UnijoyoUnijoyo

Jurnal Pena SainsJurnal Pena Sains

Penelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar mahasiswa Pendidikan Fisika B 2012 melalui penerapan Problem Based Learning (PBL) dalam perkuliahan Telaah Kurikulum Fisika II (TKF II) pada materi Fluida. Kegiatan dilakukan dalam dua siklus tindakan kelas. Penelitian ini diawali dengan observasi dan penentuan tindakan, perencanaan pembelajaran, siklus I pembelajaran, refleksi dan evaluasi, perencanaan pembelajaran untuk siklus II, siklus II pembelajaran, refleksi dan evaluasi, dan diakhiri dengan pelaporan. Indikator keberhasilan pembelajaran TKF II adalah terjadinya peningkatan hasil belajar yang signifikan pada mahasiswa program studi Pendidikan Fisika kelas B 2012. Setelah dilakukan pembelajaran sesuai dengan desain penelitian tindakan kelas, diperoleh data hasil belajar kognitif, afektif, dan psikomotor mahasiswa. Pada siklus I, rata-rata hasil belajar kognitif mahasiswa sebesar 66,88, afektif sebesar 3,00, dan hasil belajar psikomotor sebesar 3,25. Pada siklus II memiliki rata-rata 77,68 untuk hasil belajar kognitif, untuk afektif sebesar 3,65, dan untuk psikomotor sebesar 3,75. Secara statistik, hasil belajar mahasiswa tersebut diuji menggunakan uji Wilcoxon dan diperoleh bahwa nilai signifikansi hasil belajar kognitif, afektif, dan psikomotor kurang dari 0,005. Hal ini menunjukkan bahwa terjadi peningkatan hasil belajar yang signifikan antara siklus I dan siklus II pembelajaran TKF II baik ranah kognitif, afektif, maupun psikomotor.

Berdasarkan hasil penelitian tindakan kelas ini, dapat disimpulkan bahwa.(1) Upaya peningkatan hasil belajar mahasiswa Pendidikan Fisika B angkatan 2012 untuk mata kuliah TKF II dilakukan dengan menerapkan pembelajaran berdasarkan masalah (problem based learning).(2) Hasil belajar mahasiswa Pendidikan Fisika B angkatan 2012 setelah perkuliahan TKF II dalam lingkungan learning meningkat baik untuk aspek kognitif, afektif, maupun psikomotor.

Berdasarkan hasil penelitian dan saran yang ada, berikut adalah tiga saran penelitian lanjutan yang dapat dipertimbangkan: Pertama, perlu dilakukan kajian lebih mendalam atau penelitian lebih lanjut untuk meningkatkan kreativitas mahasiswa/siswa dalam pembelajaran. PBL telah terbukti dapat meningkatkan kreativitas, dan dengan kreativitas yang tumbuh, pemahaman konsep-konsep Fisika melalui kegiatan eksperimen dapat diperoleh dengan baik. Kedua, diperlukan persiapan yang sangat detail untuk membelajarkan PBL, termasuk rencana pembelajaran, bahan ajar, dan alat/bahan yang diperlukan selama pembelajaran. Ketiga, model PBL cocok untuk materi-materi pembelajaran yang bersifat riil. Untuk materi dengan karakteristik abstrak, disarankan menggunakan model pembelajaran lain, bukan PBL. Dengan demikian, penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan dan penerapan PBL untuk materi-materi yang sesuai, serta mengeksplorasi strategi-strategi untuk meningkatkan kreativitas dan pemahaman konsep-konsep Fisika.

Read online
File size114.78 KB
Pages15
DMCAReport

Related /

ads-block-test