UNSURIUNSURI
JURNAL LEGISIAJURNAL LEGISIAPerlindungan hukum terhadap korban kejahatan kekerasan seksual di perguruan tinggi merupakan fokus utama penelitian ini. Penelitian ini menggunakan metode hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan studi kasus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelecehan seksual sering terjadi di lingkungan pendidikan, termasuk sekolah, universitas, dan pesantren. Perlindungan bagi korban kekerasan seksual di perguruan tinggi diatur dalam Pasal 12 Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 30 Tahun 2021 tentang Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual di Perguruan Tinggi (PPKS). Pasal 14 dan 16 Permendikbudristek juga mengatur sanksi administratif bagi pelaku kejahatan seksual di perguruan tinggi. Meskipun KUHP tidak secara spesifik mengatur tindak kekerasan seksual, pelaku tetap dapat dijerat dengan hukuman pidana sesuai Pasal 289 hingga Pasal 296 KUHP.
Pemerintah telah menerbitkan Permendikbud Nomor 30 Tahun 2021 tentang PPKS untuk mencegah dan menangani kekerasan seksual di perguruan tinggi, termasuk memberikan pendampingan, pemulihan, sanksi administratif, dan perlindungan bagi korban.Pemberian sanksi kepada pelaku diharapkan memberikan keadilan bagi korban dan mengurangi trauma yang dialami, serta memberikan efek jera bagi pelaku lain sehingga kasus kekerasan seksual dapat menurun.Walaupun Permendikbudristek mengatur penanganan, pencegahan, perlindungan, dan sanksi administratif, hal ini saja belum cukup karena korban dapat mengalami gangguan aktivitas dan kesehatan psikis, sehingga diperlukan Undang-Undang yang secara eksklusif mengatur terkait kasus kekerasan seksual dengan sanksi pidana yang tepat dan setara.
Melihat masih banyaknya kasus kekerasan seksual di perguruan tinggi, penelitian lanjutan dapat difokuskan pada efektivitas implementasi Permendikbudristek Nomor 30 Tahun 2021 dalam memberikan perlindungan komprehensif bagi korban. Bagaimana persepsi dan pengalaman korban terhadap mekanisme pelaporan dan penanganan kasus yang ada? Studi komparatif antara perguruan tinggi yang berbeda, baik negeri maupun swasta, dapat dilakukan untuk mengidentifikasi praktik-praktik terbaik dalam pencegahan dan penanganan kekerasan seksual, termasuk peran aktif mahasiswa. Selain itu, perlu diteliti mengenai dampak psikologis jangka panjang yang dialami korban, serta model intervensi yang paling efektif untuk pemulihan trauma dan reintegrasi sosial korban kekerasan seksual di lingkungan kampus.
| File size | 423.74 KB |
| Pages | 13 |
| Short Link | https://juris.id/p-2JP |
| Lookup Links | Google ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard |
| DMCA | Report |
Related /
HTPHTP Upaya penanggulangan oleh pemerintah untuk kasus yang berhubungan dengan unggas sudah mempunyai Standar Opersional Prosedur yang jelas sehingga kasus cepatUpaya penanggulangan oleh pemerintah untuk kasus yang berhubungan dengan unggas sudah mempunyai Standar Opersional Prosedur yang jelas sehingga kasus cepat
KOMPETIFKOMPETIF Being an entrepreneur, working alone, managing, and being responsible for the business, offers great personal challenges because individuals work withBeing an entrepreneur, working alone, managing, and being responsible for the business, offers great personal challenges because individuals work with
SCADINDEPENDENTSCADINDEPENDENT Metode yang digunakan adalah metode kualitatif deskriptif, yang memaparkan hasil survei Mastel 2019 tentang wabah hoax nasional dengan pendekatan ideologiMetode yang digunakan adalah metode kualitatif deskriptif, yang memaparkan hasil survei Mastel 2019 tentang wabah hoax nasional dengan pendekatan ideologi
IAINPTKIAINPTK Dengan menggunakan kerangka kerja penelitian sosial-legal, penulis berargumentasi bahwa lebe berperan penting dalam mengakarnya praktik perkawinan anakDengan menggunakan kerangka kerja penelitian sosial-legal, penulis berargumentasi bahwa lebe berperan penting dalam mengakarnya praktik perkawinan anak
UNUJAUNUJA 9% increase in student performance (t = 2. 241, p = 0. 029). Data shows that from 2016/2017 to 2020/2021, there was a significant increase in the number9% increase in student performance (t = 2. 241, p = 0. 029). Data shows that from 2016/2017 to 2020/2021, there was a significant increase in the number
UMMUMM Penelitian doktrinal dilakukan dengan pendekatan legislatif dan konseptual, dilengkapi interpretasi teleologis terhadap materi hukum. Temuan menunjukkanPenelitian doktrinal dilakukan dengan pendekatan legislatif dan konseptual, dilengkapi interpretasi teleologis terhadap materi hukum. Temuan menunjukkan
UNSUNS Sejauh ini, Pemerintah Indonesia juga menunjukkan ketidaksediaannya untuk mengamandemen ketentuan diskriminatif dalam Undang-Undang Perkawinan Indonesia,Sejauh ini, Pemerintah Indonesia juga menunjukkan ketidaksediaannya untuk mengamandemen ketentuan diskriminatif dalam Undang-Undang Perkawinan Indonesia,
UNHASUNHAS Faktor kecerdasan memengaruhi anak untuk tidak mempertimbangkan konsekuensi tindakan kriminalnya dan tidak memahami pentingnya bimbingan maksimal setelahFaktor kecerdasan memengaruhi anak untuk tidak mempertimbangkan konsekuensi tindakan kriminalnya dan tidak memahami pentingnya bimbingan maksimal setelah
Useful /
SCADINDEPENDENTSCADINDEPENDENT (2-tailed) sebesar 0,000 yang menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara kelas eksperimen dan kelas kontrol. Model Problem Based Learning(2-tailed) sebesar 0,000 yang menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara kelas eksperimen dan kelas kontrol. Model Problem Based Learning
STIE AMKOPSTIE AMKOP The purpose is to analyze how these elements reshape banking operations and strategy. The research design involved a comprehensive synthesis of existingThe purpose is to analyze how these elements reshape banking operations and strategy. The research design involved a comprehensive synthesis of existing
UNDIKSHAUNDIKSHA Hasil statistik deskriptif menunjukkan bahwa nilai rata‑rata kompetensi menulis kelompok eksperimen (82,25) lebih tinggi daripada kelompok kontrol (78,67).Hasil statistik deskriptif menunjukkan bahwa nilai rata‑rata kompetensi menulis kelompok eksperimen (82,25) lebih tinggi daripada kelompok kontrol (78,67).
STIESASTIESA Metode statistik yang digunakan adalah uji validitas dan reliabilitas, analisis regresi linier sederhana, uji-t, serta koefisien determinasi dengan bantuanMetode statistik yang digunakan adalah uji validitas dan reliabilitas, analisis regresi linier sederhana, uji-t, serta koefisien determinasi dengan bantuan