UNKLABUNKLAB
CogITo Smart JournalCogITo Smart JournalSetiap fasilitas kesehatan seperti rumah sakit, klinik dan puskesmas yang bekerjasama dengan BPJS wajib melakukan klaim pembiayaan atas perawatan kesehatan terhadap pasien menggunakan tarif INACBGs (Indonesian - Case Based Groups). Tarif INACBGs merupakan paket layanan yang didasarkan kepada pengelompokan diagnosa penyakit yang menggunakan kode ICD-10. Penelitian ini bertujuan menemukan pola frekuensi pada dataset INA-CBGs terutama kombinasi diagnosa agar diketahui kombinasi diagnosa apa saja yang sering muncul untuk bahan evaluasi lebih lanjut oleh pihak manajemen fasilitas kesehatan. Penelitian ini membandingkan kinerja Algoritma Apriori, FP-Growth dan Eclat. Nilai Akurasi Lift Ratio dan Rule Asosiasi ketiga algoritma didapatkan nilai yang sama, tetapi untuk waktu komputasi dan pemakaian memori pada Algoritma Eclat lebih banyak daripada Algoritma Apriori dan Fp-Growth, maka dapat disimpulkan bahwa Algoritma FP-Growth dan Apriori lebih cocok untuk dijadikan solusi dalam menemukan pola frekuensi pada dataset INACBGs.
Hasil dari proses pembentukan aturan asosiasi oleh algoritma Apriori, FP Growth dan ECLAT pada dataset DIAGLIST, dengan menentukan nilai support 0.6 didapatkan hasil yang sama yaitu memperoleh 7 aturan asosiasi, adapun deskripsi dari aturan asosiasi tersebut adalah “Jika pasien melahirkan dengan tindakan operasi caesar maka sebagian besar melahirkan 1 bayi, “Jika pasien melahirkan dengan normal maka sebagian besar melahirkan 1 bayi, “Jika pasien melahirkan bayi premature maka sebagian besar melahirkan 1 bayi, “Jika pasien didiagnosa tumor maka sebagian besar dilakukan kemoterapi, “Jika pasien bayi baru lahir mengalami susah menelan maka sebagian besar terkena juga penyakit kuning, “Jika pasien didiagnosa Hiperosmolalitas dan hypernatremia maka biasanya mengalami gagal nafas, “Jika pasien bayi lahir dengan berat badan rendah maka sebagian besar terkena juga penyakit kuning.Aturan asosiasi yang dihasilkan dari frequent itemset dapat dipakai sebagai pendukung keputusan bagi fasilitas kesehatan dalam melakukan persiapan pelayanan yang berkaitan antara dua penyakit, meningkatkan pemantauan pelayanan pada kasus-kasus penyakit yang sering terjadi, dan meningkatkan persiapan obat, alat kesehatan dan sarana prasarana yang mendukung pelayanan tersebut.Hasil perbandingan dari waktu proses perhitungan pembentukan aturan asosiasi dengan menggunakan algoritma Eclat membutuhkan waktu paling lama yaitu 179,21 detik, sedangkan FP-Growth adalah algoritma yang paling cepat waktu prosesnya yaitu 2,7484 detik.Dalam proses pembentukan aturan asosiasi Algoritma ECLAT membutuhkan kapasitas memori yang paling besar jika dibandingkan dengan kapasitas memori yang dibutuhkan Algoritma Apriori dan FP- Growth untuk melakukan proses perhitungan pembentukan aturan asosiasi tersebut.Maka dari hasil analisis ketiga perbandingan tadi peneliti menyimpulkan bahwa Algoritma FP-Growth adalah algoritma yang paling cocok dan efisien dalam melakukan proses pembentukan aturan asosiasi untuk dataset DIAGLIST pada database INACBG.
Berdasarkan hasil penelitian, algoritma FP-Growth menunjukkan kinerja yang lebih baik dalam menemukan pola frekuensi dan aturan asosiasi pada dataset INA-CBGs. Namun, penelitian ini hanya fokus pada variabel DIAGLIST dan belum mengungkap semua variabel lain yang dimiliki database INA-CBGs. Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan analisis yang lebih komprehensif dengan mempertimbangkan semua variabel dalam database. Selain itu, dapat dilakukan perbandingan dengan algoritma data mining lainnya untuk menemukan algoritma yang paling optimal dalam menganalisis dataset INA-CBGs. Dengan demikian, penelitian lanjutan dapat memberikan kontribusi yang lebih luas dalam bidang datascience dan membantu fasilitas kesehatan dalam melakukan evaluasi dan perbaikan layanan kesehatan.
