STKIP MELAWISTKIP MELAWI

QUANTUM: Jurnal Pembelajaran IPA dan AplikasinyaQUANTUM: Jurnal Pembelajaran IPA dan Aplikasinya

Masalah dalam pembelajaran saat ini adalah seringkali tidak relevan dengan kebutuhan dan karakteristik siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi respons mahasiswa terhadap modul e-etnofisika berbasis budaya Maluku pada materi pengukuran. Peneliti menganalisis respons mahasiswa sebelum dan setelah diperkenalkan dengan modul e-modul. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif. Data dianalisis menggunakan teknik deskriptif, dengan fokus pada ketersediaan bahan ajar, partisipasi dan pemahaman siswa, integrasi konteks etnofisika ke kebutuhan siswa, kemudahan pemahaman materi, dan motivasi serta keterlibatan siswa. Sampel dalam penelitian ini terdiri dari 10 mahasiswa dari Program Studi Pendidikan Fisika yang mempelajari konsep pengukuran dalam mata kuliah Fisika Dasar. Hasil penelitian menunjukkan respons positif terhadap modul e-modul yang dikembangkan. Mahasiswa menyatakan bahwa modul e-modul responsif terhadap kebutuhan, mudah dipahami, dan mendorong motivasi serta keterlibatan dalam belajar. Beberapa saran dan pendapat mahasiswa digunakan sebagai titik referensi untuk memperbaiki modul yang dikembangkan. Berdasarkan hasil penelitian, pengembangan bahan ajar harus mempertimbangkan karakteristik, kebutuhan, dan relevansi materi dengan lingkungan dan pengalaman siswa.

Modul e-etnofisika berbasis budaya Maluku pada materi pengukuran menerima respons positif dari mahasiswa.Mahasiswa menyatakan bahwa modul e-modul responsif terhadap kebutuhan, mudah dipahami, dan mendorong motivasi serta keterlibatan dalam belajar.Hal ini menunjukkan bahwa integrasi etnofisika dari daerah kepulauan laut dapat membuat materi lebih relevan dengan pengalaman siswa.Penelitian mengungkapkan bahwa pengembangan bahan ajar harus mempertimbangkan karakteristik, kebutuhan, dan relevansi materi dengan lingkungan siswa.

Berdasarkan hasil penelitian, pengembangan bahan ajar yang responsif terhadap kebutuhan dan karakteristik siswa sangat penting. Penelitian selanjutnya dapat fokus pada pengembangan bahan ajar yang lebih interaktif dan menarik, serta mengintegrasikan konteks lokal atau budaya dalam materi pembelajaran. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi pengaruh penggunaan e-modul terhadap motivasi dan keterlibatan siswa dalam belajar, serta dampak jangka panjangnya terhadap prestasi akademik. Dengan demikian, penelitian lanjutan dapat memberikan sumbangsih yang signifikan dalam meningkatkan kualitas pembelajaran dan pengalaman belajar mahasiswa.

  1. South Kalimantan Local Wisdom-Based Biology Learning Model. south kalimantan local wisdom based biology... eu-jer.com/south-kalimantan-local-wisdom-based-biology-learning-modelSouth Kalimantan Local Wisdom Based Biology Learning Model south kalimantan local wisdom based biology eu jer south kalimantan local wisdom based biology learning model
  2. SJME (Supremum Journal of Mathematics Education). respon siswa modul matematika konteks budaya sumatera... journal-fkip.unsika.ac.id/index.php/supremum/article/view/10787SJME Supremum Journal of Mathematics Education respon siswa modul matematika konteks budaya sumatera journal fkip unsika ac index php supremum article view 10787
Read online
File size535.19 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test