UNIMMANUNIMMAN
Jurnal Kesehatan AmanahJurnal Kesehatan AmanahMyofascial Pain Syndrome (MPS) Muscle Upper Trapezius merupakan gangguan muskuloskeletal yang sering terjadi akibat penggunaan handphone dalam waktu lama dengan Postur tubuh yang tidak ergonomis. Kondisi ini umum dialami oleh remaja dan dapat menyebabkan nyeri, keterbatasan gerak, serta penurunan aktivitas fungsional. Penanganan MPS dapat dilakukan dengan berbagai intervensi fisioterapi, seperti Ischemic Compression dan Static Stretching. Tujuan untuk mengetahui perbedaan pengaruh Ischemic Compression dengan Static Stretching pada Myofascial Pain Syndrome Muscle Upper Trapezius. Desain Penelitian yang digunakan adalah quasi eksperimen dengan desain two group Pre-test and Post-test design. Sebanyak 20 responden yang mengalami Myofascial Pain Syndrome (MPS) Muscle Upper Trapezius dibagi secara acak ke dalam dua kelompok, masing-masing terdiri dari 10 orang. Kelompok pertama diberikan intervensi Ischemic Compression dan kelompok kedua Static Stretching, dengan frekuensi 3 kali seminggu selama 4 minggu. Pengukuran nyeri dilakukan menggunakan Quadruple Visual Analogue Scale (QVAS) sebelum dan sesudah intervensi. Hasil Penelitian diperoleh bahwa kedua intervensi berpengaruh dalam menurunkan tingkat nyeri Myofascial Pain Syndrome (p < 0,05). Namun, Ischemic Compression memberikan penurunan nyeri yang lebih signifikan dibandingkan Static Stretching. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah terdapat perbedaan pengaruh antara Ischemic Compression dan Static Stretching terhadap penurunan nyeri Myofascial Pain Syndrome pada Muscle Upper Trapezius, di mana Ischemic Compression lebih efektif. Teknik ini dapat direkomendasikan sebagai intervensi fisioterapi dalam penanganan nyeri Myofascial Pain Syndrome pada remaja.
Berdasarkan hasil penelitian yang telah diperoleh dengan analisis data dan pengujian hipotesis, maka dapat disimpulkan bahwa.(1) Terdapat pengaruh Ischemic Compression terhadap penurunan Myofascial Pain Syndrome (MPS) Muscle Upper Trapezius di siswa SMP Negeri 3 Suruh.(2) Terdapat pengaruh Static Stretching terhadap penurunan Myofascial Pain Syndrome (MPS) Muscle Upper Trapezius di siswa SMP Negeri 3 Suruh.(3) Terdapat perbedaan pengaruh Ischemic Compression dengan Static Stretching pada Myofascial Pain Syndrome (MPS) Muscle Upper Trapezius di SMP Negeri 3 Suruh.
Berdasarkan hasil penelitian ini, saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan adalah: 1. Menggunakan sampel yang lebih besar untuk meningkatkan representasi hasil dan memungkinkan generalisasi. 2. Melakukan intervensi dalam jangka waktu yang lebih panjang untuk menilai efek jangka panjang dari masing-masing terapi. 3. Menambahkan kelompok kontrol atau placebo untuk memperkuat desain eksperimental dan hasil pembanding. 4. Mempertimbangkan variabel tambahan seperti postur tubuh, aktivitas harian, dan faktor psikososial yang mungkin berpengaruh pada intensitas nyeri myofascial pain syndrome. Dengan menggabungkan saran-saran ini, penelitian selanjutnya dapat memberikan kontribusi yang lebih komprehensif dalam memahami dan mengelola myofascial pain syndrome, khususnya pada remaja.
