UNIVEDUNIVED
Just a moment...Just a moment...Penelitian ini membahas tentang perangkat kebijakan yang dibuat oleh Universitas Negeri Padang (UNP) dalam penanganan kasus kekerasan seksual di internal lembaganya. Biasanya ketika terjadi kekerasan seksual, baik terhadap dosen maupun mahasiswa atau mahasiswi, korban bingung harus melaporkannya ke mana. Jika dilaporkan ke tingkat jurusan atau fakultas, korban biasanya tidak bisa ditangani dengan baik karena tidak ada pedoman yang menjadi tolak ukur dalam mencegah dan menangani kekerasan seksual di kampus. Maka dari itu diperlukan perangkat kebijakan yang komprehensif dan terintegrasi, mulai dari prosedur pelaporan yang jelas, mekanisme penanganan kasus yang terstruktur, hingga sistem pendampingan korban yang memadai. Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif dengan metode kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu wawancara dan dokumentasi. Informan dalam penelitian ini meliputi Satgas PPKS UNP, Tendik UNP, Dosen UNP dan Mahasiswa UNP. Penelitian ini menggunakan Teori Perangkat Kebijakan dari Howlett dan Ramesh (1995) yang membagi instrumen dalam 3 (tiga) kelompok yaitu, Instrumen Kebijakan Wajib (Compulsory Instrument), Instrumen Kebijakan Sukarela (Voluntary Instrument), dan Instrumen Kebijakan Campuran (Mixed Instrument). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa implementasi perangkat kebijakan Permendikbudristek No. 30 Tahun 2021 di UNP telah berjalan melalui berbagai instrumen kebijakan, meskipun terdapat beberapa instrumen yang belum terlaksana secara optimal. Merujuk pada Teori Perangkat Kebijakan yang dikemukakan oleh Howlett dan Ramesh (1995) menunjukkan bahwa dari enam instrumen kebijakan yang ada, empat instrumen telah terpenuhi dengan baik yaitu regulasi (regulations), penyedia layanan (direct provisions), organisasi sukarela (voluntary organization), dan penyebaran informasi (information and exhortation). Sementara dua lainnya yaitu perusahaan publik (public enterprise) dan subsidi (subsidies) masih belum terpenuhi secara optimal karena adanya kendala dalam koordinasi dengan lembaga pemerintah dan keterbatasan sistem pendanaan. UNP perlu memperkuat mekanisme koordinasi dengan lembaga pemerintah dan mengembangkan skema subsidi langsung untuk korban kekerasan seksual guna memastikan implementasi kebijakan yang lebih efektif.
1) Instrumen kebijakan wajib telah diterapkan melalui regulasi internal yang merupakan turunan dari Permendikbudristek No.UNP telah menerbitkan Peraturan Rektor yang mengatur secara detail tentang mekanisme pencegahan, pelaporan, dan penindakan kasus kekerasan seksual.Penyediaan layanan juga telah diimplementasikan melalui Satgas PPKS yang menyediakan sistem layanan komprehensif mencakup pencegahan, penanganan, dan pemulihan.Namun, dalam aspek perusahaan publik masih terdapat kendala koordinasi dengan lembaga pemerintahan yang perlu ditingkatkan.2) Instrumen kebijakan sukarela telah berjalan efektif melalui peran aktif organisasi kemahasiswaan dan unit kegiatan mahasiswa.Mereka secara sukarela membentuk komunitas peduli anti kekerasan seksual dan menyelenggarakan berbagai program kampanye dan edukasi yang menjangkau sesama mahasiswa.Kolaborasi juga dibangun dengan berbagai pemangku kepentingan eksternal seperti LSM dan aktivis gender.3) Instrumen kebijakan campuran telah diterapkan melalui sistem penyebaran informasi yang mengintegrasikan pendekatan wajib dan sukarela.UNP menggunakan berbagai platform dan media komunikasi untuk menyebarkan informasi tentang pencegahan kekerasan seksual.Namun, dalam aspek subsidi masih terdapat keterbatasan dimana tidak ada skema subsidi langsung untuk korban dan terbatasnya anggaran untuk program pencegahan dan penanganan.
