IUQIBOGORIUQIBOGOR

SLOT777: Situs Slot Gacor Anti Kalah Apk Slot Dana Mudah Maxwin Hari IniSLOT777: Situs Slot Gacor Anti Kalah Apk Slot Dana Mudah Maxwin Hari Ini

Lembaga pendidikan tinggi diwajibkan untuk berubah menjadi organisasi pembelajaran adaptif agar tetap relevan dengan kebutuhan zaman dan memperkuat budaya akademik. Penelitian ini bertujuan menganalisis penguatan budaya akademik di kalangan mahasiswa non‑Muslim di Institut Al‑Maarif Way Kanan melalui organisasi pembelajaran, serta mengidentifikasi faktor penghambat dan pendukung dalam proses tersebut. Metode yang digunakan bersifat kualitatif dengan pendekatan studi kasus, mengumpulkan data melalui wawancara mendalam dan observasi, serta mengaplikasikan analisis data Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penguatan budaya akademik menumbuhkan partisipasi aktif dalam proses belajar, keterlibatan dalam seminar dan forum ilmiah, budaya berbagi referensi, serta iklim akademik inklusif. Faktor penghambat antara lain terbatasnya waktu dosen, rendahnya motivasi mahasiswa, dan kebijakan liburan yang tidak memadai. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan studi organisasi pembelajaran di perguruan tinggi berbasis agama dan menawarkan model serta implikasi kebijakan untuk memperkuat budaya akademik adaptif.

Penguatan budaya akademik melalui organisasi pembelajaran di Institut Al‑Maarif Way Kanan dilakukan melalui empat strategi utama.partisipasi aktif mahasiswa dalam pembelajaran, keterlibatan dalam seminar dan forum ilmiah, pengembangan budaya berbagi dan belajar kolektif, serta penciptaan iklim akademik inklusif.Faktor penghambat termasuk waktu terbatas dosen, rendahnya motivasi mahasiswa, dan kebijakan liburan yang kurang mendukung.Penelitian ini menegaskan bahwa pendekatan organisasi pembelajaran dapat meningkatkan aktivitas akademik mahasiswa non‑Muslim dan menghasilkan peningkatan kemampuan berpikir tinggi.Selanjutnya, perlu dilakukan penelitian komparatif dan evaluasi dampak jangka panjang serta strategi peningkatan motivasi dan optimasi waktu dosen.

1. Bagaimana perbandingan efektivitas model organisasi pembelajaran antara perguruan tinggi Islam dan non‑Islam dalam meningkatkan motivasi belajar mahasiswa non‑Muslim? 2. Dalam konteks kebijakan liburan, bagaimana pengaruh penyesuaian jadwal akademik terhadap partisipasi aktif mahasiswa non‑Muslim dalam kegiatan penelitian dan seminar? 3. Sejauh mana penerapan sistem mentoring berbasis peer‑learning dapat mengoptimalkan waktu dosen dan meningkatkan kualitas interaksi pedagogis bagi mahasiswa non‑Muslim?.

  1. Learning organizations in higher education: An empirical evaluation within an international context -... doi.org/10.1177/1350507611431212Learning organizations in higher education An empirical evaluation within an international context doi 10 1177 1350507611431212
  2. Project MUSE -- Verification required!. project muse verification required order better serve keep site... doi.org/10.1353/rhe.2017.0001Project MUSE Verification required project muse verification required order better serve keep site doi 10 1353 rhe 2017 0001
  3. Arabic Learning and Religious Identity among Non-Muslim Students in Indonesia | Jurnal Ilmiah Peuradeun.... journal.scadindependent.org/index.php/jipeuradeun/article/view/2053Arabic Learning and Religious Identity among Non Muslim Students in Indonesia Jurnal Ilmiah Peuradeun journal scadindependent index php jipeuradeun article view 2053
  4. The Challenges of Elementary Education in Society 5.0 Era | International Journal of Social Learning... doi.org/10.47134/ijsl.v3i3.214The Challenges of Elementary Education in Society 5 0 Era International Journal of Social Learning doi 10 47134 ijsl v3i3 214
Read online
File size442.42 KB
Pages14
DMCAReport

Related /

ads-block-test