UIIDALWAUIIDALWA
al-Rasῑkh: Jurnal Hukum Islamal-Rasῑkh: Jurnal Hukum IslamFenomena pernikahan impulsif atau nikah bondo nekat yang terjadi di lingkungan pondok pesantren menjadi perhatian karena praksis ini sering dilakukan tanpa persiapan matang dan saling mengenal sebelumnya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis dampak serta faktor penentu keberhasilan rumah tangga pasangan nikah bondo nekat di Pondok Pesantren Darullughah Waddawah Bangil. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan metode studi kasus lapangan, mengumpulkan data melalui wawancara, observasi, angket, serta dokumentasi, kemudian dianalisis secara statistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar pasangan menikah dalam kondisi minim persiapan finansial dan usia muda, namun mampu membangun keharmonisan rumah tangga yang baik berkat ilmu agama, komunikasi efektif, dan sikap qanaah. Meskipun menghadapi tantangan ekonomi, mereka tetap mempertahankan rasa bahagia dan harmonis dalam keluarga, serta pengalaman pesantren memperkuat pengelolaan konflik dan pemenuhan kewajiban. Studi ini memberi kontribusi penting dalam memahami bahwa kesiapan materi bukan satu-satunya faktor keberhasilan rumah tangga, dan bahwa pendidikan keagamaan serta nilai-nilai moral berperan besar dalam membangun keluarga sakinah.
Impulsive marriages, or bondo nekat (reckless determination) marriages, within the pondok pesantren environment can indeed be harmonious and happy when supported by strong faith, religious knowledge, and effective communication skills.Even when couples marry with minimal financial preparation and at a relatively young age, they can build stable households due to their understanding of rights and obligations, an attitude of qanaah (sincere acceptance), patience, and shared commitment.This demonstrates that success in building a family isnt solely dependent on material readiness.Its also profoundly influenced by a strong moral foundation, religious education, and mental fortitude gained through the pesantren experience and background.Therefore, enhancing religious and communication education, alongside more open financial management, are crucial steps to support family sustainability and strengthen social harmony within pondok pesantren communities and Indonesian society at large.
Berdasarkan hasil penelitian, berikut adalah saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan: Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih mendalam tentang peran pendidikan keagamaan dan nilai-nilai moral dalam membangun keluarga sakinah. Penelitian ini dapat fokus pada bagaimana pendidikan keagamaan dan nilai-nilai moral yang diperoleh di pesantren dapat menjadi fondasi kuat dalam membangun keharmonisan rumah tangga, terutama dalam menghadapi tantangan ekonomi. Kedua, penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi lebih lanjut tentang bagaimana pengalaman pesantren mempengaruhi kemampuan pasangan dalam mengelola konflik dan pemenuhan kewajiban. Penelitian ini dapat menyelidiki bagaimana pengalaman hidup mandiri dan menghadapi berbagai tantangan di pesantren dapat membentuk mentalitas dan kemampuan pasangan dalam menghadapi dinamika rumah tangga. Ketiga, penelitian lanjutan dapat berfokus pada bagaimana komunikasi efektif dan sikap qanaah (sincere acceptance) dapat menjadi kunci dalam menjaga keharmonisan rumah tangga. Penelitian ini dapat menyelidiki bagaimana pasangan yang menikah dengan bondo nekat dapat mempertahankan hubungan yang harmonis meskipun menghadapi tantangan ekonomi.
- Implikasi Perbedaan Usia dalam Perkawinan terhadap Hak dan Kewajiban Suami Istri menurut Hukum Islam... doi.org/10.15575/as.v6i1.44611Implikasi Perbedaan Usia dalam Perkawinan terhadap Hak dan Kewajiban Suami Istri menurut Hukum Islam doi 10 15575 as v6i1 44611
- Pernikahan Endogami Dikalangan Pesantren Dalam Perspektif Hukum Islam (Studi Kasus Pondok Pesantren Di... journal.uinsgd.ac.id/index.php/al-syakhsiyyah/article/view/42563Pernikahan Endogami Dikalangan Pesantren Dalam Perspektif Hukum Islam Studi Kasus Pondok Pesantren Di journal uinsgd ac index php al syakhsiyyah article view 42563
- Peran Komunikasi dan Kasih Sayang dalam Mewujudkan Keluarga Sakinah Mawaddah Warrahmah | Journal of Innovative... doi.org/10.31004/joecy.v4i3.136Peran Komunikasi dan Kasih Sayang dalam Mewujudkan Keluarga Sakinah Mawaddah Warrahmah Journal of Innovative doi 10 31004 joecy v4i3 136
| File size | 314.23 KB |
| Pages | 13 |
| DMCA | Report |
Related /
UTMUTM Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan teori sosio-konstruktivisme dalam pembelajaran bahasa di Madrasah Tsanawiyah Almatera. Teori sosio-konstruktivismePenelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan teori sosio-konstruktivisme dalam pembelajaran bahasa di Madrasah Tsanawiyah Almatera. Teori sosio-konstruktivisme
IAINPTKIAINPTK Tujuan ekonomi Islam bukan semata pemuasan kebutuhan materialisme individu belaka tapi terciptanya kemaslahatan bersama tanpa merugikan pihakpihak lain.Tujuan ekonomi Islam bukan semata pemuasan kebutuhan materialisme individu belaka tapi terciptanya kemaslahatan bersama tanpa merugikan pihakpihak lain.
