendorong kolaborasi, tanggung jawab individu, dan keterlibatan aktif dalam pembelajaran.UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA MELALUIPEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD PADA SISWA KELAS V SDN1 SUKARAME.Pembelajaran IPA di kelas V SDN 1 Sukarame belum memuaskan karena minat dan motivasi belajar siswa rendah, dipengaruhi oleh tayangan televisi, lingkungan yang kurang mendukung, kurangnya perhatian orang tua, malas mengerjakan PR, dan kurangnya disiplin belajar.Oleh karena itu, dilakukan penelitian tindakan kelas untuk meningkatkan minat, motivasi, dan prestasi belajar siswa.Data diperoleh dari aktivitas belajar, hasil belajar, dan hasil kerja kelompok melalui penilaian aktivitas, tes formatif, dan portofolio.Hasil menunjukkan peningkatan keaktifan siswa dari 66,54% pada siklus I menjadi 84,65% pada siklus III, hasil belajar meningkat dari 72,42% menjadi 89,66%, dan hasil kerja kelompok meningkat dari 64,28% menjadi 85,71%.Dengan demikian, pembelajaran kooperatif tipe STAD efektif meningkatkan prestasi belajar IPA siswa kelas V SDN 1 Sukarame.
Penelitian lanjutan dapat menguji apakah penerapan pembelajaran kooperatif tipe STAD juga meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa dalam memecahkan masalah lingkungan sehari-hari, seperti pencemaran atau penghematan energi, dengan mengintegrasikan proyek sederhana berbasis konteks lokal. Selain itu, perlu diteliti bagaimana pengaruh pelibatan orang tua dalam kegiatan belajar siswa, seperti melalui laporan harian atau pertemuan reflektif, terhadap konsistensi motivasi belajar jangka panjang. Terakhir, penelitian bisa membandingkan efektivitas STAD dengan model kooperatif lain seperti Jigsaw atau TGT dalam konteks yang sama, untuk mengetahui model mana yang paling efisien dalam meningkatkan hasil belajar sekaligus membangun keterampilan sosial siswa di sekolah dasar.
| File size | 508.67 KB |
| Pages | 16 |
| DMCA | Report |
Related /
UPGRIPLKUPGRIPLK Tujuan penelitian ini untuk meningkatkan kemampuan kemampuan motorik kasar jumlah 20 anak. Rancangan penelitian mengacu pada model penelitian Kemmis &Tujuan penelitian ini untuk meningkatkan kemampuan kemampuan motorik kasar jumlah 20 anak. Rancangan penelitian mengacu pada model penelitian Kemmis &
UPGRIPLKUPGRIPLK Kondisi tersebut setidaknya memberi gambaran bahwa program studi Pendidikan Geografi belum maksimal. Permasalahan yang ditemukan menjadikan proses pembelajaranKondisi tersebut setidaknya memberi gambaran bahwa program studi Pendidikan Geografi belum maksimal. Permasalahan yang ditemukan menjadikan proses pembelajaran
LITERASIKITAINDONESIALITERASIKITAINDONESIA Ada peningkatan yang signifikan pada penguasaan materi pembelajaran, hal ini dapat dibuktikan dari hasil tes formatif pada siklus I, siklus II, dan siklusAda peningkatan yang signifikan pada penguasaan materi pembelajaran, hal ini dapat dibuktikan dari hasil tes formatif pada siklus I, siklus II, dan siklus
STAIM PROBOLINGGOSTAIM PROBOLINGGO Artikel ini bertujuan untuk mengkaji peran humor sebagai strategi pedagogis dalam menanamkan nilai-nilai keislaman kepada anak melalui pendekatan etnopedagogi.Artikel ini bertujuan untuk mengkaji peran humor sebagai strategi pedagogis dalam menanamkan nilai-nilai keislaman kepada anak melalui pendekatan etnopedagogi.
HABIBURRAHMANHABIBURRAHMAN Hasil peningkatan signifikan pada aspek kepercayaan diri, struktur penyampaian, dan keterampilan komunikasi peserta dalam menggunakan Bahasa Inggris. KegiatanHasil peningkatan signifikan pada aspek kepercayaan diri, struktur penyampaian, dan keterampilan komunikasi peserta dalam menggunakan Bahasa Inggris. Kegiatan
FTKJOURNAL UINMATARAMFTKJOURNAL UINMATARAM Guru kesulitan karena minimnya sarana, metode monoton, serta penguasaan kelas yang lemah, sedangkan siswa malas dan cepat bosan. Upaya guru berupa pertemuanGuru kesulitan karena minimnya sarana, metode monoton, serta penguasaan kelas yang lemah, sedangkan siswa malas dan cepat bosan. Upaya guru berupa pertemuan
STITPEMALANGSTITPEMALANG Penilaian unjuk kerja cocok diterapkan pada praktikum fisika sekolah menengah. Penilaian unjuk kerja merupakan penilaian hasil belajar peserta didik secaraPenilaian unjuk kerja cocok diterapkan pada praktikum fisika sekolah menengah. Penilaian unjuk kerja merupakan penilaian hasil belajar peserta didik secara
IAISAMBASIAISAMBAS Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pelaksanaan di Madrasah Miftahul Ulum Sengkubang Kabupaten Mempawah. Penelitian ini dilakuakan dengan menggunakanTujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pelaksanaan di Madrasah Miftahul Ulum Sengkubang Kabupaten Mempawah. Penelitian ini dilakuakan dengan menggunakan
Useful /
STKIPPGRIBLSTKIPPGRIBL Implementasi nilai-nilai pendidikan karakter di SDN 4 Kotakarang mencakup dua tahap yaitu perencanaan dan pelaksanaan. Perencanaan merupakan dalam melaksanakanImplementasi nilai-nilai pendidikan karakter di SDN 4 Kotakarang mencakup dua tahap yaitu perencanaan dan pelaksanaan. Perencanaan merupakan dalam melaksanakan
STKIPPGRIBLSTKIPPGRIBL UPAYA PENINGKATAN MOTIVASI BELAJAR SISWA MELALUIMETODE ROLE PLAYING MATA PELAJARAN PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN DI KELAS VISDN 2 KOTAKARANG. Oleh karenaUPAYA PENINGKATAN MOTIVASI BELAJAR SISWA MELALUIMETODE ROLE PLAYING MATA PELAJARAN PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN DI KELAS VISDN 2 KOTAKARANG. Oleh karena
UNIDAUNIDA Hasil penelitian menunjukkan perbedaan rata-rata nilai antara kelas kontrol dan kelas eksperimen, yaitu 60,86 pada kelas kontrol dan 73,11 pada kelas eksperimen.Hasil penelitian menunjukkan perbedaan rata-rata nilai antara kelas kontrol dan kelas eksperimen, yaitu 60,86 pada kelas kontrol dan 73,11 pada kelas eksperimen.
UNIDAUNIDA Pengumpulan data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan tes. Analisis data menggunakan analisis deskriptif dan analisis statistik inferensial. HasilPengumpulan data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan tes. Analisis data menggunakan analisis deskriptif dan analisis statistik inferensial. Hasil