UNIMMANUNIMMAN
Jurnal Kesehatan AmanahJurnal Kesehatan AmanahStunting merupakan masalah kesehatan masyarakat serius yang berdampak jangka panjang terhadap kualitas hidup generasi mendatang, terutama pada aspek pertumbuhan fisik, kognitif, dan produktivitas. Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor maternal yang berpengaruh terhadap kejadian stunting pada balita usia 6–24 bulan di Kabupaten Aceh Selatan, daerah dengan prevalensi stunting tertinggi di Provinsi Aceh. Desain penelitian menggunakan studi kasus-kontrol dengan melibatkan 228 responden, terdiri dari 114 balita stunting sebagai kelompok kasus dan 114 balita tidak stunting sebagai kelompok kontrol. Data diperoleh melalui catatan kesehatan ibu (buku KIA), observasi, serta data e-PPGBM, kemudian dianalisis menggunakan regresi logistik berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor maternal yang berpengaruh signifikan terhadap kejadian stunting adalah usia ibu berisiko (<20 tahun atau >35 tahun), jumlah anak, anemia kehamilan, serta kekurangan energi kronik (KEK). Faktor KEK saat hamil merupakan determinan paling dominan dengan risiko 4,46 kali lebih besar melahirkan anak stunting dibandingkan ibu dengan status gizi normal (p=0,014; 95% CI=1,35–14,73). Temuan ini menegaskan pentingnya intervensi gizi ibu sejak pra-konsepsi hingga kehamilan, optimalisasi kunjungan antenatal care (ANC), serta perencanaan keluarga yang tepat sebagai strategi pencegahan stunting berbasis konteks lokal.
Penelitian ini menegaskan bahwa faktor maternal berperan nyata terhadap stunting balita usia 6-24 bulan di Aceh Selatan, dengan KEK saat hamil sebagai determinan paling kuat.Faktor lain yang turut bermakna ialah usia ibu berisiko, jumlah anak, dan anemia kehamilan.Stunting bersifat multifaktorial, sehingga selain gizi ibu, komponen lingkungan, sosial-ekonomi, infeksi berulang, praktik pemberian makan, WASH, dan kualitas layanan perlu dipertimbangkan dalam strategi penurunan stunting.Upaya pencegahan stunting di Aceh Selatan perlu difokuskan pada penguatan status gizi ibu sejak pra-konsepsi hingga masa kehamilan melalui skrining KEK dan anemia, edukasi gizi, suplementasi zat besi dan asam folat, serta perencanaan jarak kelahiran yang ideal.
Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa arah studi lanjutan yang dapat dilakukan untuk memperdalam pemahaman mengenai determinan stunting dan merumuskan intervensi yang lebih efektif. Pertama, penelitian kuantitatif dengan desain kohort dapat dilakukan untuk mengidentifikasi pola pertumbuhan balita sejak kehamilan hingga usia 2 tahun, serta menguji pengaruh faktor-faktor maternal dan lingkungan secara longitudinal. Kedua, penelitian kualitatif dengan pendekatan grounded theory dapat digunakan untuk menggali lebih dalam persepsi dan praktik ibu terkait pemberian makan dan perawatan anak, serta mengidentifikasi faktor-faktor budaya dan sosial yang memengaruhi perilaku gizi. Ketiga, penelitian intervensi komunitas dengan desain randomized controlled trial (RCT) dapat dilakukan untuk menguji efektivitas program edukasi gizi dan peningkatan akses layanan kesehatan terhadap penurunan prevalensi stunting di wilayah dengan angka stunting tinggi.
