GUNABANGSAGUNABANGSA

Journal of HealthJournal of Health

Latar Belakang: Sindrom Koroner Akut (SKA) merupakan salah satu penyebab utama morbiditas dan mortalitas di dunia. Respons inflamasi yang melibatkan sel leukosit berperan penting dalam ketidakstabilan plak aterosklerosis dan terjadinya cedera miokard. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara jumlah dan jenis leukosit dengan kadar creatine kinase myocardial band (CK-MB) pada pasien SKA. Metode: Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional dengan retrospective memanfaatkan data sekunder dari rekam medis 126 pasien SKA yang dirawat di RSUD Ulin Banjarmasin pada tahun 2017. Data jumlah leukosit total, neutrofil, limfosit, dan kadar CK-MB dikumpulkan dan dianalisis menggunakan analisis regresi linear. Hasil: Hasil analisis menunjukkan adanya hubungan positif yang signifikan antara jumlah leukosit total dengan kadar CK-MB (p = 0,001), yang menunjukkan bahwa peningkatan jumlah leukosit berkaitan dengan meningkatnya derajat cedera miokard. Sebaliknya, jumlah limfosit menunjukkan hubungan positif yang signifikan dengan kadar CK-MB (p = 0,003). Sementara itu, jumlah neutrofil tidak menunjukkan hubungan yang bermakna dengan kadar CK-MB. Kesimpulan: Jumlah leukosit dan limfosit memiliki hubungan yang signifikan dengan kadar CK-MB pada pasien SKA, sehingga berpotensi digunakan sebagai penanda inflamasi sederhana yang berkaitan dengan cedera miokard.

Penelitian ini menunjukkan bahwa jumlah leukosit memiliki hubungan positif yang signifikan dengan kadar CK-MB pada pasien sindrom koroner akut (SKA).Sebaliknya, jumlah limfosit menunjukkan hubungan positif yang signifikan dengan kadar CK-MB, sedangkan jumlah neutrofil tidak menunjukkan hubungan yang bermakna.Temuan ini menunjukkan bahwa parameter hematologi sederhana seperti leukosit dan limfosit berpotensi digunakan sebagai indikator inflamasi yang berkaitan dengan derajat cedera miokard pada pasien SKA.

Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan biomarker alternatif berbasis leukosit untuk diagnosis awal SKA, khususnya pada populasi dengan akses terbatas ke fasilitas laboratorium. Selain itu, penting untuk mengeksplorasi peran neutrofil dalam konteks spesifik jenis kelamin atau usia, mengingat variasi respons inflamasi terhadap kerusakan miokard. Terakhir, studi lebih lanjut perlu menggabungkan data genetik dan faktor lingkungan untuk memahami mekanisme interaksi antara respons imun dan progresivitas penyakit aterosklerosis.

  1. Client Challenge. client challenge javascript disabled browser please enable proceed required part site... doi.org/10.1186/s12964-024-01505-0Client Challenge client challenge javascript disabled browser please enable proceed required part site doi 10 1186 s12964 024 01505 0
  2. Hubungan Jumlah dan Jenis Leukosit dengan Kadar Creatine Kinase Myocardial Band (CK-MB) pada Penderita... journal.gunabangsa.ac.id/joh/article/view/274Hubungan Jumlah dan Jenis Leukosit dengan Kadar Creatine Kinase Myocardial Band CK MB pada Penderita journal gunabangsa ac joh article view 274
  3. Vol. 13 No. 2 (2026): Journal of Health (JoH) - July | Journal of Health. vol journal health joh july... journal.gunabangsa.ac.id/joh/issue/view/15Vol 13 No 2 2026 Journal of Health JoH July Journal of Health vol journal health joh july journal gunabangsa ac joh issue view 15
Read online
File size271.11 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test