STKIP MELAWISTKIP MELAWI

QUANTUM: Jurnal Pembelajaran IPA dan AplikasinyaQUANTUM: Jurnal Pembelajaran IPA dan Aplikasinya

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kemampuan pemahaman siswa pada pembelajaran IPA sistem pernapasan manusia di kelas V SDN 13 Pesing. Jenis penelitian ini adalah penelitian fenomenologi dengan pendekatan kualitatif metode deskriptif. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas V. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik tes, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data meliputi tiga tahap yaitu tahap reduksi data, penyajian data dan kesimpulan. Hasil penelitian menyatakan bentuk kesulitan kemampuan pemahaman mata pelajaran IPA yaitu siswa kesulitan memahami saat mengerjakan latihan, tidak memahami simbol; memahami konsep dan materi, faktor penyebab kesulitan pemahaman kemampuan mengklasifikasi materi sistem pernapasan yaitu faktor internal seperti konsentrasi belajar tidak berlangsung lama, kemampuan mengingat sebagian siswa rendah, siswa kesulitan dalam memahami maksud soal. Faktor eksternal seperti guru memberikan pemahaman terlalu cepat, tidak menggunakan media dan siswa yang sering berbicara saat guru menerangkan dan upaya mengatasi kesulitan kemampuan pemahaman yaitu mengadakan bimbingan belajar, mengadakan remedial bagi yang nilainya rendah, mengganti metode yang digunakan, memberikan motivasi dan nasihat, menggunakan media yang sesuai dengan materi.

Beberapa siswa kelas V SD Negeri 13 Pesing mengalami kesulitan dalam kemampuan pemahaman konsep, terutama dalam menyelesaikan soal latihan.Faktor penyebab kesulitan tersebut meliputi faktor internal seperti kurangnya motivasi dan kebiasaan belajar yang buruk, serta faktor eksternal seperti lingkungan sekolah, keluarga, dan masyarakat.Upaya guru dalam mengatasi kesulitan ini meliputi pemberian jam tambahan, perhatian khusus, serta pendekatan pembelajaran yang melibatkan siswa secara aktif dalam menyimpulkan dan mendiskusikan materi.

Pertama, perlu dilakukan penelitian tentang efektivitas media pembelajaran berbasis benda daur ulang, seperti botol bekas, dalam meningkatkan pemahaman konsep sistem pernapasan dibandingkan media konvensional, untuk melihat apakah inovasi ini benar-benar mampu menurunkan beban kognitif siswa. Kedua, sebaiknya dikaji lebih lanjut bagaimana penerapan kerangka ICAP (Interactive-Constructive-Active-Passive) dalam pembelajaran IPA di sekolah dasar, khususnya dalam konteks pembelajaran sistem pernapasan, untuk mengetahui model pembelajaran aktif mana yang paling efektif meningkatkan keterlibatan dan pemahaman mendalam siswa. Ketiga, penting untuk mengeksplorasi peran pendampingan belajar dari orang tua di rumah secara sistematis, termasuk durasi, konsistensi, dan bentuk bimbingan yang paling mendukung, dalam kaitannya dengan kemampuan pemahaman IPA, agar dapat dirancang intervensi kolaboratif antara sekolah dan keluarga yang lebih terkoordinasi. Penelitian-penelitian ini akan saling melengkapi dengan temuan awal dan membuka jalan bagi strategi pembelajaran yang lebih holistik dan terukur di tingkat sekolah dasar.

Read online
File size366.23 KB
Pages5
DMCAReport

Related /

ads-block-test