UNIVEDUNIVED

Just a moment...Just a moment...

Coldplay, as one of the most popular bands in the world, is often the center of attention of global music fans. Their concerts are considered unforgettable experiences, and tickets are often a rarity. This research uses Self Determination Theory which includes autonomy, competence and connectedness, aiming to analyze the influence of FOMO (Fear of Missing Out) on the competition for tickets to the 2023 Coldplay concert. Phenomenology is used to find out how FOMO is among Coldplays fans with the points Edited Content, Continuous Update , Social Comparison, Comments & Likes, Events & Social Invitations. This research uses a qualitative approach by conducting interviews, observation and documentation. The research results show FOMO behavior among Coldplay fans; 1) Autonomy, watching concerts is a personal desire; 2) Competence, a Coldplay concert is considered an achievement, creating satisfaction; 3) Connectedness, increasing motivation to get involved in the concert. Media content influences feelings of FOMO. Social media algorithms make it easier to access information. Social comparison triggers feelings of envy, but peoples success in getting tickets through events & social invitations does not affect feelings of FOMO. FOMO and the influence of social media encourage people to get involved in Coldplay concerts, thus creating satisfaction. When individuals are in a missing out situation, some of them experience disappointment, but others respond to these feelings by diverting their disappointment into positive things.

Fenomena perebutan tiket konser Coldplay 2023 merupakan sesuatu yang tidak dapat dihindari mengingat ini merupakan konser pertama Coldplay di Indonesia.Penggemar perlu menyusun strategi dan melakukan upaya dengan mencari penawaran, mengikuti give away, dan menyesuaikan kemampuan ekonominya dalam mencari tiket konser sesuai kategori tiket yang disediakan.Keinginan membeli tiket ini juga dimanfaatkan sebagai bentuk self reward atas keberhasilan para penggemar atas kerja kerasnya.Media sosial memegang peranan penting dalam mempengaruhi perasaan FoMO seseorang, dan terpaan konten media sosial dapat menimbulkan rasa ketakutan tertinggal momen berharga.

Berdasarkan temuan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengeksplorasi bagaimana strategi koping yang berbeda digunakan oleh penggemar dalam menghadapi perasaan FOMO saat tidak berhasil mendapatkan tiket konser. Kedua, studi komparatif dapat dilakukan dengan membandingkan pengalaman penggemar Coldplay di Indonesia dengan penggemar di negara lain untuk mengidentifikasi perbedaan budaya dan sosial yang memengaruhi intensitas dan manifestasi FOMO. Ketiga, penelitian dapat berfokus pada peran komunitas online dan platform media sosial dalam memfasilitasi atau memperburuk perasaan FOMO di kalangan penggemar musik, serta bagaimana platform ini dapat dimanfaatkan untuk menciptakan pengalaman yang lebih inklusif dan mengurangi tekanan sosial. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang dinamika psikologis dan sosial yang mendasari fenomena FOMO dalam konteks budaya populer dan konsumsi musik, serta memberikan wawasan bagi promotor konser dan platform media sosial untuk menciptakan pengalaman yang lebih positif dan berkelanjutan bagi para penggemar.

  1. Self-determination, loneliness, fear of missing out, and academic performance | Lemay | Knowledge Management... kmel-journal.org/ojs/index.php/online-publication/article/view/426Self determination loneliness fear of missing out and academic performance Lemay Knowledge Management kmel journal ojs index php online publication article view 426
Read online
File size356.29 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test