POLTEKKES MALANGPOLTEKKES MALANG

Jurnal Keperawatan TerapanJurnal Keperawatan Terapan

Kekurangan nutrisi termasuk salah satu masalah gizi yang bisa menghambat proses pertumbuhan dan perkembangan anak. Di seluruh dunia, sebagian anak usia 0-5 tahun mengalami masalah kurang gizi, termasuk banyak yang mengalami berat badan rendah. Kurangnya asupan buah dan sayur dapat menyebabkan tubuh kekurangan nutrisi penting seperti vitamin, mineral, dan serat, sehingga berpotensi menimbulkan berbagai penyakit. Cara efektif untuk menyampaikan bahwa pentingnya makan buah dan sayur pada anak salah satunya dengan melalui edukasi. Tujuan dari penelitian ini adalah menciptakan media edukasi papan magnet siluet manusia sehat tentang pola hidup sehat pada anak pra sekolah. Penelitian ini menggunakan metode Reseach and Development (R&D), prosedur penelitian menggunakan model ADDIE terdiri dari lima tahapan meliputi tahap analisis, perancangan, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Teknik purposive sampling digunakan dalam mendapatkan 10 partisipan sesuai dengan kriteria inklusi meliputi: anak usia pra sekolah, anak yang mengikuti kegiatan edukasi pola hidup sehat, dan orang tua/wali yang bersedia mendampingi serta memberikan penilaian terhadap media. Dilaksanakan di TK wilayah Kec. Wonodadi Kab. Blitar pada bulan maret sampai april 2025. Hasil validasi ahli menunjukkan kategori sangat layak dan hasil uji coba partisipan memperoleh kategori sangat layak. Produk yang dikembangkan seperti papan yang bergambar anak dengan organ tubuh manusia serta magnet yang bergambar buah dan sayur sehingga menarik dan dapat dipahami oleh anak. Peneliti selanjutnya dapat menguji media pada sampel lebih beragam dan mengembangkan aspek kesehatan lain, sedangkan institusi pendidikan dapat mengadopsinya sebagai alat pembelajaran interaktif dengan dukungan pelatihan guru.

Pengembangan media edukasi papan magnet siluet manusia sehat dinyatakan layak digunakan sebagai media pembelajaran pola hidup sehat pada anak prasekolah dan mendapat respons positif dari pengguna.Media ini membantu mempermudah penyampaian materi serta meningkatkan ketertarikan dan pemahaman anak melalui pendekatan visual dan interaktif.Penelitian selanjutnya disarankan untuk menguji efektivitas media ini pada jumlah sampel yang lebih besar, durasi intervensi yang lebih panjang, serta mengembangkan variasi materi pola hidup sehat agar dapat diaplikasikan secara lebih luas.

Untuk penelitian selanjutnya, disarankan untuk menguji media ini pada sampel yang lebih beragam, termasuk anak-anak dari berbagai latar belakang sosial dan ekonomi. Selain itu, perlu dikembangkan aspek kesehatan lain yang terkait dengan pola hidup sehat, seperti aktivitas fisik dan kebiasaan tidur yang sehat. Institusi pendidikan dapat mengadopsi media ini sebagai alat pembelajaran interaktif dengan dukungan pelatihan guru. Penelitian selanjutnya juga dapat mengeksplorasi dampak jangka panjang dari penggunaan media ini terhadap perilaku makan dan kesehatan anak prasekolah.

  1. Pengembangan Video Pembelajaran Anggota Tubuh dengan Animasi dan Lagu untuk Anak Usia Dini | Jurnal Ilmu... doi.org/10.70340/jirsi.v4i1.180Pengembangan Video Pembelajaran Anggota Tubuh dengan Animasi dan Lagu untuk Anak Usia Dini Jurnal Ilmu doi 10 70340 jirsi v4i1 180
  2. Aksi sosial petualangan rasa: menjelajahi dunia makanan bergizi untuk tumbuh kembang pada anak sekolah... doi.org/10.17977/um075v5i12025p63-76Aksi sosial petualangan rasa menjelajahi dunia makanan bergizi untuk tumbuh kembang pada anak sekolah doi 10 17977 um075v5i12025p63 76
  3. Peningkatan status gizi balita kekurangan gizi dari intervensi program Pemberian Makanan Tambahan (PMT)... doi.org/10.32734/trophico.v2i1.8658Peningkatan status gizi balita kekurangan gizi dari intervensi program Pemberian Makanan Tambahan PMT doi 10 32734 trophico v2i1 8658
Read online
File size673.17 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test