MARKANDEYABALIMARKANDEYABALI
Jurnal Pendidikan Dasar Rare PustakaJurnal Pendidikan Dasar Rare PustakaPenelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas penerapan Model Pembelajaran Role-Playing dalam meningkatkan kualitas pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan (PKN). Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif untuk menggali pemahaman mendalam tentang implementasi model pembelajaran bermain peran dalam mata pelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan di kelas 4 SD Negeri 1 Nongan. Subjek penelitian adalah siswa dengan jumlah 11 orang di sekolah tersebut. Pengumpulan data dilakukan melalui tiga metode utama, yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian ditemukan bahwa (1) terdapat peningkatan yang signifikan pada pemahaman siswa terhadap materi pelajaran PKN, (2) Pemberian peran aktif kepada siswa dalam pembelajaran mampu meningkatkan motivasi, partisipasi, dan pemahaman konsep pembelajaran, (3) Model Pembelajaran Role-Playing memberikan dampak positif pada aspek nilai-nilai, sikap, dan perasaan siswa. Penerapan model ini berhasil membina sikap toleransi, menghargai satu sama lain, serta melatih siswa untuk mengendalikan ego mereka. Melalui proses bermain peran, siswa dapat merasakan dan memahami perspektif orang lain, sehingga dapat mengembangkan empati.
Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas penerapan Model Pembelajaran Role-Playing dalam meningkatkan kualitas pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan (PKN).Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model ini berhasil meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi pelajaran PKN, serta memberikan dampak positif pada aspek nilai-nilai, sikap, dan perasaan siswa.Melalui proses bermain peran, siswa dapat mengembangkan empati dan memahami perspektif orang lain.
Berdasarkan hasil penelitian, disarankan agar para guru lebih sering menggunakan Model Pembelajaran Role-Playing sebagai alternatif metode pembelajaran. Penggunaan metode ini terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman siswa dan membentuk sikap positif terhadap materi PKN. Selain itu, pihak sekolah dan kepala sekolah diharapkan memberikan dukungan dan fasilitasi yang memadai untuk pelaksanaan model pembelajaran ini, termasuk penyediaan ruang yang kondusif dan pengadaan bahan atau peralatan yang mendukung. Dengan demikian, diharapkan pembelajaran PKN dapat lebih bermakna dan efektif dalam membentuk karakter serta keterampilan kewarganegaraan siswa.
- PENERAPAN METODE ROLE PLAYING PADA MATA PELAJARAN PPKN DI SEKOLAH DASAR | Prima Magistra: Jurnal Ilmiah... doi.org/10.37478/jpm.v1i2.651PENERAPAN METODE ROLE PLAYING PADA MATA PELAJARAN PPKN DI SEKOLAH DASAR Prima Magistra Jurnal Ilmiah doi 10 37478 jpm v1i2 651
- Role Playing dalam Pembelajaran Pendidikan Pancasila Dan Kewarganegaraan | Jurnal Kewarganegaraan. role... doi.org/10.24114/jk.v18i1.22597Role Playing dalam Pembelajaran Pendidikan Pancasila Dan Kewarganegaraan Jurnal Kewarganegaraan role doi 10 24114 jk v18i1 22597
| File size | 118.96 KB |
| Pages | 8 |
| DMCA | Report |
Related /
MPUKUTURANMPUKUTURAN Dengan demikian, penelitian ini memberikan kontribusi konseptual dengan menempatkan kearifan lokal tidak sekadar sebagai kumpulan nilai, tetapi sebagaiDengan demikian, penelitian ini memberikan kontribusi konseptual dengan menempatkan kearifan lokal tidak sekadar sebagai kumpulan nilai, tetapi sebagai
