UIIDALWAUIIDALWA
al-Rasῑkh: Jurnal Hukum Islamal-Rasῑkh: Jurnal Hukum IslamMasyarakat yang masih didominasi pandangan patriarkal, perempuan kerap menghadapi ketidakadilan dan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), yang menghambat kesetaraan gender dan berujung pada kemiskinan. Fenomena ini, yang sering dianggap sebagai masalah pribadi, semakin diperparah oleh kurangnya pemahaman hukum dan respons komunitas yang belum optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menggali secara mendalam dinamika dominasi patriarkal dan dampaknya terhadap KDRT di tingkat mikro. Menggunakan desain studi kasus kualitatif di Gampong Cot Matahe, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa struktur patriarkal mengakar kuat, menyebabkan ketimpangan kekuasaan dan normalisasi KDRT, dengan korban menghadapi stigma dan ketergantungan. Meskipun regulasi telah ada, implementasinya di lapangan masih lemah karena kurangnya kesadaran hukum dan peran tokoh masyarakat yang belum maksimal dalam pencegahan dan penanganan. Penelitian ini berkontribusi dalam memperkaya pemahaman tentang manifestasi patriarki dan KDRT di tingkat komunitas lokal, serta menyarankan pendekatan komprehensif untuk intervensi yang lebih efektif.
Patriarchal domination significantly fuels domestic violence (KDRT), creating injustice and gender inequality in Gampong Cot Matahe.The perception of male superiority and womens domestic roles facilitates KDRT, whether its physical, psychological, sexual, or economic, even normalizing it.Cases in Gampong Cot Matahe demonstrate how economic problems or other conflicts are exacerbated by the patriarchal system, leading to violence against women.Although Law Number 23 of 2004 concerning the Elimination of Domestic Violence (UU PKDRT) exists to protect victims, its implementation in Gampong Cot Matahe is still hampered by a lack of public understanding, social stigma, and victims economic dependence.Traditional interpretations, which sometimes justify the “punishment of wives, also act as a barrier.Therefore, addressing KDRT in Gampong Cot Matahe requires a comprehensive approach.This means not only relying on legal measures but also conducting massive legal education, economically empowering women, and strengthening coordination among law enforcement officials, traditional leaders, and religious figures.Expanding the understanding of KDRT, from both legal and religious perspectives, is crucial to creating an equal, harmonious, and violence-free family environment in Gampong Cot Matahe.
Untuk mengatasi KDRT di Gampong Cot Matahe, diperlukan pendekatan komprehensif yang tidak hanya mengandalkan tindakan hukum, tetapi juga melibatkan pendidikan hukum yang masif, pemberdayaan ekonomi perempuan, dan peningkatan koordinasi antara aparat penegak hukum, tokoh adat, dan tokoh agama. Penting untuk memperluas pemahaman tentang KDRT dari perspektif hukum dan agama untuk menciptakan lingkungan keluarga yang setara, harmonis, dan bebas dari kekerasan.
- Patriarchal Dominance as a Contributor to Domestic Violence | al-Rasῑkh: Jurnal Hukum Islam. patriarchal... doi.org/10.38073/rasikh.2995Patriarchal Dominance as a Contributor to Domestic Violence al Rasckh Jurnal Hukum Islam patriarchal doi 10 38073 rasikh 2995
- PERILAKU DISKRIMINATIF PADA PEREMPUAN AKIBAT KUATNYA BUDAYA PATRIARKI DI INDONESIA DITINJAU DARI PERSPEKTIF... jurnal.unpad.ac.id/jkrk/article/view/31968PERILAKU DISKRIMINATIF PADA PEREMPUAN AKIBAT KUATNYA BUDAYA PATRIARKI DI INDONESIA DITINJAU DARI PERSPEKTIF jurnal unpad ac jkrk article view 31968
- Perlindungan Hukum Terhadap Perempuan Korban Kekerasan Dalam Rumah Tangga | JURNAL HUKUM, POLITIK DAN... ejurnal.politeknikpratama.ac.id/index.php/jhpis/article/view/1607Perlindungan Hukum Terhadap Perempuan Korban Kekerasan Dalam Rumah Tangga JURNAL HUKUM POLITIK DAN ejurnal politeknikpratama ac index php jhpis article view 1607
| File size | 373.47 KB |
