UnijoyoUnijoyo

Jurnal Pena SainsJurnal Pena Sains

Metode yang berpusat pada guru lebih banyak digunakan dalam proses pembelajaran, tetapi pengetahuan yang diperoleh siswa kurang maksimal. Oleh karena itu, peneliti bermaksud untuk melakukan proses pembelajaran yang membimbing para siswa menemukan konsepnya melalui perilaku mereka sendiri sehingga hasilnya lebih bermakna dan diharapkan bisa meningkatkan prestasi. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengaruh penerapan model Discovery Terpimpin terhadap prestasi belajar siswa, baik afektif (sikap ilmiah), psikomotor, dan kognitif, serta untuk mengetahui keterkaitan antara aspek-aspek ini. Penelitian ini dirancang dengan menggunakan True Experimental Design yang dilakukan di SMP Negeri 1 Pucuk. Data yang diperoleh adalah pre-test, post-test, dan skor kemampuan psikomotor dan afektif. Selanjutnya data dianalisis dengan statistik yang terdiri dari uji normalitas, homogenitas, dan pengujian hipotesis, dan analisis regresi dan korelasi. Hasil post-test dianalisis dengan uji-t. Hasil uji-t yang diperoleh oleh kedua pihak menunjukkan perbedaan antara kontrol dan kelas eksperimen. Hasil uji t yang diperoleh oleh pihak yang thitung≥ ttable (α = 0,05) menunjukkan bahwa hasil bagi siswa kelas eksperimen lebih baik daripada kelas kontrol. Dapat disimpulkan bahwa penerapan model Guided Discovery dapat meningkatkan prestasi belajar siswa dalam materi gerak di SMP Negeri 1 Pucuk. Peningkatan nilai efek psikomotor dan afektif siswa pada peningkatan nilai kognitif siswa.

Berdasarkan hasil analisis data penelitian, dapat dituliskan simpulan bahwa kemampuan kognitif siswa setelah proses pembelajaran dengan menerapkan metode eksperimen dengan model Guided Discovery pada kelas eksperimen adalah lebih baik daripada kelas kontrol yang menerapkan proses belajar sesuai yang dilakukan di sekolah.Hasil tersebut diperoleh melalui analisis uji-t dua pihak dan uji-t satu pihak.Kemampuan aspek psikomotor dan afektif siswa berpengaruh pada kemampuan kognitif siswa yaitu melalui analisis keterkaitan setiap variable nilai psikomotor yang berpengaruh terhadap nilai kognitif, yaitu dengan kenaikan rata-rata nilai sebesar 1,46.Sedangkan pada hubungan nilai afektif dan kognitif, pada setiap kenaikan satu nilai afektif, nilai kognitifnya meningkat sebesar 2,29.

Berdasarkan hasil penelitian, berikut adalah beberapa saran penelitian lanjutan: Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengatasi siswa yang cenderung pasif pada tahap eksperimen. Kedua, penelitian yang lebih efisien dengan sedikit pengamat namun mampu mengamati semua aktivitas siswa secara lengkap. Ketiga, diperlukan kemampuan yang baik oleh guru dalam pengelolaan kelas untuk menjaga disiplin siswa. Keempat, penelitian lebih mendalam tentang metode eksperimen dengan model Guided Discovery dalam materi lain.

Read online
File size91.9 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test