- Determination of the best rule-based analysis results from the comparison of the Fp-Growth, Apriori,... doi.org/10.31940/matrix.v13i2.52-67Determination of the best rule based analysis results from the comparison of the Fp Growth Apriori doi 10 31940 matrix v13i2 52 67
- Evaluation of Apriori, FP growth and Eclat association rule mining algorithms | International journal... doi.org/10.53730/ijhs.v6nS2.6729Evaluation of Apriori FP growth and Eclat association rule mining algorithms International journal doi 10 53730 ijhs v6nS2 6729
- Comparison of Priori and FP-Growth Algorithms in Determining Association Rules | IEEE Conference Publication... doi.org/10.1109/ICEEIE47180.2019.8981438Comparison of Priori and FP Growth Algorithms in Determining Association Rules IEEE Conference Publication doi 10 1109 ICEEIE47180 2019 8981438
| File size | 432.01 KB |
| Pages | 15 |
| DMCA | Report |
Related /
IJID RSPISULIANTISAROSOIJID RSPISULIANTISAROSO Kesimpulan: Hasil penilaian sistem surveilens yang dikategorikan sangat baik adalah tujuan sistem surveilans, pengolahan dan analisis data, kelengkapanKesimpulan: Hasil penilaian sistem surveilens yang dikategorikan sangat baik adalah tujuan sistem surveilans, pengolahan dan analisis data, kelengkapan
PUBLIKASIINDONESIAPUBLIKASIINDONESIA Ketidaksesuaian spesifikasi barang (non-konformitas) merupakan salah satu penyebab utama terjadinya sengketa dalam pelaksanaan kontrak Pengadaan Barang/JasaKetidaksesuaian spesifikasi barang (non-konformitas) merupakan salah satu penyebab utama terjadinya sengketa dalam pelaksanaan kontrak Pengadaan Barang/Jasa
PUBLIKASIINDONESIAPUBLIKASIINDONESIA Mayoritas kasus luka bakar memiliki luas lebih dari 10% tubuh, dengan 43,3% kasus memiliki luas luka lebih dari 20%. Penelitian ini juga menunjukkan adanyaMayoritas kasus luka bakar memiliki luas lebih dari 10% tubuh, dengan 43,3% kasus memiliki luas luka lebih dari 20%. Penelitian ini juga menunjukkan adanya
POLTEKKES PADANGPOLTEKKES PADANG Kondisi ini menunjukkan adanya kelemahan dalam perilaku tenaga kesehatan terhadap pengelolaan limbah yang aman dan tepat. Penelitian ini bertujuan untukKondisi ini menunjukkan adanya kelemahan dalam perilaku tenaga kesehatan terhadap pengelolaan limbah yang aman dan tepat. Penelitian ini bertujuan untuk
UNIMMANUNIMMAN Namun, Ischemic Compression memberikan penurunan nyeri yang lebih signifikan dibandingkan Static Stretching. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah terdapatNamun, Ischemic Compression memberikan penurunan nyeri yang lebih signifikan dibandingkan Static Stretching. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah terdapat
UNIMMANUNIMMAN Proses implementasi dilakukan melalui sosialisasi, pengawasan rutin, serta konseling dengan penekanan pada aspek pencegahan dan rehabilitasi. EvaluasiProses implementasi dilakukan melalui sosialisasi, pengawasan rutin, serta konseling dengan penekanan pada aspek pencegahan dan rehabilitasi. Evaluasi
STIKESALMAARIFSTIKESALMAARIF Faktor lingkungan seperti suhu, kelembapan, pencahayaan, dan syarat teknis bangunan serta kepatuhan petugas dalam pelaksanaan cuci tangan diduga berperanFaktor lingkungan seperti suhu, kelembapan, pencahayaan, dan syarat teknis bangunan serta kepatuhan petugas dalam pelaksanaan cuci tangan diduga berperan
UMIUMI Penerapan metode data mining dalam analisis data medis terbukti memberikan hasil yang signifikan dan dapat digunakan sebagai acuan dalam pencegahan danPenerapan metode data mining dalam analisis data medis terbukti memberikan hasil yang signifikan dan dapat digunakan sebagai acuan dalam pencegahan dan
Useful /
UNKLABUNKLAB Studi ini bertujuan untuk mengembangkan arsitektur MobileNet guna menghasilkan model perangkat lunak yang dapat mengidentifikasi secara tepat dengan akurasiStudi ini bertujuan untuk mengembangkan arsitektur MobileNet guna menghasilkan model perangkat lunak yang dapat mengidentifikasi secara tepat dengan akurasi
UNKLABUNKLAB Selain itu, penyesuaian hyperparameter seperti jumlah epoch memiliki dampak signifikan terhadap hasil akhir model. Oleh karena itu, pemilihan optimizerSelain itu, penyesuaian hyperparameter seperti jumlah epoch memiliki dampak signifikan terhadap hasil akhir model. Oleh karena itu, pemilihan optimizer
UNKRISWINAUNKRISWINA Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu jenis penelitian hukum normatif-empiris. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa penanganan kasusMetode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu jenis penelitian hukum normatif-empiris. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa penanganan kasus
UNIVERSITAS BTHUNIVERSITAS BTH 019 kali lebih besar dibandingkan dengan ibu yang tingkat pengetahuannya baik (p-value=0. 001). Ibu post partum yang menjadi sedang mempunyai kecenderungan019 kali lebih besar dibandingkan dengan ibu yang tingkat pengetahuannya baik (p-value=0. 001). Ibu post partum yang menjadi sedang mempunyai kecenderungan