STIESASTIESA

JPSAM (Journal of Public Sector Accounting and Management)JPSAM (Journal of Public Sector Accounting and Management)

Penelitian ini dilakukan di Sekretaris Desa di Subang. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberdayaan psikologi terhadap kualitas laporan alokasi dana desa. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Pemilihan sampel dilakukan dengan menggunakan metode purposive sampling. Sampel dalam penelitian ini adalah para sekretaris desa di Subang. Data yang digunakan berupa data ordinal. Metode statistik yang digunakan adalah uji validitas dan reliabilitas, analisis regresi linier sederhana, uji-t, serta koefisien determinasi dengan bantuan SPSS for Windows 22.00. Hasil penelitian menunjukkan bahwa partisipasi anggaran memengaruhi realisasi anggaran dengan nilai signifikan sebesar 0,040 dan memiliki nilai t hitung > t tabel dengan t hitung sebesar 1,996 dan t tabel sebesar 2,088, serta nilai t hitung positif. Koefisien determinasi (R Square) sebesar 0,059 x 100% = 5,9%, yang berarti nilai determinasi ini dipengaruhi oleh kualitas laporan alokasi dana desa melalui pemberdayaan psikologi (X) sebesar 5,9%.

Pemberdayaan psikologi Sekretaris Desa di Kabupaten Subang berada pada level sedang dengan skor 74%, mencakup indikator feeling of meaning (35,3%), competence (39%), self-determination (36,8%), dan impact (35,5%).Pemberdayaan psikologi berpengaruh signifikan terhadap kualitas laporan alokasi dana desa sebesar 5,9%.Hal ini menunjukkan bahwa peningkatan pemberdayaan psikologi sekretaris desa dapat memperbaiki kualitas pelaporan keuangan desa.

Pertama, perlu diteliti bagaimana pengaruh pelatihan keterampilan pelaporan keuangan terhadap peningkatan rasa kompetensi dan kualitas laporan keuangan desa, mengingat bahwa kompetensi menjadi salah satu dimensi utama dalam pemberdayaan psikologi. Kedua, penting untuk mengeksplorasi bagaimana sistem informasi pelaporan berbasis digital dapat meningkatkan rasa otonomi dan dampak kerja (impact) bagi sekretaris desa dalam menyusun laporan alokasi dana desa. Ketiga, sebaiknya dilakukan penelitian lanjutan mengenai peran transparansi informasi dari pemerintah daerah dalam memperkuat makna (meaning) dan motivasi kerja sekretaris desa terhadap tugas pelaporannya, karena akses terbuka terhadap informasi dinilai dapat mendukung iklim pemberdayaan yang lebih baik. Ketiga arah penelitian ini saling melengkapi dengan temuan bahwa lingkungan kerja dan struktur pendukung sangat memengaruhi persepsi pemberdayaan. Dengan memahami faktor-faktor spesifik yang membentuk dimensi pemberdayaan psikologi, maka intervensi kebijakan dapat dirancang lebih tepat sasaran. Selain itu, pendekatan kuantitatif bisa diperkaya dengan studi kualitatif untuk mendalami pengalaman subjektif para sekretaris desa. Penelitian yang menggabungkan variabel teknologi, pelatihan, dan transparansi informasi akan memberikan gambaran komprehensif tentang cara meningkatkan kualitas pelaporan keuangan secara berkelanjutan. Temuan dari penelitian-penelitian ini nantinya dapat menjadi dasar pengembangan modul pelatihan dan sistem pendukung pelaporan yang lebih efektif. Oleh karena itu, pendekatan terpadu yang menggabungkan aspek psikologis, teknologi, dan kebijakan organisasi perlu dieksplorasi lebih lanjut dalam konteks pemerintahan desa di Indonesia.

  1. #regresi linier#regresi linier
  2. #faktor spesifik#faktor spesifik
Read online
File size766.99 KB
Pages8
Short Linkhttps://juris.id/p-2JK
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test