IAINPTKIAINPTK MUI tidak berwenang mengeluarkan fatwa haram jika ajaran Gafatar merupakan agama baru, bukan agama Islam, karena bertentangan dengan hak asasi manusia.MUI tidak berwenang mengeluarkan fatwa haram jika ajaran Gafatar merupakan agama baru, bukan agama Islam, karena bertentangan dengan hak asasi manusia.
IAINPTKIAINPTK Akurasi adalah kebenaran mutlak dalam hal implementasinya, maka disesuaikan dengan konteks sosial masyarakat. Pendekatan dalam tulisan ini adalah kualitatifAkurasi adalah kebenaran mutlak dalam hal implementasinya, maka disesuaikan dengan konteks sosial masyarakat. Pendekatan dalam tulisan ini adalah kualitatif
STAINHSTAINH Situbondo Merupakan salah satu Kabupaten di JawaTimur. 17/2016 di Pondok Pesantren Nurul Huda terbukti optimal dalam pemetaan asrama, pengasuhan karismatik,Situbondo Merupakan salah satu Kabupaten di JawaTimur. 17/2016 di Pondok Pesantren Nurul Huda terbukti optimal dalam pemetaan asrama, pengasuhan karismatik,
UNISUNIS Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peraturan hukum yang mengatur aborsi dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana dan Undang-Undang Kesehatan. DalamPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis peraturan hukum yang mengatur aborsi dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana dan Undang-Undang Kesehatan. Dalam
UNTANUNTAN Penggunaan media video pada materi strategi dakwah Rasulullah periode Madinah meningkatkan hasil belajar siswa kelas XF SMK SMTI Pontianak, terbukti dariPenggunaan media video pada materi strategi dakwah Rasulullah periode Madinah meningkatkan hasil belajar siswa kelas XF SMK SMTI Pontianak, terbukti dari
UMPRUMPR Subyek penelitian adalah mahasiswa semester satu FIKES di UMP. Jumlah populasi adalah 32 mahasiswa. Instrumen yang digunakan adalah lembar observasi, angketSubyek penelitian adalah mahasiswa semester satu FIKES di UMP. Jumlah populasi adalah 32 mahasiswa. Instrumen yang digunakan adalah lembar observasi, angket
Useful /
OJS INDONESIAOJS INDONESIA Teknik pengumpulan data dengan wawancara, observasi dan studi dokumen. Teknik analisis data dengan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan.Teknik pengumpulan data dengan wawancara, observasi dan studi dokumen. Teknik analisis data dengan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan.
UNDIPUNDIP Penelitian ini menambah pengetahuan bahwa ibu muda di Indonesia sudah mencari informasi menyusui pada kunjungan antenatal, namun informasi tersebut belumPenelitian ini menambah pengetahuan bahwa ibu muda di Indonesia sudah mencari informasi menyusui pada kunjungan antenatal, namun informasi tersebut belum
UNDIPUNDIP Masyarakat Filipina percaya bahwa COVID-19 akhirnya akan berhasil dikendalikan dan yakin bahwa Filipina dapat memenangkan pertempuran melawan virus melaluiMasyarakat Filipina percaya bahwa COVID-19 akhirnya akan berhasil dikendalikan dan yakin bahwa Filipina dapat memenangkan pertempuran melawan virus melalui
UGMUGM Risiko yang diidentifikasi meliputi delapan jenis utama, beserta 40 ukuran pengendalian, 113 tindakan, dan indikator kinerja terkait. Penerapan sistemRisiko yang diidentifikasi meliputi delapan jenis utama, beserta 40 ukuran pengendalian, 113 tindakan, dan indikator kinerja terkait. Penerapan sistem