UNIVEDUNIVED

Just a moment...Just a moment...

Kekerasan merupakan suatu perbuatan secara individu maupun kelompok yang dapat menyebabkan korban mengalami rasa sakit secara fisik dan non fisik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis representasi kekerasan dalam drama Korea The Glory yang dilakukan oleh para pemeran dalam drama Korea The Glory. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan menggunakan metode analisis semiotika Roland Barthes dengan teori kekerasan Sanford H. Khadis. Drama Korea The Glory dapat merepresentasikan dari 5 bentuk kekerasan menurut klasifikasi Sanford H. Kadish. Dalam drama Korea The Glory mengandung kekerasan yang disajikan dalam 9 scene yang terdapat pada adegan-adegan para pemeran drama ini. Setiap bentuk ataupun jenis kekerasan yang direpresentasikan dalam drama ini menunjukan adanya tanda makna denotasi, konotasi dan mitos dalam semiotika Roland Barthes.

Drama Korea The Glory menggambarkan berbagai bentuk kekerasan yang terjadi dalam kehidupan seorang wanita yang ingin membalas dendam kepada para pelaku perundungan yang dialaminya semasa sekolah.Berdasarkan analisis menggunakan teori semiotika Roland Barthes, terdapat lima representasi kekerasan yang terlihat dalam drama ini, yaitu kekerasan fisik berupa pemukulan, pembunuhan, dan luka fisik lainnya yang disebabkan oleh emosi yang tidak terkontrol dan stres.kekerasan psikologis dalam bentuk ancaman dan manipulasi emosional yang dilakukan oleh Moon Dong Eun.kekerasan seksual berupa pelecehan yang dilakukan oleh seorang siswa les terhadap Moon Dong Eun.kekerasan struktural yang terlihat dalam peredaran narkoba yang dikendalikan oleh Moon Dong Eun.dan kekerasan kultural yang muncul dalam kebiasaan kekerasan yang dilakukan oleh tokoh-tokoh seperti Park Yeon Jin, Lee Sara, dan Hye Jeong.Setiap bentuk kekerasan ini menunjukkan tanda-tanda makna denotasi, konotasi, dan mitos dalam semiotika Barthes, di mana tindakan-tindakan kekerasan tersebut tidak hanya menjadi bagian dari alur cerita, tetapi juga menggambarkan kenyataan sosial yang ada di Korea Selatan, di mana balas dendam terhadap trauma masa lalu sering kali dihubungkan dengan tindakan kekerasan.

Berdasarkan hasil penelitian ini, penelitian selanjutnya dapat mengkaji lebih dalam mengenai dampak psikologis jangka panjang bagi korban kekerasan yang direpresentasikan dalam drama Korea, khususnya pada aspek pemulihan trauma dan pembentukan identitas diri. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk menganalisis bagaimana representasi kekerasan dalam drama Korea mempengaruhi persepsi penonton terhadap isu kekerasan di kehidupan nyata, serta dampaknya terhadap norma sosial dan nilai-nilai moral. Terakhir, penelitian dapat mengeksplorasi bagaimana drama Korea menggunakan elemen budaya dan narasi untuk menyampaikan pesan tentang kekerasan, serta bagaimana pesan tersebut dapat digunakan untuk meningkatkan kesadaran dan mendorong perubahan sosial yang positif.

Read online
File size231.05 KB
Pages6
DMCAReport

Related /

ads-block-test