1) UNP perlu mengembangkan sistem pelaporan terpusat untuk kasus kekerasan seksual yang terintegrasi dengan platform digital, sehingga memudahkan korban dalam mengakses layanan dan memastikan transparansi proses penanganan. 2) Perguruan tinggi dapat bekerja sama dengan organisasi non-pemerintah (NGO) atau lembaga perlindungan perempuan untuk memperluas jaringan pendampingan korban, termasuk penyediaan layanan konseling psikologis dan rehabilitasi. 3) UNP harus menyelenggarakan pelatihan rutin bagi seluruh civitas akademika, termasuk dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa, tentang pengenalan tanda-tanda kekerasan seksual, prosedur pelaporan, serta cara memberikan dukungan kepada korban secara aman dan empatik.
| File size | 210.27 KB |
| Pages | 6 |
| DMCA | Report |
Related /
UNDIKSHAUNDIKSHA Hasil penelitian menemukan 10 data utama yang menunjukkan berbagai bentuk degradasi lingkungan, seperti pencemaran pesisir, penelantaran lahan pertanian,Hasil penelitian menemukan 10 data utama yang menunjukkan berbagai bentuk degradasi lingkungan, seperti pencemaran pesisir, penelantaran lahan pertanian,
UIN SUSKAUIN SUSKA Dengan menggunakan metode netnografis kualitatif, penelitian ini mengumpulkan data dari berita online, media sosial, dan YouTube. Studi ini menemukan bahwaDengan menggunakan metode netnografis kualitatif, penelitian ini mengumpulkan data dari berita online, media sosial, dan YouTube. Studi ini menemukan bahwa
DARUNNAJAHDARUNNAJAH Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi nilai kesabaran dalam pembelajaran kewirausahaan berbasis pendidikan agama membentuk karakter wirausahawanHasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi nilai kesabaran dalam pembelajaran kewirausahaan berbasis pendidikan agama membentuk karakter wirausahawan
STTMWCSTTMWC Penulis menemukan makna frasa Berdoa Tanpa Jemu-jemu menunjukkan bahwa: Para pengikut Yesus seharusnya datang berdoa/meminta dengan cara memaksa atau menggangguPenulis menemukan makna frasa Berdoa Tanpa Jemu-jemu menunjukkan bahwa: Para pengikut Yesus seharusnya datang berdoa/meminta dengan cara memaksa atau mengganggu
STTMWCSTTMWC Kedua, apa implikasinya dalam mengajarkan ajaran yang sehat bagi gereja masa kini. Alkitab diterima menjadi satu-satunya standar dan menjadi alat utamaKedua, apa implikasinya dalam mengajarkan ajaran yang sehat bagi gereja masa kini. Alkitab diterima menjadi satu-satunya standar dan menjadi alat utama
STTMWCSTTMWC Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif asosiatif, dengan jenis penelitian survei berbentuk korelasi atau pengaruh antar variabel. PenelitianMetode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif asosiatif, dengan jenis penelitian survei berbentuk korelasi atau pengaruh antar variabel. Penelitian
STTMWCSTTMWC Sebagai guru PAUD yang profesional bukan sekadar kompeten dalam menguasai bahan ajar dan menggunakan cara yang benar, namun juga mengembangkan programSebagai guru PAUD yang profesional bukan sekadar kompeten dalam menguasai bahan ajar dan menggunakan cara yang benar, namun juga mengembangkan program
STTMWCSTTMWC Penelitian ini juga mencatat hubungan antara situasi di Indonesia dan pemikiran Nietzsche tentang Kematian Tuhan, yang memunculkan pertanyaan tentang eksistensiPenelitian ini juga mencatat hubungan antara situasi di Indonesia dan pemikiran Nietzsche tentang Kematian Tuhan, yang memunculkan pertanyaan tentang eksistensi
Useful /
UNIVMEDUNIVMED Secara keseluruhan, isolat E. coli menunjukkan proporsi tinggi resistensi terhadap eritromisin (100%), ampisilin (86%), dan oksitetrasiklin (58%). IsolatSecara keseluruhan, isolat E. coli menunjukkan proporsi tinggi resistensi terhadap eritromisin (100%), ampisilin (86%), dan oksitetrasiklin (58%). Isolat
UIN SUSKAUIN SUSKA Model dawa Indonesia mencerminkan keselarasan yang kuat dengan kebijaksanaan lokal, pluralisme, dan ekspresi Islam yang terintegrasi secara budaya. HalModel dawa Indonesia mencerminkan keselarasan yang kuat dengan kebijaksanaan lokal, pluralisme, dan ekspresi Islam yang terintegrasi secara budaya. Hal
ALSHOBARALSHOBAR Jurnal ini akan membahas mengenai secara garis besar mengenai pendidikan karakter dalam mencegah tindak pidana korupsi di kalangan generasi muda Indonesia.Jurnal ini akan membahas mengenai secara garis besar mengenai pendidikan karakter dalam mencegah tindak pidana korupsi di kalangan generasi muda Indonesia.
UNIVEDUNIVED Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan wawancara mendalam terhadap peserta magang MSIB Batch 7 dengan posisi Asisten. Hasil penelitianMetode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan wawancara mendalam terhadap peserta magang MSIB Batch 7 dengan posisi Asisten. Hasil penelitian