UM MetroUM Metro
GUIDENA: Jurnal Ilmu Pendidikan, Psikologi, Bimbingan dan KonselingGUIDENA: Jurnal Ilmu Pendidikan, Psikologi, Bimbingan dan KonselingProkrastinasi akademik adalah masalah umum di kalangan remaja dan pelajar yang dapat berdampak negatif terhadap kinerja akademik dan kesehatan mental mereka. Perkembangan remaja melibatkan perubahan fisik, emosional, dan sosial yang signifikan, yang dapat mempengaruhi cara siswa mengatur waktu dan tanggung jawab akademik mereka. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode naratif untuk menganalisis bagaimana aspek perkembangan remaja mempengaruhi prokrastinasi akademik siswa di SMAN 92 Jakarta. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor-faktor seperti ketidakpahaman tugas, niat yang lemah, dan anggapan bahwa tugas remeh, serta pengaruh lingkungan sosial dan kondisi fisik dan psikologis, mempengaruhi perilaku prokrastinasi siswa.
Kesimpulannya, penundaan pengerjaan tugas oleh peserta didik disebabkan oleh beberapa faktor, yaitu kurangnya pemahaman akan tugas, niat yang lemah, dan anggapan bahwa tugas tersebut remeh.Faktor lain yang mendukung perilaku ini meliputi lingkungan sosial, baik dari keluarga maupun teman sebaya, yang mempengaruhi kebiasaan belajar siswa.Penelitian juga menunjukkan bahwa kondisi tempat duduk yang kondusif dapat meningkatkan hasil belajar kognitif.Dari segi perkembangan fisik dan psikologis, responden mengalami ketidakstabilan emosional dan kondisi kesehatan tertentu yang turut memengaruhi keterlambatan.Aspek perkembangan moral dan nilai-nilai sosial juga berperan penting dalam pembentukan sikap siswa dalam mengerjakan tugas, dimana responden cenderung beradaptasi dengan baik terhadap norma yang berlaku, meski menghadapi tantangan dalam mengatur kecerdasan emosional dan kebiasaan belajar.
Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan penelitian lebih mendalam tentang dampak teknologi, seperti penggunaan ponsel pintar, terhadap prokrastinasi akademik siswa. Selain itu, perlu dilakukan penelitian tentang peran orang tua dalam mengatasi prokrastinasi akademik anak mereka, serta penelitian tentang intervensi yang efektif untuk meningkatkan manajemen waktu dan motivasi belajar siswa. Penelitian juga dapat dilakukan untuk mengidentifikasi strategi yang efektif untuk meningkatkan kecerdasan emosional siswa, sehingga mereka dapat lebih baik mengelola emosi dan meningkatkan produktivitas akademik mereka. Dengan demikian, penelitian lanjutan dapat memberikan wawasan yang lebih luas tentang faktor-faktor yang mempengaruhi prokrastinasi akademik dan cara mengatasi masalah tersebut.
| File size | 782.62 KB |
| Pages | 17 |
| DMCA | Report |
Related /
MGEDUKASIAMGEDUKASIA Integrasi antara pelatihan keterampilan akademik dan pengembangan lingkungan literasi terbukti efektif dalam membangun ekosistem literasi akademik di sekolah.Integrasi antara pelatihan keterampilan akademik dan pengembangan lingkungan literasi terbukti efektif dalam membangun ekosistem literasi akademik di sekolah.
JOMPARNDJOMPARND Secara keseluruhan, program ini berimplikasi terhadap peningkatan kualitas belajar siswa, memperluas akses terhadap sumber belajar digital, dan menumbuhkanSecara keseluruhan, program ini berimplikasi terhadap peningkatan kualitas belajar siswa, memperluas akses terhadap sumber belajar digital, dan menumbuhkan
UNRAMUNRAM Sosialisasi ini berhasil meningkatkan kesadaran siswa mengenai pentingnya mematuhi aturan lalu lintas dan penggunaan alat keselamatan. Rekomendasi utamaSosialisasi ini berhasil meningkatkan kesadaran siswa mengenai pentingnya mematuhi aturan lalu lintas dan penggunaan alat keselamatan. Rekomendasi utama
IAIN KERINCIIAIN KERINCI Edukasi dilakukan melalui metode ceramah interaktif dengan media poster Kenali dan Cegah Overweight. Evaluasi efektivitas dilakukan dengan uji Wilcoxon,Edukasi dilakukan melalui metode ceramah interaktif dengan media poster Kenali dan Cegah Overweight. Evaluasi efektivitas dilakukan dengan uji Wilcoxon,
UM MetroUM Metro Penelitian ini bertujuan untuk menguji konstruk dan memberikan bukti validasi untuk Skala Emotionally Intelligent Leadership (EIL) pada siswa sekolah menengah.Penelitian ini bertujuan untuk menguji konstruk dan memberikan bukti validasi untuk Skala Emotionally Intelligent Leadership (EIL) pada siswa sekolah menengah.
TSBTSB Penelitian ini mengkaji nilai literasi dini dalam meletakkan dasar keberhasilan akademik siswa dengan menggunakan metodologi penelitian kualitatif danPenelitian ini mengkaji nilai literasi dini dalam meletakkan dasar keberhasilan akademik siswa dengan menggunakan metodologi penelitian kualitatif dan
UTPUTP Pengumpulan data literatur diperoleh dari beberapa sumber seperti Google Scholar, Sinta Ristekbrin, dan Elsevier. Jumlah artikel yang dimasukkan dalamPengumpulan data literatur diperoleh dari beberapa sumber seperti Google Scholar, Sinta Ristekbrin, dan Elsevier. Jumlah artikel yang dimasukkan dalam
ITKAITKA Indikator fisiologis, psikologis, dan sikap masing-masing pada kategori yang berbeda-beda. Penelitian ini menyarankan perlu adanya pendampingan dari guruIndikator fisiologis, psikologis, dan sikap masing-masing pada kategori yang berbeda-beda. Penelitian ini menyarankan perlu adanya pendampingan dari guru
Useful /
UTPUTP Metode yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan survei kuantitatif deskriptif, melibatkan 273 guru SMK Negeri di Provinsi Lampung yang dipilihMetode yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan survei kuantitatif deskriptif, melibatkan 273 guru SMK Negeri di Provinsi Lampung yang dipilih
UTPUTP Pantangan makanan berupa larangan konsumsi certain foods tetap menjadi norma kehidupan selama kehamilan. Percepatan teknologi dan informasi tidak serta-mertaPantangan makanan berupa larangan konsumsi certain foods tetap menjadi norma kehidupan selama kehamilan. Percepatan teknologi dan informasi tidak serta-merta
UTPUTP Further research is recommended to investigate the influence of peer pressure on self-harm and develop more comprehensive interventions to prevent thisFurther research is recommended to investigate the influence of peer pressure on self-harm and develop more comprehensive interventions to prevent this
UTPUTP Pengukuran penelitian menggunakan skala spiritualitas (α = 0,855) dan skala resiliensi (α = 0,930). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubunganPengukuran penelitian menggunakan skala spiritualitas (α = 0,855) dan skala resiliensi (α = 0,930). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan