CITRABAKTICITRABAKTI
Jurnal Citra PendidikanJurnal Citra PendidikanPenelitian ini bertujuan untuk mengamati dan menganalisis perkembangan kemampuan motorik kasar pada anak usia 4 hingga 5 tahun di TK Al-Hukamah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode observasi dan wawancara terhadap enam subjek anak yang dilaksanakan melalui kegiatan imitasi gerakan binatang dan objek sekitar. Data dikumpulkan melalui observasi langsung dan didokumentasikan dalam bentuk catatan lapangan serta video, kemudian dianalisis secara deskriptif untuk mengidentifikasi tingkat spontanitas, keberanian, koordinasi, dan keseimbangan gerak anak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya variasi kemampuan motorik kasar pada anak yang dipengaruhi oleh usia, pengalaman dan stimulasi lingkungan. Anak usia 4 tahun cenderung menunjukkan keberanian dan spontanitas yang lebih tinggi dibandingkan anak usia 5 tahun yang lebih berhati-hati dan kaku. Implikasi hasil penelitian ini menegaskan pentingnya pendekatan pembelajaran berbasis gerak yang menyenangkan dan imajinatif untuk mengoptimalkan perkembangan motorik kasar anak usia dini. Penelitian ini memberikan rekomendasi praktis bagi pendidik dan orang tua untuk meningkatkan stimulasi motorik dengan pendekatan yang kreatif dan adaptif terhadap karakteristik anak.
Berdasarkan hasil observasi dan analisis terhadap enam anak usia dini di TK Al-Hukamah, dapat disimpulkan bahwa kemampuan motorik kasar anak usia 4–5 tahun sangat bervariasi dan tidak berkembang secara linier berdasarkan usia saja.Anak usia 4 tahun secara umum menunjukkan spontanitas, keberanian, dan antusiasme yang tinggi dalam meniru gerakan fisik yang diberikan, meskipun dalam beberapa aspek seperti arah gerakan dan keseimbangan tubuh masih mengalami tantangan.Sementara itu, anak usia 5 tahun memperlihatkan kecenderungan untuk lebih berhati-hati dan ragu-ragu dalam mengeksekusi gerakan, bahkan menunjukkan performa yang lebih kaku dan kurang ekspresif dibandingkan anak yang lebih muda.Hal ini menunjukkan bahwa faktor kepercayaan diri, pengalaman bermain, dan stimulus lingkungan memiliki peran yang signifikan dalam mendukung kematangan kemampuan motorik anak.Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa pendekatan pengajaran berbasis gerakan dan imajinasi, seperti menirukan binatang dan objek sekitar, menjadi sangat efektif untuk menstimulasi motorik kasar anak usia dini.Gerakan-gerakan seperti burung terbang, kelinci melompat, hingga robot berjalan bukan hanya membangun koordinasi fisik, tetapi juga merangsang kreativitas dan kepercayaan diri anak.Hasil penelitian ini, dalam konteks kinesiologi, menunjukkan bahwa kemampuan motorik kasar tidak cukup ditopang oleh usia biologis atau kematangan sistem saraf-muskuloskeletal, tetapi juga dipengaruhi oleh sejauh mana anak diberi kesempatan untuk mengeksplorasi tubuhnya dalam suasana yang aman, menyenangkan dan terbimbing.
Berdasarkan hasil penelitian, beberapa saran yang dapat direkomendasikan adalah: (1) Pendidik dapat merancang stimulasi gerak yang bervariasi, ritmis, dan imajinatif dalam pembelajaran sehari-hari untuk mengoptimalkan keterampilan motorik kasar anak. (2) Orang tua diharapkan memiliki keselarasan persepsi dengan pendidik, sehingga anak menerima stimulasi yang konsisten terkait penerapan gerakan-gerakan sederhana pada setiap kegiatan anak. (3) Penelitian lanjutan dapat mengembangkan gerakan-gerakan kinesiologis yang digunakan dalam pengamatan dengan mempertimbangkan tingkat kesulitan yang sesuai dengan karakteristik usia dan perkembangan masing-masing anak. Selain itu, perlu dilakukan eksplorasi lanjutan dengan jumlah subjek yang lebih besar dan pengukuran yang lebih terstruktur terhadap variabel koordinasi, keseimbangan, dan irama gerak anak untuk meningkatkan validitas hasil penelitian. Penelitian lanjutan juga dapat melibatkan intervensi pembelajaran berbasis gerak dalam kurikulum maupun program pembelajaran harian untuk mengukur efek jangka panjang terhadap peningkatan motorik anak secara menyeluruh.
