UNIDAUNIDA
Indonesian Journal of Applied Research (IJAR)Indonesian Journal of Applied Research (IJAR)Penelitian ini bertujuan untuk memahami dampak model pembelajaran pengalaman terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis siswa. Penelitian ini dilakukan di SDN Banjarwaru 01, Kecamatan Ciawi, Kabupaten Bogor pada tahun ajaran 2017/2018. Penelitian ini menggunakan desain Posttest Only Control Group. Subjek penelitian melibatkan 54 siswa kelas V SDN Banjarwaru 01. Pengumpulan data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan tes. Analisis data menggunakan analisis deskriptif dan analisis statistik inferensial. Hasil akhir penelitian menggunakan uji-t pada kemampuan pemecahan masalah matematis siswa dengan memperoleh signifikansi 0,000 < 0,05. Dari hasil uji-t tersebut dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran pengalaman dalam pembelajaran matematika berpengaruh terhadap pengembangan kemampuan pemecahan masalah siswa SDN 01 Banjarwaru, Kabupaten Bogor.
Penelitian ini bertujuan untuk memahami dampak model pembelajaran pengalaman terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis siswa.Penelitian ini dilakukan di SDN Banjarwaru 01, Kecamatan Ciawi, Kabupaten Bogor pada tahun ajaran 2017/2018.Penelitian ini menggunakan desain Posttest Only Control Group.Subjek penelitian melibatkan 54 siswa kelas V SDN Banjarwaru 01.Pengumpulan data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan tes.Analisis data menggunakan analisis deskriptif dan analisis statistik inferensial.Hasil akhir penelitian menggunakan uji-t pada kemampuan pemecahan masalah matematis siswa dengan memperoleh signifikansi 0,000 < 0,05.Dari hasil uji-t tersebut dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran pengalaman dalam pembelajaran matematika berpengaruh terhadap pengembangan kemampuan pemecahan masalah siswa SDN 01 Banjarwaru, Kabupaten Bogor.Penerapan model pembelajaran pengalaman berpengaruh signifikan terhadap peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa kelas V SDN Banjarwaru 01, terbukti dengan nilai signifikansi uji-t sebesar 0,000 yang lebih kecil dari 0,05.Penelitian lanjutan dapat mengkaji bagaimana model pembelajaran pengalaman dapat diterapkan secara berkelanjutan dalam jangka panjang untuk melihat apakah peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa tetap bertahan setelah beberapa bulan atau tahun.Selain itu, penelitian baru dapat mengeksplorasi peran guru sebagai fasilitator dalam model ini, dengan mempelajari bagaimana pelatihan khusus bagi guru dapat meningkatkan efektivitas penerapan model pengalaman dalam kelas.Terakhir, penelitian perlu dikembangkan untuk memahami dampak model ini terhadap siswa dengan latar belakang belajar beragam, seperti siswa dengan kesulitan belajar atau dari keluarga dengan tingkat pendidikan rendah, apakah model ini tetap efektif atau perlu disesuaikan agar inklusif bagi semua jenis siswa di sekolah dasar.Model pembelajaran pengalaman dapat dijadikan referensi alternatif dalam pembelajaran matematika di sekolah dasar karena mampu mengubah peran siswa dari pasif menjadi aktif, serta membangun pengetahuan melalui refleksi dan eksperensi nyata.Penelitian ini bertujuan untuk memahami dampak model pembelajaran pengalaman terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis siswa.Penelitian ini dilakukan di SDN Banjarwaru 01, Kecamatan Ciawi, Kabupaten Bogor pada tahun ajaran 2017/2018.Penelitian ini menggunakan desain Posttest Only Control Group.Subjek penelitian melibatkan 54 siswa kelas V SDN Banjarwaru 01.Pengumpulan data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan tes.Analisis data menggunakan analisis deskriptif dan analisis statistik inferensial.Hasil akhir penelitian menggunakan uji-t pada kemampuan pemecahan masalah matematis siswa dengan memperoleh signifikansi 0,000 < 0,05.Dari hasil uji-t tersebut dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran pengalaman dalam pembelajaran matematika berpengaruh terhadap pengembangan kemampuan pemecahan masalah siswa SDN 01 Banjarwaru, Kabupaten Bogor.
Penelitian lanjutan dapat mengkaji bagaimana model pembelajaran pengalaman dapat diterapkan secara berkelanjutan dalam jangka panjang untuk melihat apakah peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa tetap bertahan setelah beberapa bulan atau tahun. Selain itu, penelitian baru dapat mengeksplorasi peran guru sebagai fasilitator dalam model ini, dengan mempelajari bagaimana pelatihan khusus bagi guru dapat meningkatkan efektivitas penerapan model pengalaman dalam kelas. Terakhir, penelitian perlu dikembangkan untuk memahami dampak model ini terhadap siswa dengan latar belakang belajar beragam, seperti siswa dengan kesulitan belajar atau dari keluarga dengan tingkat pendidikan rendah, apakah model ini tetap efektif atau perlu disesuaikan agar inklusif bagi semua jenis siswa di sekolah dasar.