- Determinasi Maternal pada Kasus Stunting Balita 6–24 Bulan di Aceh Selatan | Jurnal Kesehatan Amanah.... ejournal.unimman.ac.id/index.php/jka/article/view/954Determinasi Maternal pada Kasus Stunting Balita 6Ae24 Bulan di Aceh Selatan Jurnal Kesehatan Amanah ejournal unimman ac index php jka article view 954
- Childhood stunting: a global perspective - Onis - 2016 - Maternal & Child Nutrition - Wiley Online... onlinelibrary.wiley.com/doi/10.1111/mcn.12231Childhood stunting a global perspective Onis 2016 Maternal Child Nutrition Wiley Online onlinelibrary wiley doi 10 1111 mcn 12231
- A review of child stunting determinants in Indonesia - Beal - 2018 - Maternal & Child Nutrition -... onlinelibrary.wiley.com/doi/10.1111/mcn.12617A review of child stunting determinants in Indonesia Beal 2018 Maternal Child Nutrition onlinelibrary wiley doi 10 1111 mcn 12617
| File size | 522.66 KB |
| Pages | 10 |
| DMCA | Report |
Related /
UIIDALWAUIIDALWA Hasil tes menunjukkan siswi atau pemudi tidak perawanan dan banyak hamil diluar nikah. Adanya kajian ini mencoba mencari salah satu jalan keluar dari permasalahanHasil tes menunjukkan siswi atau pemudi tidak perawanan dan banyak hamil diluar nikah. Adanya kajian ini mencoba mencari salah satu jalan keluar dari permasalahan
UIIDALWAUIIDALWA Kondisi ini menunjukkan kerentanan hukum dan sosial yang dihadapi perempuan dan anak akibat pernikahan tanpa pencatatan resmi. Untuk mengatasinya diperlukanKondisi ini menunjukkan kerentanan hukum dan sosial yang dihadapi perempuan dan anak akibat pernikahan tanpa pencatatan resmi. Untuk mengatasinya diperlukan
UNIK KEDIRIUNIK KEDIRI Asuhan yang diberikan menjelaskan penyebab dan cara mengatasi keluhan tersebut. Pada kunjungan ketiga sudah tidak ada keluhan, hasil laboratorium menunjukkanAsuhan yang diberikan menjelaskan penyebab dan cara mengatasi keluhan tersebut. Pada kunjungan ketiga sudah tidak ada keluhan, hasil laboratorium menunjukkan
AMSIRAMSIR Perjanjian kerja waktu tertentu dan pekerja tidak tetap di Indonesia masih memerlukan perlindungan hukum terkait status pekerjaan dan keamanan. KondisiPerjanjian kerja waktu tertentu dan pekerja tidak tetap di Indonesia masih memerlukan perlindungan hukum terkait status pekerjaan dan keamanan. Kondisi
POLTEKKESGORONTALOPOLTEKKESGORONTALO Studi ini menggunakan metode analitik dengan model cross-sectional, dengan ukuran sampel sebanyak 104 wanita hamil. Hasil penelitian menunjukkan bahwaStudi ini menggunakan metode analitik dengan model cross-sectional, dengan ukuran sampel sebanyak 104 wanita hamil. Hasil penelitian menunjukkan bahwa
JOURNALMPCIJOURNALMPCI Penelitian ini bertujuan menganalisis korelasi antara pola konsumsi sumber daya laut dengan kejadian anemia pada wanita hamil di daerah pesisir IndonesiaPenelitian ini bertujuan menganalisis korelasi antara pola konsumsi sumber daya laut dengan kejadian anemia pada wanita hamil di daerah pesisir Indonesia
ITEKES BALIITEKES BALI Kekurangan zat gizi pada balita dapat mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangannya. Oleh karena itu, memodifikasi jajanan tradisional perlu dilakukan untukKekurangan zat gizi pada balita dapat mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangannya. Oleh karena itu, memodifikasi jajanan tradisional perlu dilakukan untuk
SPPSPP Oleh karena itu, perlu dilakukan pemberdayaan kader agar dapat memberikan pendidikan kepada ibu tentang stunting dan pencegahannya. Tujuan: Untuk menambahOleh karena itu, perlu dilakukan pemberdayaan kader agar dapat memberikan pendidikan kepada ibu tentang stunting dan pencegahannya. Tujuan: Untuk menambah
Useful /
UNIK KEDIRIUNIK KEDIRI Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian kecil responden mengalami stunting. Saran untuk peneliti selanjutnya hubungan pola makan dengan kejadian stunting.Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian kecil responden mengalami stunting. Saran untuk peneliti selanjutnya hubungan pola makan dengan kejadian stunting.
UNIK KEDIRIUNIK KEDIRI Hasil menunjukkan peningkatan kualitas tidur, dengan durasi tidur malam bertambah 0,5 jam pada hari pertama, 1,5 jam pada hari kedua, dan 2 jam pada hariHasil menunjukkan peningkatan kualitas tidur, dengan durasi tidur malam bertambah 0,5 jam pada hari pertama, 1,5 jam pada hari kedua, dan 2 jam pada hari
UNIMMANUNIMMAN Hiperkolesterolemia dapat menyebabkan terjadinya aterosklerosis. Pada beberapa tahun terakhir ini ada faktor resiko independen yang menjadi faktor pentingHiperkolesterolemia dapat menyebabkan terjadinya aterosklerosis. Pada beberapa tahun terakhir ini ada faktor resiko independen yang menjadi faktor penting
UNIK KEDIRIUNIK KEDIRI Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian kombinasi perawatan payudara dan pijat oksitosin terhadap peningkatan produksi ASI padaTujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian kombinasi perawatan payudara dan pijat oksitosin terhadap peningkatan produksi ASI pada