POLTEKKES MALANGPOLTEKKES MALANG

Jurnal Keperawatan TerapanJurnal Keperawatan Terapan

Penuaan menyebabkan perubahan fisik dan psikososial yang dapat menurunkan kemandirian lansia dalam melakukan aktivitas sehari-hari (ADL). Keluarga berperan penting dalam mempertahankan kemandirian tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara peran keluarga dengan kemandirian ADL pada lansia. Penelitian menggunakan desain analitik observasional dengan pendekatan cross-sectional dan teknik accidental sampling pada 61 lansia. Instrumen penelitian meliputi kuesioner peran keluarga dan Indeks Barthel. Analisis data dilakukan menggunakan uji chi-square. Hasil menunjukkan bahwa 36,10% lansia dengan peran keluarga baik berada pada kategori mandiri, dan uji chi-square memperoleh nilai p = 0,000. Hasil ini menunjukkan adanya hubungan signifikan antara peran keluarga dan kemandirian ADL lansia. Peran keluarga berkontribusi dalam mempertahankan kemandirian dan meningkatkan kualitas hidup lansia, sehingga diperlukan upaya pemberdayaan keluarga untuk mendukung fungsi ADL secara berkelanjutan.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa 36,10% lansia dengan peran keluarga yang baik berada pada kategori mandiri dalam ADL, 1,6% memiliki kemandirian ringan, dan tidak ada yang berada pada kategori sedang.Uji statistik chi-square menunjukkan nilai p = 0,000, sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan signifikan antara peran keluarga dengan kemandirian ADL lansia di Desa Sumberagung, Kecamatan Selorejo, Kabupaten Blitar.Peran keluarga merupakan salah satu faktor utama yang memengaruhi kualitas hidup lansia dengan menjaga kemandirian mereka serta meningkatkan kesejahteraan fisik, emosional, dan sosial.Keterlibatan aktif keluarga sangat diperlukan dalam menjaga kemandirian lansia.Program-program pelatihan keluarga dapat diimplementasikan untuk meningkatkan peran keluarga dalam mendukung kemandirian ADL lansia secara berkelanjutan.

Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengidentifikasi faktor-faktor spesifik dalam keluarga yang berkontribusi terhadap kemandirian ADL lansia. Kedua, penelitian dapat berfokus pada strategi-strategi intervensi yang dapat meningkatkan peran keluarga dalam mendukung kemandirian lansia. Ketiga, penelitian juga dapat mengeksplorasi dampak jangka panjang dari dukungan keluarga terhadap kualitas hidup lansia dan bagaimana hal ini dapat mempengaruhi kesehatan fisik dan mental mereka.

  1. The prevalence of functional disability and its impact on older adults in the ASEAN region: a systematic... doi.org/10.4178/epih.e2022058The prevalence of functional disability and its impact on older adults in the ASEAN region a systematic doi 10 4178 epih e2022058
Read online
File size258.38 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test