UIIDALWAUIIDALWA

al-Rasῑkh: Jurnal Hukum Islamal-Rasῑkh: Jurnal Hukum Islam

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan praktik nikah sirri di Gampong Ajuen, menganalisis dampaknya terhadap perlindungan hukum, serta mengidentifikasi langkah preventif, mitigatif, dan solutif untuk meminimalisir dampak negatifnya. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan sosiologis empiris melalui pengumpulan data lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nikah sirri menimbulkan berbagai persoalan, seperti istri kehilangan hak hukum ketika ditelantarkan dan anak mengalami kesulitan memperoleh akta kelahiran, status hukum, maupun hak waris karena tidak diakui sebagai anak sah. Kondisi ini menunjukkan kerentanan hukum dan sosial yang dihadapi perempuan dan anak akibat pernikahan tanpa pencatatan resmi. Untuk mengatasinya diperlukan langkah strategis, antara lain edukasi pencatatan nikah melalui KUA, pendataan pasangan sirri oleh pemerintah gampong, bantuan sosial dari DP3A dan Disdukcapil, serta pengesahan nikah melalui isbat di Mahkamah Syariyah. Kontribusi penelitian ini diharapkan menjadi rujukan dalam perumusan kebijakan perlindungan hukum sekaligus memperkuat pemenuhan hak perempuan dan anak di tingkat lokal maupun nasional.

Unregistered marriage (Nikah Sirri) which is not officially recorded at the Office of Religious Affairs (KUA) places women and children in a legally weak position or without legal protection.They can lose their rights, such as the right to maintenance (nafkah), inheritance, and legal recognition of their status.Yet, according to the Marriage Law and the Compilation of Islamic Law (KHI), every marriage must be registered to obtain legal protection from the state.Cases of nikah sirri in Gampong Ajuen prove that if a marriage is unregistered, the wife can lose her legal rights, and the child is only recognized through the mothers side.The preventive, mitigative, and solutive steps that can be implemented include.Preventively, the Ministry of Religious Affairs through the KUA is obliged to educate prospective couples about the importance of marriage registration for legal protection, especially for women and children.Mitigatively, the gampong (village) government also assists with administrative matters and encourages registered marriage at the KUA through direct socialization to the community and integrated cross-sectoral counseling.Solutively, the Mahkamah Syariyah (Islamic Court) processes marriage ratification (isbat nikah) as a legalization of nikah sirri.

Berdasarkan temuan penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengeksplorasi efektivitas program-program pemerintah dalam meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya registrasi perkawinan, khususnya di daerah-daerah dengan prevalensi nikah sirri yang tinggi. Hal ini dapat dilakukan dengan mengukur perubahan pengetahuan, sikap, dan perilaku masyarakat setelah mengikuti program sosialisasi. Kedua, penelitian kualitatif mendalam dapat dilakukan untuk memahami lebih jauh perspektif tokoh agama dan tokoh masyarakat mengenai nikah sirri, serta peran mereka dalam mempengaruhi keputusan masyarakat untuk melakukan atau tidak melakukan registrasi perkawinan. Ketiga, penelitian komparatif dapat dilakukan untuk membandingkan kebijakan dan praktik perlindungan hukum terhadap perempuan dan anak dalam konteks nikah sirri di berbagai negara dengan sistem hukum yang berbeda. Dengan demikian, dapat diperoleh pelajaran berharga untuk merumuskan kebijakan yang lebih efektif dan sesuai dengan konteks Indonesia.

  1. Legal Protection of Women and Children in the Practice of Nikah Sirri (Unregistered Marriage) | al-Rasῑkh:... doi.org/10.38073/rasikh.3323Legal Protection of Women and Children in the Practice of Nikah Sirri Unregistered Marriage al Rasckh doi 10 38073 rasikh 3323
  2. METODE PENELITIAN HUKUM NORMATIF DAN EMPIRIS: KARAKTERISTIK KHAS DARI METODE MENELITI HUKUM | Fiat Justisia:... doi.org/10.25041/fiatjustisia.v8no1.283METODE PENELITIAN HUKUM NORMATIF DAN EMPIRIS KARAKTERISTIK KHAS DARI METODE MENELITI HUKUM Fiat Justisia doi 10 25041 fiatjustisia v8no1 283
  3. MEMAKNAI MITSAQON GHALIZHA SEBAGAI KUNCI HARMONI KELUARGA ISLAM | Jurnal Landraad. memaknai mitsaqon... doi.org/10.59342/jl.v2i2.409MEMAKNAI MITSAQON GHALIZHA SEBAGAI KUNCI HARMONI KELUARGA ISLAM Jurnal Landraad memaknai mitsaqon doi 10 59342 jl v2i2 409
  4. Studi Kritis Tentang Nikah Sirri Antara Hukum Islam dan Perlindungan Hukum Negara | Deposisi: Jurnal... ifrelresearch.org/index.php/Deposisi-widyakarya/article/view/5373Studi Kritis Tentang Nikah Sirri Antara Hukum Islam dan Perlindungan Hukum Negara Deposisi Jurnal ifrelresearch index php Deposisi widyakarya article view 5373
Read online
File size334.93 KB
Pages16
DMCAReport

Related /

ads-block-test