| File size | 160.06 KB |
| Pages | 9 |
| DMCA | Report |
Related /
PUSTAKAGALERIMANDIRIPUSTAKAGALERIMANDIRI Data dikumpulkan melalui tes keterampilan motorik (wall rally test dan footwork test), observasi kehadiran, serta kuesioner kepuasan. Tingkat kehadiranData dikumpulkan melalui tes keterampilan motorik (wall rally test dan footwork test), observasi kehadiran, serta kuesioner kepuasan. Tingkat kehadiran
ASIAASIA Anak-anak belajar paling efektif melalui bermain dan berinteraksi dengan media yang menarik dan mudah dipahami. Metode yang digunakan adalah observasiAnak-anak belajar paling efektif melalui bermain dan berinteraksi dengan media yang menarik dan mudah dipahami. Metode yang digunakan adalah observasi
LITERASISAINSLITERASISAINS pelatihan ini bertujuan untuk membekali mahasiswa terakit dengan prinsip dan nilai menjadi calon guru, pemahaman terakit dengan materi literasi baca tulispelatihan ini bertujuan untuk membekali mahasiswa terakit dengan prinsip dan nilai menjadi calon guru, pemahaman terakit dengan materi literasi baca tulis
UNP KEDIRIUNP KEDIRI Sementara itu, enam anak lainnya sudah mampu mengenali berbagai lambang huruf vokal hingga konsonan, menyusun huruf menjadi kata sederhana (seperti namaSementara itu, enam anak lainnya sudah mampu mengenali berbagai lambang huruf vokal hingga konsonan, menyusun huruf menjadi kata sederhana (seperti nama
UBUB Metode pembelajaran interaktif pada anak usia dini dapat meningkatkan kualitas dalam menarik minat anak untuk beraktivitas secara aktif.media pembelajaranMetode pembelajaran interaktif pada anak usia dini dapat meningkatkan kualitas dalam menarik minat anak untuk beraktivitas secara aktif.media pembelajaran
OJSOJS Kemampuan bahasa ekspresif dan motorik halus merupakan aspek penting dalam perkembangan anak usia dini. Busy Book adalah media edukatif interaktif yangKemampuan bahasa ekspresif dan motorik halus merupakan aspek penting dalam perkembangan anak usia dini. Busy Book adalah media edukatif interaktif yang
MAHARDIKAMAHARDIKA Kekurangan asupan nutrisi tersebut berdampak terhadap perkembangan motorik kasar dan motorik halus anak. Asupan nutrisi anak pada 1000 HPK sangat pentingKekurangan asupan nutrisi tersebut berdampak terhadap perkembangan motorik kasar dan motorik halus anak. Asupan nutrisi anak pada 1000 HPK sangat penting
PIPI Forward chaining adalah metode pencarian pelacakan yang dimulai dengan informasi yang ada dan penggabungan rule untuk menghasilkan suatu kesimpulan atauForward chaining adalah metode pencarian pelacakan yang dimulai dengan informasi yang ada dan penggabungan rule untuk menghasilkan suatu kesimpulan atau
Useful /
LITERASISAINSLITERASISAINS Permasalahan utama mitra adalah kurangnya pengetahuan mengenai olahan ikan louhan. Solusinya adalah pelatihan pembuatan nugget ikan louhan. PelaksanaanPermasalahan utama mitra adalah kurangnya pengetahuan mengenai olahan ikan louhan. Solusinya adalah pelatihan pembuatan nugget ikan louhan. Pelaksanaan
JOURNAL IASSSFJOURNAL IASSSF Temuan: Pengetahuan pajak berpengaruh positif signifikan terhadap kepatuhan pajak, sedangkan kesadaran wajib pajak dan sanksi pajak secara individual tidakTemuan: Pengetahuan pajak berpengaruh positif signifikan terhadap kepatuhan pajak, sedangkan kesadaran wajib pajak dan sanksi pajak secara individual tidak
PIPI Pabrik Kelapa Sawit memiliki beberapa stasiun pengolahan, salah satunya adalah stasiun kempa/press. Pada stasiun kempa terdapat satu unit mesin Cake BreakerPabrik Kelapa Sawit memiliki beberapa stasiun pengolahan, salah satunya adalah stasiun kempa/press. Pada stasiun kempa terdapat satu unit mesin Cake Breaker
PIPI Dengan aplikasi ini diharapkan mahasiswa dapat mengajukan tugas akhir dengan mudah dan cepat serta memperoleh informasi tugas akhir real-time. PenelitianDengan aplikasi ini diharapkan mahasiswa dapat mengajukan tugas akhir dengan mudah dan cepat serta memperoleh informasi tugas akhir real-time. Penelitian