UNIVEDUNIVED

Just a moment...Just a moment...

Penelitian ini bertujuan untuk menguraikan faktor-faktor yang mempengaruhi penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Pemerintah Kabupaten Buton Tengah. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Data dikumpulkan dengan teknik wawancara, pengamatan dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan gaya kepemimpinan yang dilakukan oleh kepala organisasi perangkat daerah sangat berpengaruh dalam mendesain, merencanakan dan memilih program terkait dengan kebutuhan instansi. Keberhasilan penyusunan anggaran juga ditentukan oleh faktor pembenahan administrasi, termasuk penggunaan instrumen pengukuran anggaran berbasis kinerja. Faktor penghargaan/reward yang diberikan oleh Pemerintah Kabupaten Buton Tengah kepada para perencana yang berprestasi dalam tugas dan tanggung jawabnya dapat memberikan pengaruh positif terhadap kompetisi dan kinerja dalam penyusunan anggaran. Terakhir, pemberian sanksi bagi instansi yang tidak menerapkan anggaran berbasis kinerja juga memotivasi pegawai dalam proses penyusunan anggaran.

Penelitian ini menyimpulkan bahwa aspek kepemimpinan dan komitmen dari seluruh komponen organisasi, penyempurnaan administrasi, sumber daya, penghargaan dan sanksi berpengaruh dalam penyusunan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) Kabupaten Buton Tengah.Gaya kepemimpinan yang dilakukan oleh Kepala OPD sangat berpengaruh dalam mendesain, merencanakan dan memilih program terkait dengan kebutuhan OPD.Keberhasilan penyusunan APBD berbasis kinerja juga ditentukan oleh faktor pembenahan administrasi, termasuk penggunaan instrumen pengukuran anggaran berbasis kinerja.

Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih mendalam mengenai pengaruh spesifik dari berbagai gaya kepemimpinan terhadap efektivitas penyusunan anggaran berbasis kinerja di Kabupaten Buton Tengah, dengan mempertimbangkan karakteristik unik dari masing-masing organisasi perangkat daerah. Kedua, penelitian selanjutnya dapat fokus pada pengembangan model pengukuran kinerja yang lebih komprehensif dan relevan dengan konteks lokal, yang tidak hanya berfokus pada indikator keuangan tetapi juga mencakup aspek-aspek non-keuangan seperti kepuasan masyarakat dan dampak lingkungan. Ketiga, penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi efektivitas berbagai jenis penghargaan dan sanksi dalam memotivasi perencana anggaran untuk meningkatkan kualitas perencanaan dan implementasi anggaran, serta mengidentifikasi praktik-praktik terbaik dalam pengelolaan kinerja anggaran di daerah lain yang dapat diadopsi oleh Kabupaten Buton Tengah. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam meningkatkan kualitas penyusunan anggaran dan akuntabilitas kinerja pemerintah daerah, serta mendorong pembangunan daerah yang lebih berkelanjutan dan berdaya saing.

Read online
File size265.12 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test