DAS INSTITUTEDAS INSTITUTE

Citizen : Jurnal Ilmiah Multidisiplin IndonesiaCitizen : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia

Sumur ST-27 pada Lapangan X merupakan sumur minyak. Dimana artificial lift yang digunakan pada sumur ini yaitu Hydraulic Pumping Unit (HPU) dan penggunaannya dimulai pada awal tahun 2013. Analisis keekonomian adalah untuk meyakinkan bahwa proyek yang dikerjakan memberikan keuntungan sesuai dengan kriteria investasi yang diharapkan. Metode analisis keekonomian penggunaan Hydraulic Pumping Unit (HPU) pada sumur ST-27 Lapangan X dilakukan dengan menghitung indikator keuntungan NPV dan POT. Sedangkan metode analisis sensitivitas untuk analisis keekonomian dilakukan untuk masing-masing elemen yaitu produksi minyak, harga minyak, investasi dan biaya produksi. Untuk masing-masing elemen mengalami perubahan sebesar 25%, 50%, 75%, 100% dan 125%. Contoh perhitungannya yaitu dengan mengubah elemen harga minyak sebesar 50%, maka elemen yang lain tidak mengalami perubahan. Berdasarkan analisis keekonomian penggunaan Hydraulic Pumping Unit (HPU), didapatkan hasil yaitu NPV bernilai positif sebesar $1,002,309.33 dan POT selama 33,36 hari. Dari hasil analisis sensitivitas elemen keekonomian penggunaan Hydraulic Pumping Unit (HPU) yang paling berpengaruh terhadap NPV adalah harga minyak dan produksi minyak diikuti biaya produksi dan investasi. Sedangkan hasil analisis sensitivitas elemen keekonomian penggunaan Hydraulic Pumping Unit (HPU) pada sumur ST-27 Lapangan X yang paling berpengaruh terhadap POT adalah harga minyak dan produksi minyak diikuti investasi dan biaya produksi.

Penggunaan Hydraulic Pumping Unit (HPU) pada sumur ST-27 Lapangan X menguntungkan karena menghasilkan NPV positif sebesar $1,002,309.33 dan POT yang singkat, yaitu 33,36 hari.Harga minyak dan produksi minyak merupakan faktor paling dominan yang mempengaruhi nilai NPV dan POT, sedangkan investasi dan biaya produksi memiliki pengaruh sekunder.Peningkatan harga minyak dan produksi meningkatkan NPV serta memperpendek waktu pengembalian, sebaliknya peningkatan biaya investasi dan operasional mengurangi profitabilitas proyek.

Penelitian lanjutan dapat menggali sejauh mana efisiensi energi HPU dapat ditingkatkan dengan mengganti komponen mekanisnya menggunakan teknologi berbasis listrik atau hybrid, sehingga mengurangi ketergantungan pada bahan bakar konvensional. Selain itu, perlu diteliti apakah penerapan model prediktif berbasis data historis produksi dan harga minyak dapat memperkirakan waktu optimal penggantian atau perawatan HPU sebelum terjadi kegagalan, sehingga meminimalkan downtime dan biaya tak terduga. Terakhir, sebuah studi dapat dilakukan untuk menguji dampak kombinasi antara peningkatan produksi minyak melalui stimulasi sumur dan penggunaan HPU terhadap nilai NPV dan POT dalam jangka panjang, khususnya di lingkungan geologi serupa seperti Cekungan Sumatra Selatan, agar dapat memberikan panduan strategis bagi operasi sumur tua yang masih memiliki potensi produksi namun mengalami penurunan tekanan reservoir.

  1. ANALISIS TEMPERATUR PADA PROSES TERBENTUKNYA BAHAN BAKAR MINYAK (BBM) DENGAN METODE PIROLISIS PADA PROTOTYPE... doi.org/10.58267/petrogas.v4i2.133ANALISIS TEMPERATUR PADA PROSES TERBENTUKNYA BAHAN BAKAR MINYAK BBM DENGAN METODE PIROLISIS PADA PROTOTYPE doi 10 58267 petrogas v4i2 133
  2. ANALISA BLENDING SOLAR CN-48 DENGAN PERTADEX CN-53 | Megawati | PETROGAS: Journal of Energy and Technology.... ejournal.sttmigas.ac.id/index.php/petrogas/article/view/10ANALISA BLENDING SOLAR CN 48 DENGAN PERTADEX CN 53 Megawati PETROGAS Journal of Energy and Technology ejournal sttmigas ac index php petrogas article view 10
Read online
File size351.25 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test