STKIP MELAWISTKIP MELAWI

QUANTUM: Jurnal Pembelajaran IPA dan AplikasinyaQUANTUM: Jurnal Pembelajaran IPA dan Aplikasinya

Penelitian ini bertujuan meningkatkan keterampilan proses sains siswa melalui penerapan model discovery learning berbasis eksperimen pada materi bunyi di kelas VIII B SMPN 6 Nanga Pinoh. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain pre-eksperimental jenis one group pre-test dan post-test design. Instrumen utama berupa soal pre-test dan post-test yang mencakup enam indikator keterampilan proses sains yaitu mengamati, mengajukan hipotesis, melakukan percobaan, menafsirkan, menerapkan konsep, dan mengomunikasikan. Instrumen pendukung berupa angket respon siswa dan lembar observasi. Data penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata pre-test siswa sebesar 36,00 meningkat menjadi 69,19 pada post-test. Diperkuat dengan skor n-gain sebesar 0,508 termasuk kategori sedang, menunjukkan adanya peningkatan keterampilan proses sains siswa setelah diterapkannya model discovery learning berbasis eksperimen. Data observasi menunjukkan keterlibatan aktif siswa selama proses berlangsung dan data angket juga menunjukkan bahwa siswa memberikan respons positif terhadap proses pembelajaran. Disimpulkan bahwa penerapan discovery learning berbasis eksperimen dapat meningkatkan keterampilan proses siswa. sains.

Simpulan pada penelitian ini adalah model discovery learning berbasis eksperimen dapat meningkatkan keterampilan proses sains siswa, yang ditunjukkan dari hasil uji N-Gain sebesar 0,508, g > 0,31 termasuk dalam kategori sedang.Selain itu siswa menunjukkan peningkatan kemampuan pada sebagian besar indikator keterampilan proses sains.Hasil angket respons siswa dan lembar observasi mendukung temuan bahwa keterampilan seperti mengamati, mengajukan hipotesis, melakukan percobaan, menafsirkan, dan mengkomunikasikan dapat ditingkatkan melalui pembelajaran discovery learning berbasis eksperimen.

Berdasarkan hasil penelitian, penerapan model discovery learning berbasis eksperimen terbukti efektif dalam meningkatkan keterampilan proses sains siswa. Saran penelitian lanjutan adalah: (1) Mengembangkan model discovery learning berbasis eksperimen yang lebih terstruktur dan komprehensif, dengan mempertimbangkan berbagai aspek keterampilan proses sains dan mengintegrasikan teknologi untuk meningkatkan interaksi dan partisipasi siswa. (2) Melakukan penelitian dengan desain eksperimental yang lebih kuat, seperti menggunakan kelompok kontrol dan eksperimen, untuk membandingkan efek model discovery learning berbasis eksperimen dengan metode pembelajaran tradisional. (3) Menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan penerapan model ini, seperti motivasi siswa, dukungan guru, dan lingkungan belajar, serta mengembangkan strategi untuk meningkatkan efektivitasnya.

  1. 0. fatal error uncaught pdoexception sqlstate hy000 access denied user u638857255 jurnal2026 localhost... doi.org/10.22373/p-jpft.v3i2.132250 fatal error uncaught pdoexception sqlstate hy000 access denied user u638857255 jurnal2026 localhost doi 10 22373 p jpft v3i2 13225
  2. PENGARUH METODE EKSPERIMEN TERHADAP KETERAMPILAN PROSES SAINS PESERTA DIDIK KELAS VIII SMPN 13 MAKASSAR... doi.org/10.35580/ipaterpadu.v3i2.13158PENGARUH METODE EKSPERIMEN TERHADAP KETERAMPILAN PROSES SAINS PESERTA DIDIK KELAS VIII SMPN 13 MAKASSAR doi 10 35580 ipaterpadu v3i2 13158
  3. DOI Name 10.54371 Values. doi name values index type timestamp data hs serv 32z crossref email support... doi.org/10.54371DOI Name 10 54371 Values doi name values index type timestamp data hs serv 32z crossref email support doi 10 54371
  4. Profil Keterampilan Proses Sains Siswa Kelas VII SMP Pada Materi Ekosistem: (Profile of Science Process... doi.org/10.22437/bio.v6i4.10295Profil Keterampilan Proses Sains Siswa Kelas VII SMP Pada Materi Ekosistem Profile of Science Process doi 10 22437 bio v6i4 10295
Read online
File size401.34 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test