POLTEKKES MALANGPOLTEKKES MALANG

Jurnal Keperawatan TerapanJurnal Keperawatan Terapan

Perilaku konsumsi remaja yang cenderung memilih makanan cepat saji dan mengikuti tren diet tidak sehat menyebabkan ketidakseimbangan status gizi. Pada 2023, prevalensi remaja kurus di Indonesia sebesar 7,6%, overweight 12,1%, dan obesitas 4,1%. Di Jawa Timur, angka overweight 13,3%, dan di Kabupaten Malang, obesitas remaja putra 19,7% serta putri 32,9%. Di SMK Plus Almaarif Singosari, belum tersedia kantin sehat dan pemahaman gizi siswa masih rendah. Penelitian menggunakan metode pre-eksperimen 60 siswa menunjukkan pemberdayaan OSIS melalui tujuh langkah intervensi berhasil membentuk Kader GENZI dan meningkatkan pengetahuan, sikap konsumsi makanan bergizi secara signifikan (p=0,001). Pemberdayaan OSIS terbukti efektif dalam edukasi gizi remaja.

Pemberdayaan OSIS di SMK Plus Almaarif Singosari berhasil meningkatkan pengetahuan dan sikap siswa terkait makanan bergizi seimbang melalui tujuh tahapan intervensi.Kader GENZI yang terbentuk berperan aktif dalam menyebarkan informasi kesehatan.Penelitian ini menunjukkan bahwa pendekatan peer educator melalui OSIS efektif dalam mengubah perilaku konsumsi makanan remaja.

Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak jangka panjang pemberdayaan OSIS terhadap kebiasaan makan remaja. Selain itu, studi tentang peran orang tua dalam mendukung edukasi gizi dapat dikembangkan. Riset juga perlu memperluas cakupan intervensi dengan memadukan pendekatan kesehatan masyarakat dan program sekolah untuk meningkatkan keterlibatan seluruh stakeholder.

Read online
File size220.42 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test