| File size | 310.05 KB |
| Pages | 11 |
| Short Link | https://juris.id/p-1e6 |
| Lookup Links | Google ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard |
| DMCA | Report |
Related /
BELITUNG RAYABELITUNG RAYA Analisis konsep ini memberikan wawasan baru tentang konsep keterikatan maternal-fetal yang digunakan untuk perawat dan bidan dalam praktiknya. KeterikatanAnalisis konsep ini memberikan wawasan baru tentang konsep keterikatan maternal-fetal yang digunakan untuk perawat dan bidan dalam praktiknya. Keterikatan
BELITUNG RAYABELITUNG RAYA Purposive sampling was performed to select the sample. A digital rectal thermometer was used to measure the temperature. Independent t-test and pairedPurposive sampling was performed to select the sample. A digital rectal thermometer was used to measure the temperature. Independent t-test and paired
BALIMEDICALJOURNALBALIMEDICALJOURNAL aeruginosa). Kultur urine menunjukkan sembilan hasil positif, dengan enam E. coli, serta P. aeruginosa, M. morganii, dan A. haemolyticus. Kesimpulan: Padaaeruginosa). Kultur urine menunjukkan sembilan hasil positif, dengan enam E. coli, serta P. aeruginosa, M. morganii, dan A. haemolyticus. Kesimpulan: Pada
BALIMEDICALJOURNALBALIMEDICALJOURNAL Analisis ANOVA digunakan untuk menilai efek perlakuan, dengan p < 0,05 dianggap bermakna. Hasil: Teh kombucha mampu menghambat xantin oksidase pada tikusAnalisis ANOVA digunakan untuk menilai efek perlakuan, dengan p < 0,05 dianggap bermakna. Hasil: Teh kombucha mampu menghambat xantin oksidase pada tikus
BALIMEDICALJOURNALBALIMEDICALJOURNAL Hasil: Deterjen pada konsentrasi 0,12 g/L, 0,14 g/L, 0,16 g/L, 0,18 g/L, 0,20 g/L, 0,22 g/L, dan 0,24 g/L menghasilkan mortalitas larva sebesarHasil: Deterjen pada konsentrasi 0,12 g/L, 0,14 g/L, 0,16 g/L, 0,18 g/L, 0,20 g/L, 0,22 g/L, dan 0,24 g/L menghasilkan mortalitas larva sebesar
BALIMEDICALJOURNALBALIMEDICALJOURNAL Kelompok yang diberi ekstrak ubi jalar ungu menunjukkan penurunan signifikan kadar interleukin-1 darah dibanding kelompok kontrol tanpa ekstrak. EkstrakKelompok yang diberi ekstrak ubi jalar ungu menunjukkan penurunan signifikan kadar interleukin-1 darah dibanding kelompok kontrol tanpa ekstrak. Ekstrak
BALIMEDICALJOURNALBALIMEDICALJOURNAL Selain itu, evaluasi karakteristik teknis seperti kekuatan mekanik, waktu disintegrasi, dan stabilitas lingkungan menjadi aspek penting dalam pengembanganSelain itu, evaluasi karakteristik teknis seperti kekuatan mekanik, waktu disintegrasi, dan stabilitas lingkungan menjadi aspek penting dalam pengembangan
BALIMEDICALJOURNALBALIMEDICALJOURNAL Kista ovarium pada kehamilan harus dipantau dengan cermat karena prognosisnya tidak dapat diprediksi. Diagnosis dini, intervensi tepat waktu, dan tepatKista ovarium pada kehamilan harus dipantau dengan cermat karena prognosisnya tidak dapat diprediksi. Diagnosis dini, intervensi tepat waktu, dan tepat
Useful /
BALIMEDICALJOURNALBALIMEDICALJOURNAL Sebagian besar pasien dengan spondylolisthesis degeneratif dalam studi ini adalah perempuan yang obesitas dan berusia 56-65 tahun, dengan degenerasi yangSebagian besar pasien dengan spondylolisthesis degeneratif dalam studi ini adalah perempuan yang obesitas dan berusia 56-65 tahun, dengan degenerasi yang
UKSWUKSW Terdapat 32 Artikel yang dinilai layak untuk proses analisis kualitatif lebih lanjut. Seluruh full-text dianalisis menggunakan pendekatan analisis kontenTerdapat 32 Artikel yang dinilai layak untuk proses analisis kualitatif lebih lanjut. Seluruh full-text dianalisis menggunakan pendekatan analisis konten
BELITUNG RAYABELITUNG RAYA Pijat endorfin dapat meningkatkan pelepasan hormon oksitosin dan endorfin yang memberi rasa tenang dan nyaman. Hal ini juga meningkatkan produksi hormonPijat endorfin dapat meningkatkan pelepasan hormon oksitosin dan endorfin yang memberi rasa tenang dan nyaman. Hal ini juga meningkatkan produksi hormon
BALIMEDICALJOURNALBALIMEDICALJOURNAL Hasil menunjukkan bahwa kelompok yang diberi IL-10 rekombinan memiliki kadar TNF-α serum yang signifikan lebih rendah (p < 0,05) dibandingkan kelompokHasil menunjukkan bahwa kelompok yang diberi IL-10 rekombinan memiliki kadar TNF-α serum yang signifikan lebih rendah (p < 0,05) dibandingkan kelompok