UNPUNP

Counseling and Humanities ReviewCounseling and Humanities Review

Lingkungan merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi pembentukan dan perkembangan perilaku sosial sosiopsikologis, termasuk dalam belajar. Perilaku sosial yang akhirnya akan membentuk karakter seseorang seyogyanya mengarah pada karakter yang baik dan sesuai dengan tujuan pendidikan. Salah satu faktor siswa memiliki perilaku sosial negatif dikarenakan adanya kurangnya kasih sayang dari keluarga utuh, pergaulan lingkungan yang bebas serta kurangnya pemahaman dalam berperilaku sosial yang terarah. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perilaku sosial negatif siswa. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif deskriptif dan populasi penelitian adalah siswa kelas VII SMPN 22 Padang dengan sampel 48 siswa yang dipilih dengan teknik purposive sampling. Pengumpulan data menggunakan perilaku sosial dengan model skala Likert. Data dianalisis menggunakan teknik analisis data deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara keseluruhan berada pada kategori rendah (68,75%) dan sangat rendah (31,25%). Implikasi bagi Bimbingan dan Konseling dapat dilakukan dengan pemberian layanan informasi, layanan bimbingan kelompok, dan konseling individual.

Dari segi pembangkang, siswa cenderung tidak memiliki sifat pembangkang.dari perspektif bertingkah laku berkuasa, siswa cenderung sangat rendah.dan dari segi agresi, siswa cenderung rendah.Kesimpulannya, intervensi bimbingan dan konseling diperlukan untuk meningkatkan perilaku positif pada siswa berkeluarga broken home.

Pertama, studi lanjutan dapat meneliti pengaruh program layanan informasi berbasis mobile aplikasi terhadap peningkatan pengetahuan siswa tentang perilaku prososial dan dampaknya terhadap perilaku sosial negatif pada siswa broken home. Kedua, penelitian selanjutnya dapat melakukan perbandingan efektivitas bimbingan kelompok dan konseling individual secara eksperimental untuk mengidentifikasi metode yang lebih efektif dalam mengurangi agresi dan pembangkangan pada siswa keluarga broken home. Ketiga, penelitian longitudinal dapat mengkaji perubahan perilaku sosial siswa selama tiga tahun ajaran setelah penerapan intervensi bimbingan dan konseling, sehingga dapat menilai dampak jangka panjang dan keberlanjutan program tersebut.

  1. Perilaku sosial negatif siswa dari keluarga broken home | Widiana | Counseling and Humanities Review.... bk.ppj.unp.ac.id/index.php/chr/article/view/720Perilaku sosial negatif siswa dari keluarga broken home Widiana Counseling and Humanities Review bk ppj unp ac index php chr article view 720
Read online
File size241.82 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test