MARKANDEYABALIMARKANDEYABALI

Jurnal Pendidikan Dasar Rare PustakaJurnal Pendidikan Dasar Rare Pustaka

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi dampak penerapan metode Discovery Learning terhadap hasil belajar Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) di SD Negeri 1 Nongan, Bali. Penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Subjek penelitian adalah siswa kelas 5 SD Negeri 1 Nongan. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Discovery Learning menciptakan pengalaman belajar interaktif dengan guru sebagai fasilitator yang membimbing siswa menyelesaikan masalah. Penerapan model ini berbasis Tri Hita Karana menciptakan hubungan harmonis antara manusia, Tuhan, sesama, dan alam. Discovery Learning meningkatkan hasil belajar secara signifikan, siswa aktif berpartisipasi dalam diskusi kelompok. Penerapan nilai-nilai Tri Hita Karana meningkatkan minat dan motivasi belajar siswa, menciptakan kerjasama positif di dalam kelas.

Penerapan metode discovery learning melibatkan siswa dalam pengalaman belajar dengan penemuan, di mana mereka dihadapkan pada masalah atau situasi menantang untuk mencari solusi.Guru berperan sebagai fasilitator yang membimbing siswa melalui berbagai langkah pembelajaran.Penerapan model pembelajaran discovery learning berbasis Tri Hita Karana dalam muatan IPA di SD Negeri 1 Nongan memberikan dampak positif yang signifikan terhadap kompetensi pengetahuan IPA siswa, peningkatan keaktifan belajar, dan kerjasama antar siswa.

Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dipertimbangkan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk menginvestigasi pengaruh penerapan model discovery learning berbasis Tri Hita Karana terhadap pengembangan karakter siswa, khususnya nilai-nilai spiritual dan moral. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan instrumen penilaian yang lebih komprehensif untuk mengukur dampak model pembelajaran ini terhadap berbagai aspek perkembangan siswa, termasuk kognitif, afektif, dan psikomotorik. Ketiga, penelitian lanjutan dapat dilakukan dengan melibatkan lebih banyak sekolah dan siswa dari berbagai latar belakang sosial budaya untuk menguji generalisasi temuan penelitian ini dan mengidentifikasi faktor-faktor kontekstual yang dapat mempengaruhi efektivitas model pembelajaran discovery learning berbasis Tri Hita Karana. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi yang lebih signifikan terhadap pengembangan model pembelajaran yang inovatif dan relevan dengan kebutuhan pendidikan di era modern, serta memperkuat pendidikan karakter berbasis kearifan lokal.

Read online
File size123.77 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test