KEMENSOSKEMENSOS

Sosio Konsepsia: Jurnal Penelitian dan Pengembangan Kesejahteraan SosialSosio Konsepsia: Jurnal Penelitian dan Pengembangan Kesejahteraan Sosial

Indonesia mengalami peningkatan pada struktur penduduk usia lanjut. Hal ini menyebabkan dampak positif dan negatif khususnya bagi keberlangsungan kehidupan bangsa. Lansia berdaya merupakan salah satu hal yang dapat meringankan kondisi bangsa untuk menjadi bangsa yang sejahtera. Konsep Active Ageing membawa bangsa Indonesia menjadi bangsa yang sejahtera. Konsep active ageing sendiri terdiri dari 8 faktor yang dibagi menjadi 2 bagian. Tentunya konsep ini akan berangkat sejak masa muda. Anak muda yang memahami konsep active ageing dapat menjadi lansia berdaya saat masa lanjut usia nanti. Hasil penelitian melalui metode statistik deskriptif ini penulis didapati bahwa anak muda memberikan hasil positif terhadap pengetahuan, sikap dan tindakan terhadap konsep active ageing tersebut. Anak Muda sudah mengetahui pengaplikasian konsep active ageing dalam kehidupan sehari-hari mereka. Secara teori kebanyakan anak muda belum maksimal dalam pemahaman konsep active ageing ini. Untuk penerapan konsep active ageing harus terus diterapkan oleh anak muda dan diteruskan kepada generasi berikutnya. Pemerintah dalam hal ini dapat memberikan pendampingan dan pemberdayaan kepada remaja agar dapat menjadi individu yang produktif bahkan hingga masa lanjut usianya yang berdampak juga pada kesejahteraan bangsa Indonesia nantinya.

Melalui data‑data yang telah didapat, faktor‑faktor dari konsep active ageing sudah diterapkan dan dipahami dengan baik oleh anak muda.Hubungan positif antara konsep dan penerapan yang anak muda lakukan diharapkan menjadi satu tahap menjadi bangsa yang Sejahtera.Anak muda cenderung sudah mengetahui bagaimana mereka harus bertindak terhadap kesehatan, keuangan dan sosial mereka.Penerapan yang anak muda lakukan juga belum sepenuhnya maksimal, pada aspek kesehatan misalnya mereka mengetahui pengetahuan mengenai bahaya merokok, namun masih banyak diantara mereka yang menjadi perokok aktif maupun pasif.

Bagaimana persepsi dan praktik anak muda terhadap delapan faktor active ageing dapat berbeda di daerah dengan tingkat penuaan lebih tinggi dibandingkan Yogyakarta, dan apa faktor lokal yang mempengaruhi perbedaan tersebut? Seberapa efektif program pelatihan teknologi yang diberikan anak muda kepada lansia dalam meningkatkan kualitas hidup lansia di komunitas tertentu, serta faktor apa yang memotivasi atau menghambat partisipasi lansia tersebut? Bagaimana dampak jangka panjang dari pemberdayaan generasi muda terhadap akses dan kualitas layanan kesehatan lansia di tingkat wilayah, dan apakah ada korelasi antara tingkat pendidikan generasi muda dan penerapan kebijakan active ageing di tingkat kebijakan publik?.

  1. Peran Lingkungan Sekolah dalam Pembentukan Karakter Anak Usia Dini di PAUD Nurul Ikhlas | Jurnal Pendidikan... journal.uny.ac.id/index.php/jpa/article/view/46688Peran Lingkungan Sekolah dalam Pembentukan Karakter Anak Usia Dini di PAUD Nurul Ikhlas Jurnal Pendidikan journal uny ac index php jpa article view 46688
  2. MENYOROTI BUDAYA PATRIARKI DI INDONESIA | Sakina | Share : Social Work Journal. menyoroti budaya patriarki... doi.org/10.24198/share.v7i1.13820MENYOROTI BUDAYA PATRIARKI DI INDONESIA Sakina Share Social Work Journal menyoroti budaya patriarki doi 10 24198 share v7i1 13820
Read online
File size672.85 KB
Pages15
DMCAReport

Related /

ads-block-test