STKIP MELAWISTKIP MELAWI
QUANTUM: Jurnal Pembelajaran IPA dan AplikasinyaQUANTUM: Jurnal Pembelajaran IPA dan AplikasinyaProblem solving merupakan suatu model pembelajaran yang menyajikan materi kepada peserta didik, diberikan masalah untuk dipecahkan dan memperoleh pengetahuan dalam proses menemukan, menganalisis dan memecahkan suatu masalah secara sistematis dan kreatif untuk mencapai tujuan atau solusi yang diinginkan, yang dikenal dengan istilah pemecahan masalah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Problem solving terhadap hasil belajar pada materi ekosistem peserta didik di SMA Negeri 9 Pekanbaru. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas X SMA Negeri 9 Pekanbaru. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain non-equivalent pretest-posttest control group design dengan mengelola data untuk kelas kontrol dengan jumlah 45 peserta didik dan kelas eksperimen dengan jumlah 45 peserta didik yang diambil menggunakan teknik Purposive Sampling. Instrumen dalam penelitian iniadalah modul ajar dan LKPD problem solving. Teknik pengumpulan data meliputi tes hasil belajar dan lembar aktivitas guru dan peserta didik. Hasil belajar siswa menunjukkan rata-rata nilai N-gain untuk kelas kontrol adalah 0,31 (sedang), sedangkan rata-rata nilai N-gain untuk kelas eksperimen adalah 0,58 (sedang). Hasil uji-t N-Gain menunjukkan nilai sig. (2-tailed) 0,00 < 0,05, maka H0 ditolak, artinya terdapat perbedaan hasil belajar yang signifikan antara kelas kontrol dan kelas eksperimen. Jadi simpulan dari penelitian ini adalah terdapat pengaruh model pembelajaran pemecahan masalah terhadap hasil belajar pada materi ekosistem peserta didik di SMA Negeri 9 Pekanbaru.
Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, penerapan model pembelajaran problem solving pada materi ekosistem terbukti berpengaruh dalam meningkatkan hasil belajar siswa secara signifikan.Hal tersebut tampak dari perbedaan nilai pretest dan posttest antara kelas eksperimen dan kelas kontrol.Kelas eksperimen yang menggunakan model problem solving memperoleh rata-rata n-gain sebesar 0,58 dengan kategori (sedang), sementara kelas kontrol yang menggunakan metode konvensional hanya mencapai nilai n-gain 0,31 yang juga berada pada kategori (sedang) tetapi lebih rendah.Hasil ini menunjukkan bahwa siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model problem solving memiliki pemahaman konsep yang berkembang lebih baik.Model ini mendorong siswa untuk berpikir kritis, aktif dalam menganalisis permasalahan, serta mampu mengaitkan materi ekosistem dengan kondisi nyata.Berbeda dengan metode ceramah yang cenderung pasif, pendekatan Problem Solving melibatkan siswa secara langsung dalam proses mencari informasi, merumuskan solusi, dan menguji kebenaran hasil yang mereka temukan.Secara statistik, uji- t terhadap nilai n-gain menghasilkan sig.(2-tailed) 0,00 < 0,05, yang berarti terdapat perbedaan yang bermakna antara hasil belajar siswa pada kelas eksperimen dan kelas kontrol.Dengan demikian, peningkatan tersebut tidak terjadi secara kebetulan, melainkan merupakan efek langsung dari penggunaan model problem solving.Maka dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran problem solving efektif dalam meningkatkan aktivitas belajar dan pemahaman siswa terhadap materi ekosistem.Selain meningkatkan hasil belajar kognitif, model ini juga mengembangkan kemampuan analisis, keterampilan memecahkan masalah, serta partisipasi aktif siswa selama proses pembelajaran.
Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk mengkaji efektivitas model pembelajaran problem solving pada materi pembelajaran lain maupun jenjang pendidikan yang berbeda, sehingga dapat memberikan gambaran yang lebih luas mengenai penerapan model ini dalam pembelajaran biologi maupun disiplin ilmu lainnya. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk mengukur dampak model problem solving terhadap kemampuan berpikir kritis, kerja sama, dan kreativitas siswa, serta bagaimana model ini dapat diintegrasikan dengan Kurikulum Merdeka yang menekankan pembelajaran berbasis proyek dan penyelesaian masalah dalam situasi nyata. Terakhir, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi lebih lanjut bagaimana model problem solving dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan karakteristik siswa, serta bagaimana peran guru dalam mengelola diskusi dan memfasilitasi setiap tahap problem solving.
