UNIVERSITAS BTHUNIVERSITAS BTH

Jurnal Kesehatan Bakti Tunas Husada: Jurnal Ilmu-ilmu Keperawatan, Analis Kesehatan dan FarmasiJurnal Kesehatan Bakti Tunas Husada: Jurnal Ilmu-ilmu Keperawatan, Analis Kesehatan dan Farmasi

Salah satu penentu kinerja Rumah Sakit dalam pelayanan keperawatan yang terintegrasi dengan pelayanan kesehatan di rumah sakit adalah kinerja sumber daya manusia, dalam hal ini kinerja perawat dengan jumlah terbanyak berkisar 50-60% dibanding tenaga kesehatan lainnya dan merupakan modal sumber daya manusia yang menyusun inti dari hampir seluruh pelaksanaan pelayanan kesehatan di rumah sakit yang berhubungan langsung dengan pasien. Kinerja perawat yang buruk akan berdampak terhadap menurunnya citra pelayanan kesehatan di rumah sakit. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui apakah ada pengaruh dari sumber daya manusia, kepemimpinan, kebijakan disiplin, beban kerja dan motivasi terhadap kinerja perawat pelaksana.. . Telah dilakukan penelitian analitik dengan desain cross sectional terhadap 70 orang perawat pelaksana di ruang rawat inap RSPAD Gatot Soebroto Ditkesad. Pada periode Oktober-Nopember 2014. Dengan menggunakan alat bantu kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Data yang diperoleh dianalisis dengan analisis multi variat menggunakan regresi linear berganda.. . Hasil penelitian menunjukkan bahwa, persamaan regresi yang dirumuskan memperlihatkan model yang cocok dengan data empiris (nilai F 7,724, p-value 0,000). Dari kelima faktor yang diteliti hanya kepemimpinan (p-value 0,043, R = 0,976) dan kebijakan disiplin (p-value 0,049, R = 0,775), yang secara signifikan memengaruhi kinerja perawat.

Penelitian ini menyimpulkan bahwa kepemimpinan memiliki pengaruh signifikan dan positif terhadap kinerja perawat pelaksana di RSPAD Gatot Soebroto Ditkesad.Selain itu, kebijakan disiplin juga memiliki pengaruh signifikan dan positif terhadap kinerja perawat pelaksana di rumah sakit tersebut.Dengan demikian, peningkatan kepemimpinan dan kebijakan disiplin dapat meningkatkan kinerja perawat.

Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, penelitian kualitatif dengan metode wawancara mendalam dan Focus Group Discussion (FGD) dapat dilakukan untuk menggali lebih dalam mengenai persepsi perawat terhadap kepemimpinan dan kebijakan disiplin. Kedua, penelitian longitudinal dapat dilakukan untuk melihat pengaruh kepemimpinan dan kebijakan disiplin terhadap kinerja perawat dalam jangka waktu yang lebih panjang. Ketiga, penelitian dapat difokuskan pada faktor-faktor lain yang mungkin memengaruhi kinerja perawat, seperti komunikasi, kerja sama tim, dan kesejahteraan perawat. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif mengenai faktor-faktor yang memengaruhi kinerja perawat dan memberikan dasar bagi pengembangan strategi peningkatan kinerja yang lebih efektif di rumah sakit.

Read online
File size183.45 KB
Pages6
DMCAReport

Related /

ads-block-test