GUNABANGSAGUNABANGSA
Journal of HealthJournal of HealthLatar Belakang: Menstruasi merupakan tanda seorang wanita mengalami pertumbuhan dan pubertas. Remaja yang mengalami menstruasi perlu memelihara kebersihan diri dan kesehatan organ kewanitaan meliputi kebersihan kulit, mulut, gigi, rambut, telinga, kaki, kuku serta alat genitalia. Dampak yang akan terjadi jika tidak melakukan kebersihan menstruasi dengan baik dapat menimbulkan masalah kesehatan pada organ reproduksi, hampir 14% remaja perempuan mengalami infeksi vagina dan 60% mengalami keputihan. Berdasarkan data statistik di Indonesia tahun 2017 dari 69,4 juta remaja perempuan terdapat 63 juta (90,9%) remaja perempuan memiliki kebersihan diri menstruasi yang sangat buruk, salah satunya yaitu pengetahuan yang kurang baik terhadap kebersihan diri yang menjadi salah satu faktor penyebab untuk tidak melakukan perilaku kebersihan diri saat menstruasi dengan benar. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kebersihan diri saat menstruasi. Metode: Metode yang digunakan dalam artikel ini berupa Literature Review. Peneliti mencari beberapa literatur internasional dan nasional menggunakan database Google Scholar, GARUDA dan Pubmed dengan kata kunci kebersihan diri, hygiene, remaja, menstruasi, kebersihan diri saat menstruasi. Hasil: Review menunjukkan bahwa faktor-faktor yang berhubungan dengan kebersihan diri saat menstruasi yaitu pengetahuan, peran orang tua, kepercayaan terhadap mitos, sumber informasi, sarana prasarana, teman sebaya, tempat tinggal dan agama. Kesimpulan: Terdapat hubungan antara pengetahuan, peran orang tua, kepercayaan terhadap mitos, sumber informasi, sarana prasarana, teman sebaya, tempat tinggal dan agama dengan kebersihan diri saat menstruasi pada remaja perempuan.
Penelitian ini menyimpulkan bahwa pengetahuan memiliki hubungan dengan kebersihan saat menstruasi pada remaja, dengan pengetahuan yang lebih baik remaja akan memiliki perilaku yang lebih baik.Peran orang tua penting untuk memberi pemahaman remaja perempuan tentang cara menjaga dan memelihara kesehatan organ reproduksinya selama menstruasi.Kepercayaan remaja terhadap mitos juga berkaitan dengan perilaku kebersihan menstruasi, remaja yang mempercayai mitos memiliki perilaku kebersihan menstruasi yang buruk.Agama, sarana prasarana, dukungan teman sebaya dan tempat tinggal juga berperan penting, dengan pemberian informasi yang akurat dan akses terhadap produk kebersihan menstruasi dapat meningkatkan perilaku kebersihan remaja saat menstruasi.
1) Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi dampak pendidikan digital terhadap peningkatan pengetahuan dan praktik kebersihan menstruasi di kalangan remaja, khususnya di daerah pedesaan dengan akses internet terbatas. 2) Studi lebih lanjut perlu dilakukan untuk membandingkan praktik kebersihan menstruasi antara remaja dari latar belakang budaya berbeda di Indonesia, terutama mengidentifikasi pengaruh norma sosial dan agama terhadap kebiasaan mereka. 3) Penelitian juga dapat fokus pada evaluasi peran sekolah dalam menyediakan fasilitas dan program edukasi yang mendukung kebersihan menstruasi, termasuk pengaruhnya terhadap kepercayaan diri dan kesehatan reproduksi remaja perempuan.