| File size | 763.05 KB |
| Pages | 9 |
| DMCA | Report |
Related /
JURNALSTUDITINDAKANJURNALSTUDITINDAKAN Penelitian Tindakan Kelas (Classroom Action Research) ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan pengamalan Fikih siswa di MI Darul Hikmah melalui penerapanPenelitian Tindakan Kelas (Classroom Action Research) ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan pengamalan Fikih siswa di MI Darul Hikmah melalui penerapan
UNIPOLUNIPOL Aplikasi ini telah melalui pengujian black-box dan white-box yang membuktikan seluruh fitur inti berjalan sesuai rancangan. Implementasi aplikasi ini memberikanAplikasi ini telah melalui pengujian black-box dan white-box yang membuktikan seluruh fitur inti berjalan sesuai rancangan. Implementasi aplikasi ini memberikan
SAINTISPUBSAINTISPUB Pendekatan ini bertujuan untuk menciptakan pendidikan yang tidak hanya menekankan aspek kognitif, tetapi juga membentuk karakter dan spiritualitas siswaPendekatan ini bertujuan untuk menciptakan pendidikan yang tidak hanya menekankan aspek kognitif, tetapi juga membentuk karakter dan spiritualitas siswa
UIADUIAD 3 yang berjumlah 25 siswa. Instrumen penelitian berupa tiga soal uraian untuk mengukur kemampuan komunikasi matematis dan wawancara semi-terstruktur. Data3 yang berjumlah 25 siswa. Instrumen penelitian berupa tiga soal uraian untuk mengukur kemampuan komunikasi matematis dan wawancara semi-terstruktur. Data
UMSUUMSU Dengan pendekatan teori kognitivistik, penggunaan Augmented Reality. Metode penelitian ini menggunakan jenis penelitian lapangan (Field Research). SedangkanDengan pendekatan teori kognitivistik, penggunaan Augmented Reality. Metode penelitian ini menggunakan jenis penelitian lapangan (Field Research). Sedangkan
UNJAUNJA Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Tahapan penelitian dalam PTK terdiri atas perencanaan, tindakan,Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Tahapan penelitian dalam PTK terdiri atas perencanaan, tindakan,
UNIPMAUNIPMA Begitu pun dengan kategori media pembelajaran meskipun tidak semua guru menampilkan muatan teknologi, namun sudah mencapai 50% menampilkan inovasi digitalBegitu pun dengan kategori media pembelajaran meskipun tidak semua guru menampilkan muatan teknologi, namun sudah mencapai 50% menampilkan inovasi digital
UBHUBH Teknik analisis data meliputi: (1) membaca dan memahami novel Rindu karya Tere Liye, (2) mencatat seluruh data yang terkait dengan permasalahan penelitian,Teknik analisis data meliputi: (1) membaca dan memahami novel Rindu karya Tere Liye, (2) mencatat seluruh data yang terkait dengan permasalahan penelitian,
Useful /
STKIP MELAWISTKIP MELAWI Analisis data yang digunakan uji normalitas dan uji‑t. Hasil penelitian menunjukkan motivasi ekstrinsik siswa dalam pembelajaran IPA dengan pre‑testAnalisis data yang digunakan uji normalitas dan uji‑t. Hasil penelitian menunjukkan motivasi ekstrinsik siswa dalam pembelajaran IPA dengan pre‑test
UNIPOLUNIPOL Namun, beberapa kecamatan mengalami kendala pada jaringan nirkabel, terutama terkait latency dan jitter yang tinggi, menunjukkan ketidakstabilan koneksiNamun, beberapa kecamatan mengalami kendala pada jaringan nirkabel, terutama terkait latency dan jitter yang tinggi, menunjukkan ketidakstabilan koneksi
UNIPOLUNIPOL Simpulan dari penelitian ini adalah bahwa model ARIMA efektif digunakan dalam peramalan arus kas perusahaan untuk periode jangka pendek. Implikasi dariSimpulan dari penelitian ini adalah bahwa model ARIMA efektif digunakan dalam peramalan arus kas perusahaan untuk periode jangka pendek. Implikasi dari
UNIPOLUNIPOL Penelitian ini berhasil merancang dan membangun web e-sensus yang dapat mempercepat pengumpulan data penduduk di Kabupaten Pinrang. Aplikasi ini meminimalisasiPenelitian ini berhasil merancang dan membangun web e-sensus yang dapat mempercepat pengumpulan data penduduk di Kabupaten Pinrang. Aplikasi ini meminimalisasi