IUQIBOGORIUQIBOGOR

SLOT777: Situs Slot Gacor Anti Kalah Apk Slot Dana Mudah Maxwin Hari IniSLOT777: Situs Slot Gacor Anti Kalah Apk Slot Dana Mudah Maxwin Hari Ini

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan menguji efektivitas desain pembelajaran berbasis STEAM (Science, Technology, Engineering, Arts, Mathematics) dalam Pendidikan Agama Islam (PAI) untuk meningkatkan kompetensi abad ke-21 di kalangan siswa sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan pendekatan Design-Based Research (DBR) yang melibatkan 37 siswa kelas lima. Data dikumpulkan melalui penilaian pretest-posttest, observasi, wawancara, dan kuesioner, dan dianalisis menggunakan metode campuran. Temuan kuantitatif menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam skor rata-rata dari 98,38 (kategori sedang) menjadi 155,89 (kategori tinggi), dengan skor N-Gain sebesar 0,62 (sedang ke tinggi) dan ukuran efek yang besar (Cohens d = 3,402). Uji t sampel berpasangan menunjukkan perbedaan yang signifikan secara statistik (p < 0,05) antara hasil pretest dan posttest. Temuan kualitatif menunjukkan peningkatan partisipasi aktif, kreativitas, kolaborasi, komunikasi, dan literasi digital siswa, serta pergeseran peran guru menjadi fasilitator pembelajaran. Integrasi hasil kuantitatif dan kualitatif mengonfirmasi bahwa pembelajaran berbasis STEAM PAI efektif, kontekstual, dan relevan dalam menumbuhkan keterampilan 4C dan literasi digital. Model ini direkomendasikan sebagai pendekatan inovatif untuk mengembangkan kurikulum pendidikan Islam di tingkat sekolah dasar.

Berdasarkan hasil penelitian dan diskusi yang telah dijelaskan di atas, dapat disimpulkan bahwa pembelajaran berbasis STEAM dalam mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) secara signifikan meningkatkan kompetensi abad ke-21 siswa sekolah dasar.Secara kuantitatif, terdapat peningkatan skor rata-rata dari kategori sedang pada pretest menjadi kategori baik pada posttest, yang diperkuat oleh hasil uji statistik inferensial yang menunjukkan perbedaan yang signifikan.Secara kualitatif, terjadi perubahan positif dalam dinamika pembelajaran, partisipasi siswa, dan perkembangan keterampilan berpikir kritis, kreativitas, kolaborasi, dan komunikasi.Integrasi data kuantitatif dan kualitatif menunjukkan bahwa STEAM bukan hanya pendekatan metodologis, tetapi juga paradigma pembelajaran yang mampu menciptakan pengalaman belajar yang bermakna dan kontekstual yang diarahkan pada pengembangan kompetensi abad ke-21.Oleh karena itu, pembelajaran berbasis STEAM direkomendasikan sebagai model inovatif dalam pengembangan kurikulum PAI dan praktik pembelajaran di sekolah dasar.Secara keseluruhan, penelitian ini mengonfirmasi bahwa transformasi pembelajaran menuju pendekatan integratif dan berbasis kompetensi abad ke-21 adalah kebutuhan mendesak di dunia pendidikan.Guru tidak hanya berperan sebagai penyampai materi, tetapi juga sebagai fasilitator yang membimbing siswa untuk berpikir, menciptakan, berkolaborasi, dan berkomunikasi secara efektif dalam menghadapi tantangan zaman.

Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, dan keterbatasan penelitian, berikut adalah saran penelitian lanjutan:. . 1. Pengembangan Kurikulum dan Modul Pembelajaran: Penelitian ini menunjukkan pentingnya integrasi STEAM dan kompetensi abad ke-21 dalam pendidikan agama Islam. Saran penelitian lanjutan adalah mengembangkan kurikulum dan modul pembelajaran yang secara eksplisit menggabungkan STEAM dan kompetensi abad ke-21. Kurikulum ini dapat mencakup fase-fase desain berpikir, eksperimentasi, kolaborasi, refleksi, dan presentasi sebagai dasar implementasi pembelajaran.. . 2. Instrumen Penilaian Kompetensi Abad 21: Penelitian ini mengidentifikasi kebutuhan akan instrumen penilaian yang dapat mengukur tidak hanya produk, tetapi juga proses berpikir, kolaborasi, refleksi, dan kreativitas. Saran penelitian lanjutan adalah mengembangkan instrumen penilaian yang komprehensif untuk mengukur kompetensi abad ke-21, seperti rubrik penilaian untuk kolaborasi, refleksi, kreativitas, dan literasi digital.. . 3. Studi Kuantitatif Berskala Besar: Penelitian ini menunjukkan efektivitas pembelajaran berbasis STEAM dalam meningkatkan kompetensi abad ke-21 secara kualitatif dan kuantitatif. Saran penelitian lanjutan adalah melakukan studi kuantitatif berskala besar untuk memperkuat temuan ini. Studi ini dapat mencakup sampel yang lebih besar dan menggunakan metode penelitian kuantitatif yang lebih komprehensif untuk mengukur dampak pembelajaran berbasis STEAM terhadap kompetensi abad ke-21.

  1. Implementasi Pendekatan Pembelajaran Steam Berbahan Loose Part dalam Mengembangkan Ketrampilan Abad 21... ejournal.uinsaid.ac.id/index.php/abna/article/view/4484Implementasi Pendekatan Pembelajaran Steam Berbahan Loose Part dalam Mengembangkan Ketrampilan Abad 21 ejournal uinsaid ac index php abna article view 4484
Read online
File size643.26 KB
Pages14
DMCAReport

Related /

ads-block-test