STKIP MELAWISTKIP MELAWI

Bestari: Jurnal Pendidikan dan KebudayaanBestari: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh banyaknya mahasiswa yang tidak bisa menyelesaikan studi mereka tepat waktu, kebanyakan mahasiswa yang mengalami hal tersebut justru ketika mereka sedang menyelesaikan tugas akhir yakni menyusun skripsi. Oleh karena itu, tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis dan mengidentifikasi permasalahan keterlambatan mahasiswa dalam menyelesaikan studi di STKIP Melawi khususnya pada Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan jenis penelitian adalah deskriptif. Teknik pengambilan data yang digunakan berupa observasi, wawancara dan dokumentasi. Adapun uji keabsahan data menggunakan triangulasi data. Teknik penentuan informan menggunakan teknik purposive sampling dan snowball sampling yaitu memilih mahasiswa yang mengalami keterlambatan dalam penyelesaian studi. Mahasiswa yang dipilih adalah mereka yang berada pada semester X, XII, dan XIV. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaruh dominan faktor penyebab keterlambatan mahasiswa dalam penyelesaian studi adalah faktor internal mahasiswa sendiri. Faktor internal mahasiswa sangat dominan yaitu sebesar 70% sedangkan faktor eksternal hanya 30%. Faktor internal meliputi kemampuan menulis, kebingungan, ketidakpahaman, kurang motivasi, malas, dan sulit mencari referensi. Faktor-faktor tersebut bermuara pada dua hal yakni kemampuan menulis mahasiswa kurang dan lemahnya motivasi. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penyebab keterlambatan mahasiswa dalam menyelesaikan studi pada Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Melawi adalah kemampuan menulis kurang dan motivasi lemah.

Faktor dominan penyebab keterlambatan mahasiswa dalam menyelesaikan studi adalah faktor internal mahasiswa, terutama kemampuan menulis yang kurang dan motivasi yang lemah.Faktor internal menyumbang sekitar 70%, sedangkan faktor eksternal hanya 30%.Dengan demikian, penyebab utama keterlambatan studi mahasiswa PGSD STKIP Melawi adalah rendahnya kemampuan menulis dan lemahnya motivasi belajar.

Pertama, perlu diteliti bagaimana pengaruh program bimbingan menulis akademik secara intensif terhadap peningkatan kemampuan menulis skripsi dan percepatan penyelesaian studi mahasiswa PGSD STKIP Melawi. Kedua, perlu dikaji lebih dalam mengenai faktor-faktor psikologis, seperti stres akademik dan kepercayaan diri, yang memengaruhi motivasi belajar mahasiswa dalam menyelesaikan skripsi. Ketiga, penting untuk mengeksplorasi efektivitas sistem pendampingan dosen pembimbing yang dikombinasikan dengan teman sebaya (peer mentoring) dalam mengurangi keterlambatan studi. Penelitian lanjutan dapat menguji apakah pendekatan kolaboratif antara dosen dan mahasiswa senior mampu meningkatkan keterlibatan dan tanggung jawab mahasiswa dalam proses penulisan skripsi. Selain itu, perlu dikaji bagaimana kondisi ekonomi dan tanggung jawab keluarga, seperti bekerja atau sudah menikah, memengaruhi kedisiplinan akademik mahasiswa. Penelitian juga bisa mengevaluasi apakah pemberian insentif akademik atau penghargaan bagi mahasiswa yang menyelesaikan studi tepat waktu dapat meningkatkan motivasi belajar. Studi lebih lanjut dapat melihat efektivitas pelatihan manajemen waktu yang dirancang khusus bagi mahasiswa yang bekerja sambil kuliah. Selain itu, bisa dikaji pula peran literasi informasi dalam membantu mahasiswa menemukan dan menggunakan referensi secara efektif. Dengan memahami interaksi antara kemampuan menulis, motivasi, dan faktor pendukung lain, institusi dapat merancang intervensi yang lebih holistik. Penelitian juga perlu mengungkap praktik plagiat tersembunyi dan bagaimana mahasiswa menghindari proses bimbingan, untuk merancang sistem pengawasan yang lebih ketat namun tetap suportif.

Read online
File size152.15 KB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test