UNIVEDUNIVED

Just a moment...Just a moment...

Penelitian ini mengkaji penerapan perspektif postmodernisme Lyotard dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) untuk mendekonstruksi narasi besar dan mengidentifikasi potensi narasi kecil. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan pengumpulan data melalui wawancara, observasi kelas, analisis dokumen kurikulum, dan studi kasus. Tujuan penelitian adalah mendeskripsikan perspektif postmodernisme lyotard dalam dekonstruksi narasi besar menganalisis, menganalisi dampak narasi besar dan mengidentifikasi potensi narasi kecil dalam pembelajaran IPA menganalisis dampak narasi besar dalam pembelajaran IPA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa narasi besar memberikan kerangka konseptual luas yang membantu peserta didik memahami isu-isu global. Namun, narasi ini sering kali bersifat abstrak sehingga sulit dihubungkan dengan kehidupan sehari-hari peserta didik. Sebaliknya, narasi kecil yang melibatkan pengalaman lokal peserta didik dapat membuat pembelajaran lebih relevan dan bermakna. Pengintegrasian narasi besar dan kecil menciptakan pembelajaran yang lebih inklusif, relevan, dan dinamis. Narasi besar memberikan kerangka global, sementara narasi kecil menjembatani konsep abstrak dengan pengalaman nyata, meningkatkan pemahaman, motivasi, dan keterlibatan peserta didik. Kombinasi ini tidak hanya memperdalam pemahaman ilmiah tetapi juga membangun keterampilan berpikir kritis dan tanggung jawab sosial peserta didik. Strategi pembelajaran berbasis proyek lokal, eksperimen sederhana, dan eksplorasi kearifan lokal disarankan untuk mengoptimalkan integrasi kedua narasi ini.

Pendekatan postmodernisme Lyotard dalam pembelajaran IPA mendorong dekonstruksi narasi besar dan pemanfaatan narasi kecil untuk meningkatkan relevansi pembelajaran.Narasi besar memberikan kerangka konseptual global, sedangkan narasi kecil menjembatani konsep abstrak dengan pengalaman lokal.Integrasi keduanya menciptakan pembelajaran yang inklusif, dinamis, dan meningkatkan pemahaman serta keterlibatan peserta didik.Strategi seperti proyek lokal, eksperimen, dan kearifan lokal efektif dalam mengoptimalkan pendekatan ini.

1. Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak integrasi narasi besar dan kecil terhadap motivasi belajar siswa di sekolah menengah. 2. Studi lebih lanjut diperlukan untuk mengevaluasi efektivitas pendekatan berbasis proyek lokal dalam meningkatkan pemahaman konsep IPA. 3. Penelitian dapat mengembangkan model pembelajaran yang memadukan kearifan lokal dengan kurikulum IPA untuk memperkuat relevansi pembelajaran di konteks lokal.

  1. LENSA (Lentera Sains): Jurnal Pendidikan IPA | LENSA (Lentera Sains): Jurnal Pendidikan IPA. lensa lentera... jurnallensa.web.id/index.php/lensa/article/view/98LENSA Lentera Sains Jurnal Pendidikan IPA LENSA Lentera Sains Jurnal Pendidikan IPA lensa lentera jurnallensa index php lensa article view 98
  2. 0. please turn javascript reload page doi.org/10.32493/j.pdl.v6i1.321800 please turn javascript reload page doi 10 32493 j pdl v6i1 32180
  3. Studi Kelayakan Modul IPA Tematik Berbasis Kearifan Lokal dengan Tema Mie Habang | JURNAL PENDIDIKAN... ejournal.tsb.ac.id/index.php/jpm/article/view/499Studi Kelayakan Modul IPA Tematik Berbasis Kearifan Lokal dengan Tema Mie Habang JURNAL PENDIDIKAN ejournal tsb ac index php jpm article view 499
  4. PENTINGNYA PENDIDIKAN EKOLOGI DALAM KURIKULUM PENDIDIKAN INDONESIA UNTUK MEMBENTUK PERILAKU RAMAH EKOLOGI... doi.org/10.35334/eduborneo.v9i1.3561PENTINGNYA PENDIDIKAN EKOLOGI DALAM KURIKULUM PENDIDIKAN INDONESIA UNTUK MEMBENTUK PERILAKU RAMAH EKOLOGI doi 10 35334 eduborneo v9i1 3561
Read online
File size258.48 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test