UNIVEDUNIVED

Just a moment...Just a moment...

Magang dan Studi Independen Bersertifikat (MSIB) merupakan program pemerintah yang dibuat oleh Kemendikbudristek dan pertama kali diselenggarakan pada tahun 2021 dengan tujuan untuk memberikan pengalaman kepada mahasiswa berbasis praktik dan mencetak lulusan yang siap bekerja. Penelitian ini mengkaji pengaruh lingkungan kerja terhadap motivasi peserta magang MSIB Batch 7 di Ruang Belajar Aqil (RBA), lembaga non-profit di Kota Malang yang berfokus pada pendidikan berkualitas dan pemberdayaan masyarakat. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan wawancara mendalam terhadap peserta magang MSIB Batch 7 dengan posisi Asisten. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lingkungan kerja fisik (fasilitas, kebersihan) dan non fisik (hubungan antar individu, komunikasi, apresiasi), memiliki pengaruh yang signifikan pada motivasi peserta magang. Peserta magang yang memiliki motivasi tinggi akan berkontribusi dan menghasilkan kinerja yang optimal. Penyebab menurunnya motivasi peserta magang adalah beban kerja yang berlebih dan kurangnya komunikasi secara efektif. Penelitian ini menekankan pentingnya pengelolaan lingkungan kerja yang mendukung untuk meningkatkan motivasi dan kinerja peserta magang.

Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan yang dilakukan, lingkungan kerja sangat mempengaruhi motivasi peserta magang MSIB Batch 7 di RBA karena salah satu alasan untuk menunjang kinerja mereka seperti fasilitas yang diberikan dan budaya maupun komunikasi yang diterapkan di lingkungan RBA.Selain itu, motivasi kerja memiliki keterkaitan terhadap kinerja yang dihasilkan.Peserta magang MSIB Batch 7 di Ruang Belajar Aqil mengalami penurunan motivasi karena beban kerja yang berlebih dan kesusahan berkomunikasi dengan pengelola.

Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat meneliti lebih dalam mengenai dampak program mentoring terhadap peningkatan motivasi peserta magang, dengan fokus pada bagaimana kualitas interaksi antara mentor dan peserta dapat dioptimalkan. Kedua, perlu dilakukan penelitian kuantitatif untuk mengukur secara lebih akurat hubungan antara berbagai aspek lingkungan kerja (fisik, non-fisik, sosial) dengan kinerja peserta magang, serta mengidentifikasi faktor-faktor lingkungan kerja yang paling dominan memengaruhi kinerja. Ketiga, penelitian dapat mengkaji efektivitas berbagai strategi komunikasi internal dalam meningkatkan motivasi dan mengurangi konflik antar peserta magang, dengan mempertimbangkan perbedaan gaya komunikasi dan latar belakang peserta. Dengan menggabungkan ketiga saran ini, diharapkan dapat diperoleh pemahaman yang lebih komprehensif mengenai faktor-faktor yang memengaruhi motivasi dan kinerja peserta magang, serta menghasilkan rekomendasi yang lebih spesifik dan terarah untuk meningkatkan kualitas program magang di Ruang Belajar Aqil dan lembaga sejenis.

  1. ANALISA FAKTOR – FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KINERJA PEGAWAI: KOMPETENSI, MOTIVASI DAN LINGKUNGAN... doi.org/10.38035/jmpis.v3i1.866ANALISA FAKTOR Ae FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KINERJA PEGAWAI KOMPETENSI MOTIVASI DAN LINGKUNGAN doi 10 38035 jmpis v3i1 866
  2. Nutritional Status with Employee Work Fatigue Palm Oil Mill Process and Engineering Section | Jurnal... doi.org/10.25311/keskom.vol7.iss3.983Nutritional Status with Employee Work Fatigue Palm Oil Mill Process and Engineering Section Jurnal doi 10 25311 keskom vol7 iss3 983
  3. Pengaruh Motivasi dan Disiplin Kerja Terhadap Kinerja Karyawan | JIBEMA: Jurnal Ilmu Bisnis, Ekonomi,... jibema.murisedu.id/index.php/JIBEMA/article/view/18Pengaruh Motivasi dan Disiplin Kerja Terhadap Kinerja Karyawan JIBEMA Jurnal Ilmu Bisnis Ekonomi jibema murisedu index php JIBEMA article view 18
Read online
File size351.16 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test