| Pages | 15 |
| DMCA | Report |
Related /
STIQ AMUNTAISTIQ AMUNTAI Al‑Quran dan Hadits telah menawarkan paradigma mendalam mengenai fungsi pendidik sebagai agen transformasi peradaban. Pendidik dalam Islam memiliki peranAl‑Quran dan Hadits telah menawarkan paradigma mendalam mengenai fungsi pendidik sebagai agen transformasi peradaban. Pendidik dalam Islam memiliki peran
IAINPTKIAINPTK Tetapi pada sisi lain, Eks Ketua Umum Gafatar, Mahful M Tumanurung berpendapat bahwa ajaran Gafatar bukanlah agama Islam, tetapi mereka menganut dan berpegangTetapi pada sisi lain, Eks Ketua Umum Gafatar, Mahful M Tumanurung berpendapat bahwa ajaran Gafatar bukanlah agama Islam, tetapi mereka menganut dan berpegang
IAINPTKIAINPTK Pasal 7 Undang-Undang No. 1 tahun 1974 menetapkan bahwa usia minimal pernikahan bagi pria adalah umur 19 tahun dan wanita umur 16 tahun. Aturan tersebutPasal 7 Undang-Undang No. 1 tahun 1974 menetapkan bahwa usia minimal pernikahan bagi pria adalah umur 19 tahun dan wanita umur 16 tahun. Aturan tersebut
UNISUNIS Metode penelitian menggunakan penelitian yuridis normatif dengan pendekatan studi kepustakaan. Hasil penelitian adanya kasus tersebut menimbulkan akibatMetode penelitian menggunakan penelitian yuridis normatif dengan pendekatan studi kepustakaan. Hasil penelitian adanya kasus tersebut menimbulkan akibat
UNISUNIS Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum Nasional (JDIHN) diharapkan dapat mendorong partisipasi aktif masyarakat. Penelitian ini menunjukkan bahwa partisipasiJaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum Nasional (JDIHN) diharapkan dapat mendorong partisipasi aktif masyarakat. Penelitian ini menunjukkan bahwa partisipasi
UNISUNIS Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum empiris dengan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor-faktor yang memengaruhiPenelitian ini menggunakan metode penelitian hukum empiris dengan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor-faktor yang memengaruhi
UNISUNIS Tujuan penelitian untuk mengetahui peraturan perundang-undangan di Indonesia mengatur tentang penahanan ijazah dalam hubungan kerja dan menganalisis ijazahTujuan penelitian untuk mengetahui peraturan perundang-undangan di Indonesia mengatur tentang penahanan ijazah dalam hubungan kerja dan menganalisis ijazah
UMPRUMPR Subyek penelitian adalah mahasiswa semester satu FIKES di UMP. Jumlah populasi adalah 32 mahasiswa. Instrumen yang digunakan adalah lembar observasi, angketSubyek penelitian adalah mahasiswa semester satu FIKES di UMP. Jumlah populasi adalah 32 mahasiswa. Instrumen yang digunakan adalah lembar observasi, angket
Useful /
STIQ AMUNTAISTIQ AMUNTAI Oleh karena itu, penguasaan kaidah tafsir menjadi syarat mutlak bagi mufassir dan mujtahid. Penelitian ini juga menyoroti perbedaan pandangan ulama mengenaiOleh karena itu, penguasaan kaidah tafsir menjadi syarat mutlak bagi mufassir dan mujtahid. Penelitian ini juga menyoroti perbedaan pandangan ulama mengenai
UNDIPUNDIP ANOVA satu arah atau uji t sampel independen digunakan untuk mengukur perbedaan skor KAP saat dikelompokkan berdasarkan karakteristik profil responden.ANOVA satu arah atau uji t sampel independen digunakan untuk mengukur perbedaan skor KAP saat dikelompokkan berdasarkan karakteristik profil responden.
UGMUGM Penelitian populasi, bagaimanapun, dirasakan bahwa keinginan tersebut dan harapan tidak sesuai dengan kenyataan. Hal ini diasumsikan bahwa telah terjadiPenelitian populasi, bagaimanapun, dirasakan bahwa keinginan tersebut dan harapan tidak sesuai dengan kenyataan. Hal ini diasumsikan bahwa telah terjadi
UGMUGM Investor institusional cenderung mengikuti strategi umpan balik positif, meskipun sebagian juga menggunakan strategi umpan balik negatif, tanpa preferensiInvestor institusional cenderung mengikuti strategi umpan balik positif, meskipun sebagian juga menggunakan strategi umpan balik negatif, tanpa preferensi