- Immediate effects of myofascial release and cryo-stretching in management of upper trapezius trigger... ipinnovative.com/journals/JSIP/article-details/12019/volume/285/issue/928Immediate effects of myofascial release and cryo stretching in management of upper trapezius trigger ipinnovative journals JSIP article details 12019 volume 285 issue 928
- Pengaruh Pemberian Ischemic Compression Technique Terhadap Penurunan Nyeri Myofascial Trigger Point Syndrome... journal.um-surabaya.ac.id/index.php/JKM/article/view/16045Pengaruh Pemberian Ischemic Compression Technique Terhadap Penurunan Nyeri Myofascial Trigger Point Syndrome journal um surabaya ac index php JKM article view 16045
- Kinza Anwar, Hafsah Arshad, Saeeda Taj, Maria Khalid, Abdul Ghafoor Sajjad, Robina Malik. kinza anwar... doi.org/10.53350/pjmhs2115123673Kinza Anwar Hafsah Arshad Saeeda Taj Maria Khalid Abdul Ghafoor Sajjad Robina Malik kinza anwar doi 10 53350 pjmhs2115123673
- Perbedaan Pengaruh Ischemic Compression dengan Static Stretching pada Myofascial Pain Syndrome Muscle... ejournal.unimman.ac.id/index.php/jka/article/view/941Perbedaan Pengaruh Ischemic Compression dengan Static Stretching pada Myofascial Pain Syndrome Muscle ejournal unimman ac index php jka article view 941
- The Effect Of Combination Of Progressive Muscle Relaxation And Mckenzie Neck Exercise On Functional Ability... doi.org/10.35451/jkf.v5i1.1216The Effect Of Combination Of Progressive Muscle Relaxation And Mckenzie Neck Exercise On Functional Ability doi 10 35451 jkf v5i1 1216
| File size | 562.83 KB |
| Pages | 10 |
| DMCA | Report |
Related /
AHMAREDUCAHMAREDUC Sectio caesarea adalah prosedur persalinan buatan yang melibatkan sayatan pada dinding abdomen dan rahim, yang dapat menyebabkan nyeri pada titik jahitanSectio caesarea adalah prosedur persalinan buatan yang melibatkan sayatan pada dinding abdomen dan rahim, yang dapat menyebabkan nyeri pada titik jahitan
UNIMMANUNIMMAN Temuan ini menegaskan pentingnya intervensi gizi ibu sejak pra-konsepsi hingga kehamilan, optimalisasi kunjungan antenatal care (ANC), serta perencanaanTemuan ini menegaskan pentingnya intervensi gizi ibu sejak pra-konsepsi hingga kehamilan, optimalisasi kunjungan antenatal care (ANC), serta perencanaan
UNIMMANUNIMMAN Berdasarkan hasil tersebut, penelitian merekomendasikan penguatan literasi anti-bullying, konsistensi pelaksanaan sanksi, serta pengembangan layanan psikososialBerdasarkan hasil tersebut, penelitian merekomendasikan penguatan literasi anti-bullying, konsistensi pelaksanaan sanksi, serta pengembangan layanan psikososial
UNIMMANUNIMMAN Penelitian ini menyimpulkan bahwa implementasi aplikasi P-Care di Puskesmas Blangkejeren telah memberikan manfaat bagi pelayanan kesehatan, meskipun masihPenelitian ini menyimpulkan bahwa implementasi aplikasi P-Care di Puskesmas Blangkejeren telah memberikan manfaat bagi pelayanan kesehatan, meskipun masih
UNIMMANUNIMMAN Penelitian ini difokuskan pada analisis pengaruh supervisi kepala ruangan terhadap kinerja perawat pelaksana di ruang rawat inap RSU Wira Husada KisaranPenelitian ini difokuskan pada analisis pengaruh supervisi kepala ruangan terhadap kinerja perawat pelaksana di ruang rawat inap RSU Wira Husada Kisaran
UNIMMANUNIMMAN Penurunan motivasi intrinsik turut memperbesar risiko disengagement yang berdampak negatif pada kualitas layanan dan stabilitas organisasi kesehatan. IndikatorPenurunan motivasi intrinsik turut memperbesar risiko disengagement yang berdampak negatif pada kualitas layanan dan stabilitas organisasi kesehatan. Indikator
JURNALSENIORJURNALSENIOR Terapi kombinasi tiga obat menjadi yang tertinggi sebanyak 35%, dengan kombinasi natrium diklofenak-eperison-gabapentin sebagai rejimen yang paling seringTerapi kombinasi tiga obat menjadi yang tertinggi sebanyak 35%, dengan kombinasi natrium diklofenak-eperison-gabapentin sebagai rejimen yang paling sering
UMSBUMSB Metode: Studi observasional deskriptif menggunakan metode cross-sectional. Hasil: Total sampel studi ini adalah 302 orang. Dominasi jenis kelamin padaMetode: Studi observasional deskriptif menggunakan metode cross-sectional. Hasil: Total sampel studi ini adalah 302 orang. Dominasi jenis kelamin pada
Useful /
UNIMMANUNIMMAN Hipertensi merupakan masalah kesehatan masyarakat yang serius karena dapat menimbulkan komplikasi jangka panjang seperti stroke, gagal ginjal, dan penyakitHipertensi merupakan masalah kesehatan masyarakat yang serius karena dapat menimbulkan komplikasi jangka panjang seperti stroke, gagal ginjal, dan penyakit
UNIMMANUNIMMAN Sementara itu, hasil pemeriksaan fisik dan sampel darah PRC menunjukkan rata-rata volume 200,76 mL, hemoglobin 37,38 g/unit, dan hematokrit 54,33%. SeluruhSementara itu, hasil pemeriksaan fisik dan sampel darah PRC menunjukkan rata-rata volume 200,76 mL, hemoglobin 37,38 g/unit, dan hematokrit 54,33%. Seluruh
UNIMMANUNIMMAN Penelitian ini menggunakan desain analitik observasional dengan pendekatan cross-sectional retrospektif. Sampel yang digunakan sebanyak 32 responden yangPenelitian ini menggunakan desain analitik observasional dengan pendekatan cross-sectional retrospektif. Sampel yang digunakan sebanyak 32 responden yang
CERICCERIC Terdapat korelasi negatif yang signifikan dengan tingkat sedang antara dukungan keluarga dengan depresi pada pra-lansia dengan HIV di Jakarta (r = -0,344).Terdapat korelasi negatif yang signifikan dengan tingkat sedang antara dukungan keluarga dengan depresi pada pra-lansia dengan HIV di Jakarta (r = -0,344).