UNSURYAUNSURYA

JTK: JURNAL TEKNOLOGI KEDIRGANTARAANJTK: JURNAL TEKNOLOGI KEDIRGANTARAAN

Konsep Circular Airport, yang dikemukakan oleh Hessellink pada tahun 2014, menimbulkan perdebatan dan perbedaan pendapat para ahli bandara. Tulisan ini membuat analisa awal tentang penerapan konsep circular airport di daerah Kepulauan Indonesia. Membangun bandara di area terbatas merupakan tantangan besar. Pengembangan beberapa rute perintis yang menghubungkan daerah-daerah terpencil dengan pesawat kecil terus dilakukan. Tantangan lain dalam membangun bandara adalah kelestarian lingkungan. Konsep circular airport diharapkan bisa menjadi solusi yang tepat untuk daerah Kepulauan Indonesia. Pembahasan mencakup analisa teknis dan safety terkait desain bandara, karakteristik pesawat terbang, Air Traffic Management [ATM] dan juga analisa tentang lingkungan dan populasi daerah yang akan dikembangkan.

Konsep circular airport adalah konsep airport yang tepat untuk dikembangkan di daerah terpencil dan terpencil di kepulauan Indonesia untuk membantu pertumbuhan perekonomian di tanah air.Faktor utama yang perlu diperhatikan dalam konsep ini selain masalah kelestarian lingkungan dan populasi juga adalah masalah yang terkait teknis dan safety pesawat terbang seperti keahlian pilot, air traffic management/ATM dan teknologi pesawat terbang terutama landing gear.

Berdasarkan studi ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan studi mendalam mengenai dampak lingkungan dari pembangunan circular airport di berbagai kondisi geografis kepulauan Indonesia, termasuk analisis risiko terhadap ekosistem konservasi dan populasi lokal. Kedua, penelitian tentang optimalisasi desain circular runway untuk berbagai jenis pesawat terbang, dengan mempertimbangkan faktor keselamatan, efisiensi operasional, dan kenyamanan penumpang, sangat penting untuk dilakukan. Ketiga, pengembangan sistem Air Traffic Management (ATM) yang adaptif dan terintegrasi dengan konsep circular airport, termasuk penggunaan teknologi navigasi canggih dan prosedur operasi baru, akan meningkatkan efisiensi dan keselamatan lalu lintas udara di wilayah kepulauan. Dengan menggabungkan ketiga saran ini, diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam pengembangan infrastruktur transportasi udara yang berkelanjutan dan mendukung pertumbuhan ekonomi di daerah-daerah terpencil di Indonesia.

  1. Analisis Konsep Circular Airport Untuk Wilayah Kepulauan Indonesia | JTK: JURNAL TEKNOLOGI KEDIRGANTARAAN.... journal.universitassuryadarma.ac.id/index.php/jtk/article/view/419Analisis Konsep Circular Airport Untuk Wilayah Kepulauan Indonesia JTK JURNAL TEKNOLOGI KEDIRGANTARAAN journal universitassuryadarma ac index php jtk article view 419
Read online
File size552.83 KB
Pages6
DMCAReport

Related /

ads-block-test