UNISSULAUNISSULA

Jurnal Pendidikan Sultan AgungJurnal Pendidikan Sultan Agung

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui adanya peningkatan aktivitas belajar dan hasil belajar peserta didik kelas XII MIPA 8 SMAN 6 Semarang tahun ajaran 2021/2022 melalui penerapan Model Blended Learning dikombinasikan dengan Group Investigation yang berbantukan LMS SMAN Six Learning System. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Tiap siklus terdiri atas perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah 36 peserta didik kelas XII MIPA 8 SMAN 6 Semarang. Sumber data berasal dari guru, peserta didik, dan proses pembelajaran daring maupun luring. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, tes, dan kajian dokumen. Teknik analisis data menggunakan teknik analisis kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian prosentase nilai capaian aktivitas belajar peserta didik pada tahap pra-tindakan sebesar 41,7 %, meningkat menjadi 64,8 % pada siklus I, dan meningkat lagi menjadi 85,2 % pada siklus II. Untuk hasil belajar peserta didik di setiap siklusnya selalu mengalami peningkatan. Pada tahap pra-tindakan memiliki rata-rata nilai sebesar 61,78 dengan prosentase ketuntasan belajar sebesar 27,73 %. Pada siklus I rata-rata nilai 73,72 dengan kriteria ketuntasan belajar sebesar 63,88 %. Pada siklus II rata-rata nilai 81.19 dengan kriteria ketuntasan belajar sebesar 94,44 %. Simpulan menunjukkan bahwa penerapan Model Pembelajaran Blended Learning dikombinasikan dengan Group Investigation berbantukan LMS SMAN Six Learning System dalam pembelajaran PAI dapat meningkatkan aktivitas belajar dan hasil belajar peserta didik di kelas XII MIPA 8 SMAN 6 Semarang tahun ajaran 2021/2022.

Penerapan model pembelajaran Blended Learning yang dikombinasikan dengan model pembelajaran Group Investigation dapat meningkatkan aktivitas belajar peserta didik kelas XII MIPA 8 SMA Negeri 6 Semarang pada pembelajaran PAI.Penerapan model pembelajaran Blended Learning yang dikombinasikan dengan model pembelajaran Group Investigation juga dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik kelas XII MIPA 8 SMA Negeri 6 Semarang pada pembelajaran PAI.Penelitian ini menunjukkan bahwa kombinasi model pembelajaran ini efektif dalam meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa.

Berdasarkan hasil penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk menguji efektivitas model blended learning dengan group investigation pada mata pelajaran lain, untuk melihat apakah hasilnya konsisten. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan implementasi model ini, seperti kualitas materi pembelajaran daring, kemampuan guru dalam memfasilitasi pembelajaran blended, dan motivasi belajar siswa. Ketiga, penelitian dapat mengeksplorasi penggunaan teknologi lain yang lebih canggih, seperti kecerdasan buatan (artificial intelligence) atau realitas virtual (virtual reality), untuk meningkatkan pengalaman belajar siswa dalam model blended learning. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi yang signifikan dalam pengembangan model pembelajaran yang inovatif dan efektif di era digital.

Read online
File size587.83 KB
Pages17
DMCAReport

Related /

ads-block-test