PROSCIENCESPROSCIENCES

One moment, please...One moment, please...

Wanita primigravida lebih rentan terhadap anemia daripada multigravida karena pengetahuan terbatas tentang perawatan kehamilan dan hemodilusi fisiologis. Laporan kasus ini bertujuan untuk menggambarkan perawatan kebidanan untuk primigravida pada trimester kedua dengan anemia ringan di Puskesmas Tongguh, Kabupaten Bangkalan, Indonesia. Desain laporan kasus deskriptif digunakan, dengan data dikumpulkan melalui wawancara, pemeriksaan fisik, dan dokumentasi selama tiga kunjungan antenatal antara Januari dan Mei 2025, setelah persetujuan dari pasien. Pada kunjungan pertama, ibu memiliki asupan besi dan suplemen mikronutrien berganda yang tidak teratur, perawatan antenatal yang tidak teratur, dan kadar hemoglobin 10,2 g/dL. Perawatan termasuk pendidikan gizi, bimbingan terstruktur tentang konsumsi besi dan MMS yang benar, pemberian tablet besi, dan pemantauan kepatuhan selama kunjungan. Pada kunjungan ketiga, kadar hemoglobin meningkat menjadi 11,4 g/dL, konjungtiva pucat hilang, dan kelelahan berkurang. Pendidikan terstruktur dan pemantauan kepatuhan untuk suplementasi besi dan MMS efektif dalam mengatasi anemia ringan pada kasus ini, mendukung integrasi pemantauan kepatuhan yang konsisten ke dalam perawatan antenatal rutin.

Asuhan kebidanan berbasis edukasi gizi, penyediaan Tablet Tambah Darah, dan pemantauan kepatuhan konsumsi Tablet Tambah Darah serta MMS pada setiap kunjungan terbukti efektif memperbaiki status anemia ringan pada primigravida trimester II, ditandai dengan peningkatan kadar hemoglobin dari 10,2 g/dL menjadi 11,4 g/dL serta hilangnya keluhan cepat lelah dan konjungtiva pucat dalam tiga kali kunjungan.Temuan ini menegaskan pentingnya pemantauan kepatuhan suplementasi zat besi yang konsisten dan berkesinambungan, bukan hanya pemberian tablet semata, sebagai strategi pencegahan perburukan anemia pada kehamilan pertama, khususnya di wilayah dengan prevalensi anemia kehamilan yang relatif tinggi seperti Puskesmas Tongguh, Kabupaten Bangkalan.

Saran penelitian lanjutan yang dapat diusulkan berdasarkan latar belakang, metode, hasil, dan keterbatasan dalam paper ini adalah: 1. Menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi kepatuhan ibu hamil dalam mengonsumsi Tablet Tambah Darah dan Multiple Micronutrient Supplement (MMS) secara teratur. Penelitian ini dapat dilakukan dengan menggunakan metode survei atau studi observasional, dan bertujuan untuk mengidentifikasi hambatan dan motivator dalam kepatuhan suplementasi. 2. Mengeksplorasi strategi intervensi yang efektif untuk meningkatkan kepatuhan suplementasi zat besi pada ibu hamil. Penelitian ini dapat mencakup desain eksperimental atau quasi-eksperimental, dengan fokus pada intervensi edukasi, pengingat, atau dukungan sosial yang dapat meningkatkan kepatuhan. 3. Meneliti efektivitas pemantauan kepatuhan suplementasi berbasis kunjungan berkala dalam mencegah perburukan anemia pada primigravida. Studi ini dapat dilakukan dengan membandingkan kelompok ibu hamil yang menerima pemantauan kepatuhan dengan kelompok kontrol, dan mengevaluasi dampak intervensi pada status anemia dan hasil kehamilan. Dengan menggabungkan saran-saran ini, penelitian lanjutan dapat lebih menyelidiki faktor-faktor yang mempengaruhi kepatuhan suplementasi, mengembangkan strategi intervensi yang efektif, dan mengevaluasi dampak pemantauan kepatuhan dalam mencegah anemia pada kehamilan pertama.

  1. Defisiensi Zat Besi dengan Kejadian Anemia pada Ibu Hamil | Journal of Telenursing (JOTING). defisiensi... doi.org/10.31539/joting.v4i1.3254Defisiensi Zat Besi dengan Kejadian Anemia pada Ibu Hamil Journal of Telenursing JOTING defisiensi doi 10 31539 joting v4i1 3254
  2. Hubungan Pengetahuan Dan Kepatuhan Ibu Hamil Konsumsi Tablet Tambah Darah Dengan Kejadian Anemia Di Kecamatan... ejournal2.undip.ac.id/index.php/jekk/article/view/10180Hubungan Pengetahuan Dan Kepatuhan Ibu Hamil Konsumsi Tablet Tambah Darah Dengan Kejadian Anemia Di Kecamatan ejournal2 undip ac index php jekk article view 10180
  3. PENILAIAN STATUS GIZI IBU HAMIL | Jurnal Pengabdian Masyarakat (Jupemas). penilaian status gizi hamil... doi.org/10.36465/jupemas.v5i1.1287PENILAIAN STATUS GIZI IBU HAMIL Jurnal Pengabdian Masyarakat Jupemas penilaian status gizi hamil doi 10 36465 jupemas v5i1 1287
  4. Faktor Risiko Terjadinya Anemia pada Ibu Hamil | Journal of Telenursing (JOTING). faktor risiko anemia... journal.ipm2kpe.or.id/index.php/JOTING/article/view/4252Faktor Risiko Terjadinya Anemia pada Ibu Hamil Journal of Telenursing JOTING faktor risiko anemia journal ipm2kpe index php JOTING article view 4252
Read online
File size367.54 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test