UNIGALUNIGAL

Jurnal Keperawatan GaluhJurnal Keperawatan Galuh

Komunikasi efektif merupakan elemen penting dalam pelayanan keperawatan yang berkualitas, dan penerapan metode SBAR terbukti meningkatkan interaksi antar tenaga kesehatan. Penelitian ini menggunakan pendekatan literature review terhadap 11 artikel yang dipublikasikan antara tahun 2020–2025. Hasil sintesis menunjukkan bahwa 9 dari 11 studi (82%) melaporkan peningkatan signifikan dalam efektivitas komunikasi perawat-dokter setelah pelatihan SBAR, serta peningkatan keselamatan pasien melalui penurunan kesalahan medis dan keluhan pelayanan. Beberapa penelitian juga menunjukkan bahwa pelatihan SBAR mampu meningkatkan kepuasan kerja perawat dan keterlibatan pasien dalam proses perawatan. Namun demikian, implementasi SBAR di lapangan masih menghadapi kendala pada aspek pengetahuan dan konsistensi penggunaan. Diperlukan pelatihan berkelanjutan dan dukungan organisasi untuk mengoptimalkan manfaat SBAR dalam praktik klinis.

Metode komunikasi SBAR terbukti efektif untuk meningkatkan kejelasan komunikasi perawat-dokter dan mutu pelayanan keperawatan secara keseluruhan.Tinjauan sistematis ini menunjukkan bahwa SBAR meningkatkan efektivitas komunikasi dan keselamatan pasien.Kontribusi baru dari tinjauan ini adalah penegasan bahwa masalah utama bukan lagi pada pengenalan SBAR, melainkan pada kualitas penerapan, terutama pada komponen Assessment dan Recommendation.

Berdasarkan tinjauan literatur, terdapat beberapa arah penelitian lanjutan yang menjanjikan. Pertama, perlu dilakukan penelitian longitudinal dengan desain Randomized Controlled Trial (RCT) untuk mengevaluasi keberlanjutan efektivitas SBAR dalam jangka panjang, terutama setelah pelatihan dihentikan. Kedua, penelitian kuantitatif dapat dilakukan untuk mengidentifikasi faktor-faktor kepemimpinan dan dukungan organisasi yang paling berpengaruh terhadap keberhasilan implementasi SBAR di berbagai unit pelayanan. Ketiga, penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus dapat digunakan untuk mengeksplorasi bagaimana SBAR dapat diadaptasi dan diintegrasikan dengan teknologi, seperti sistem elektronik, untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas komunikasi dalam praktik keperawatan. Integrasi ketiga saran ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang bagaimana memaksimalkan manfaat SBAR dalam meningkatkan kualitas pelayanan keperawatan dan keselamatan pasien, serta mengidentifikasi strategi yang efektif untuk mengatasi tantangan implementasi di berbagai konteks klinis.

  1. Implementation of Situation, Background, Assessment, and Recommendation (SBAR) Format During Handover... doi.org/10.53713/nhsj.v3i2.180Implementation of Situation Background Assessment and Recommendation SBAR Format During Handover doi 10 53713 nhsj v3i2 180
  2. Evaluation of a Paper-Based Checklist versus an Electronic Handover Tool Based on the Situation Background... doi.org/10.3390/jcm10245724Evaluation of a Paper Based Checklist versus an Electronic Handover Tool Based on the Situation Background doi 10 3390 jcm10245724
Read online
File size721.16 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test