- Vol. 13 No. 2 (2026): Journal of Health (JoH) - July | Journal of Health. vol journal health joh july... journal.gunabangsa.ac.id/joh/issue/view/15Vol 13 No 2 2026 Journal of Health JoH July Journal of Health vol journal health joh july journal gunabangsa ac joh issue view 15
- Menstrual hygiene practices among high school girls in urban areas in Northeastern Ethiopia: A neglected... doi.org/10.1371/journal.pone.0248825Menstrual hygiene practices among high school girls in urban areas in Northeastern Ethiopia A neglected doi 10 1371 journal pone 0248825
- PENYULUHAN TENTANG PUBERTAS DALAM MENGHADAPI PERUBAHAN FISIK PADA REMAJA | Rosita | JMM (Jurnal Masyarakat... doi.org/10.31764/jmm.v7i1.11982PENYULUHAN TENTANG PUBERTAS DALAM MENGHADAPI PERUBAHAN FISIK PADA REMAJA Rosita JMM Jurnal Masyarakat doi 10 31764 jmm v7i1 11982
| File size | 303.42 KB |
| Pages | 13 |
| DMCA | Report |
Related /
STIEKENSTIEKEN Responden yang dipilih sebagai sampel sebanyak 68 menggunakan metode purposive sampling. Metode analisis yang digunakan adalah regresi linier bergandaResponden yang dipilih sebagai sampel sebanyak 68 menggunakan metode purposive sampling. Metode analisis yang digunakan adalah regresi linier berganda
GUNABANGSAGUNABANGSA Penelitian dilaksanakan di wilayah kerja Puskesmas Sukarahayu, Subang. Hasil: Terdapat peningkatan signifikan pada kelompok intervensi setelah diberikanPenelitian dilaksanakan di wilayah kerja Puskesmas Sukarahayu, Subang. Hasil: Terdapat peningkatan signifikan pada kelompok intervensi setelah diberikan
GUNABANGSAGUNABANGSA Latar belakang: Tuberkulosis (TB) merupakan masalah kesehatan global yang hingga saat ini masih belum teratasi, termasuk di Indonesia. Peningkatan angkaLatar belakang: Tuberkulosis (TB) merupakan masalah kesehatan global yang hingga saat ini masih belum teratasi, termasuk di Indonesia. Peningkatan angka
GUNABANGSAGUNABANGSA Tujuan: Studi ini bertujuan menentukan korelasi antara durasi doomscrolling dan kualitas tidur anak usia sekolah. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatanTujuan: Studi ini bertujuan menentukan korelasi antara durasi doomscrolling dan kualitas tidur anak usia sekolah. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan
GUNABANGSAGUNABANGSA Temuan ini memberikan kontribusi berupa data awal mengenai potensi fungi endofit tanaman kunyit sebagai sumber agen antibakteri terhadap Salmonella typhi.Temuan ini memberikan kontribusi berupa data awal mengenai potensi fungi endofit tanaman kunyit sebagai sumber agen antibakteri terhadap Salmonella typhi.
GUNABANGSAGUNABANGSA Studi ini memberikan kontribusi substantif dengan melakukan sintesis pengetahuan yang sebelumnya terfragmentasi, serta menjembatani kesenjangan teoretisStudi ini memberikan kontribusi substantif dengan melakukan sintesis pengetahuan yang sebelumnya terfragmentasi, serta menjembatani kesenjangan teoretis
GUNABANGSAGUNABANGSA Variabel yang mempengaruhi intensitas nyeri leher adalah jenis dan ukuran bantal. Kedua variabel tersebut terbukti secara signifikan mempengaruhi intensitasVariabel yang mempengaruhi intensitas nyeri leher adalah jenis dan ukuran bantal. Kedua variabel tersebut terbukti secara signifikan mempengaruhi intensitas
JOURNAL COMPUTINGJOURNAL COMPUTING Masalah utama yang dibahas dalam penelitian ini adalah identifikasi kekurangan SILTANUS untuk secara efektif mengevaluasi fungsionalitas sistem dan kinerjaMasalah utama yang dibahas dalam penelitian ini adalah identifikasi kekurangan SILTANUS untuk secara efektif mengevaluasi fungsionalitas sistem dan kinerja
Useful /
LITERASIKITAINDONESIALITERASIKITAINDONESIA Pembelajaran berdiferensiasi memberikan variasi pembelajaran dan meningkatkan partisipasi aktif guru dan siswa, namun siswa masih mengalami kesulitan dalamPembelajaran berdiferensiasi memberikan variasi pembelajaran dan meningkatkan partisipasi aktif guru dan siswa, namun siswa masih mengalami kesulitan dalam
UADUAD Selain itu, studi ini bergantung pada indikator perbankan sebagai proxy untuk inklusi keuangan, sementara dimensi yang lebih luas seperti layanan keuanganSelain itu, studi ini bergantung pada indikator perbankan sebagai proxy untuk inklusi keuangan, sementara dimensi yang lebih luas seperti layanan keuangan
GUNABANGSAGUNABANGSA Respons inflamasi yang melibatkan sel leukosit berperan penting dalam ketidakstabilan plak aterosklerosis dan terjadinya cedera miokard. Tujuan: PenelitianRespons inflamasi yang melibatkan sel leukosit berperan penting dalam ketidakstabilan plak aterosklerosis dan terjadinya cedera miokard. Tujuan: Penelitian
JOURNAL COMPUTINGJOURNAL COMPUTING Pengembangan aplikasi ini menunjukkan bahwa sistem yang dirancang efektif dalam mengatasi tantangan pengelolaan arsip di Dinas Kearsipan Provinsi SumateraPengembangan aplikasi ini menunjukkan bahwa sistem yang dirancang efektif dalam mengatasi tantangan pengelolaan arsip di Dinas Kearsipan Provinsi Sumatera