BALIPROVBALIPROV Implikasi: Studi ini berkontribusi dengan mengusulkan kerangka Stimulus–Organisme–Respons yang mengintegrasikan inovasi teknologi, persepsi konsumen,Implikasi: Studi ini berkontribusi dengan mengusulkan kerangka Stimulus–Organisme–Respons yang mengintegrasikan inovasi teknologi, persepsi konsumen,
UNIFLORUNIFLOR Implementasi kebiasaan toleransi melalui kesepakatan kelas di SD Negeri Sukorejo 01 telah berkontribusi signifikan dalam membentuk karakter siswa dan menciptakanImplementasi kebiasaan toleransi melalui kesepakatan kelas di SD Negeri Sukorejo 01 telah berkontribusi signifikan dalam membentuk karakter siswa dan menciptakan
UNSUNS Metode pelaksanaan meliputi survei lapangan, focus group discussion (FGD) bersama petani, serta implementasi program pembangunan embung kecil dengan sistemMetode pelaksanaan meliputi survei lapangan, focus group discussion (FGD) bersama petani, serta implementasi program pembangunan embung kecil dengan sistem
JOMPUJOMPU Menganalisis tindak tutur menarik untuk mengkaji ujaran di program studi pendidikan bahasa dan sastra indonesia,STKIP Yapis Dompu. Umumnya penelitian yangMenganalisis tindak tutur menarik untuk mengkaji ujaran di program studi pendidikan bahasa dan sastra indonesia,STKIP Yapis Dompu. Umumnya penelitian yang
UNDIKSHAUNDIKSHA Hasilnya, nilai toleransi diterapkan konkret dalam pembagian air yang adil berdasarkan kebutuhan dan musyawarah. Subak Wingin yang terletak di Banjar DinasHasilnya, nilai toleransi diterapkan konkret dalam pembagian air yang adil berdasarkan kebutuhan dan musyawarah. Subak Wingin yang terletak di Banjar Dinas
ALFARABIALFARABI Pengembangan kurikulum memerlukan landasan filosofis, sosial, psikologis, teoritik, dan sosiologis agar sesuai harapan. Prinsip pengembangan kurikulumPengembangan kurikulum memerlukan landasan filosofis, sosial, psikologis, teoritik, dan sosiologis agar sesuai harapan. Prinsip pengembangan kurikulum
UNIRAYAUNIRAYA Untuk meningkatkan gaya kepemimpinan yang lebih efektif dan efisien, pemimpin harus menjadi contoh yang baik dan memberikan semangat kepada pegawai. SemangatUntuk meningkatkan gaya kepemimpinan yang lebih efektif dan efisien, pemimpin harus menjadi contoh yang baik dan memberikan semangat kepada pegawai. Semangat
Useful /
PROSCIENCESPROSCIENCES Desain laporan kasus deskriptif digunakan, dengan data dikumpulkan melalui wawancara, pemeriksaan fisik, dan dokumentasi selama tiga kunjungan antenatalDesain laporan kasus deskriptif digunakan, dengan data dikumpulkan melalui wawancara, pemeriksaan fisik, dan dokumentasi selama tiga kunjungan antenatal
ALFARABIALFARABI Faktor penunjang penerapan SIMDIK adalah keberadaan sistem Dapodik dan dukungan dari berbagai pihak, sedangkan hambatan utama adalah kesulitan guru berusiaFaktor penunjang penerapan SIMDIK adalah keberadaan sistem Dapodik dan dukungan dari berbagai pihak, sedangkan hambatan utama adalah kesulitan guru berusia
UMLUML Instrumen yang digunakan yaitu skala presenteeism (α=0,891), skala dukungan rekan kerja (α=0,896), dan skala stres kerja (α=0,944). Hasil analisis dataInstrumen yang digunakan yaitu skala presenteeism (α=0,891), skala dukungan rekan kerja (α=0,896), dan skala stres kerja (α=0,944). Hasil analisis data
UMLUML Penelitian ini menunjukkan bahwa kedua subjek memiliki tingkat hardiness tinggi. Sehingga kedua subjek menjadi individu-individu yang hardiness, hal tersebutPenelitian ini menunjukkan bahwa kedua subjek memiliki tingkat hardiness tinggi. Sehingga kedua subjek menjadi individu-individu yang hardiness, hal tersebut