ABHINAYAABHINAYA
Journal of Public Health and NursingJournal of Public Health and NursingWatson mendefinisikan perawatan dari dasar filosofis eksistensial yang berakar pada spiritualitas. Perawatan adalah moral ideal dari keperawatan. Manusia akan ada jika dimensi spiritualitas meningkat, yang ditunjukkan dengan penerimaan diri, tingkat kesadaran diri yang tinggi, dan kekuatan dari dalam diri. Perawatan juga berarti tanggung jawab, berdasarkan koneksi antara perawat dan klien, di mana perawat membantu partisipasi klien, membantu klien memperoleh pengetahuan, dan meningkatkan kesehatan berdasarkan faktor karatif, hubungan perawatan transpersonal, dan momen perawatan. Kepuasan pasien adalah faktor penting dalam mengevaluasi kualitas layanan keperawatan yang diberikan oleh perawat di rumah sakit, dan perilaku perawatan perawat adalah aspek yang terkait dengan layanan keperawatan karena perawatan mencakup hubungan interpersonal dan memengaruhi kualitas layanan serta kepuasan pasien. Desain penelitian ini adalah deskriptif analitik kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Jumlah responden adalah 58 orang yang dipilih dengan teknik sampling probabilitas, khususnya sampling acak sederhana. Alat yang digunakan adalah kuesioner perawatan Watson untuk perawat dan kuesioner kepuasan pasien dengan analisis univariat dan bivariat serta nilai p signifikan dan korelasi Rank Spearman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar perawat di ruang perawatan inap Puskesmas Sengkol menunjukkan perilaku perawatan yang tinggi berdasarkan pendekatan teori Jean Watson, dan sebagian besar pasien merasa puas hingga sangat puas terhadap layanan yang diterima. Hasil uji statistik Rank Spearman menunjukkan adanya hubungan signifikan dan kuat antara perilaku perawatan perawat dengan kepuasan pasien (p = 0.001; r = 0.625). Ini memastikan bahwa perilaku perawatan adalah aspek penting dalam membentuk pengalaman positif pasien selama pemeliharaan.
Penelitian ini menyimpulkan bahwa terdapat korelasi signifikan dan kuat positif antara perilaku perawatan perawat berdasarkan teori Jean Watson dan tingkat kepuasan pasien di ruang perawatan inap Puskesmas Sengkol (p=0.Sebagian besar perawat menunjukkan perilaku perawatan yang tinggi (65.5%), sedangkan sebagian besar pasien melaporkan kepuasan hingga sangat puas terhadap layanan keperawatan (67.Temuan ini memperkuat bahwa penerapan prinsip perawatan Watson, termasuk hubungan perawatan transpersonal, faktor karatif, dan momen perawatan, merupakan determinan kritis kualitas layanan keperawatan dan kepuasan pasien.Perawatan melampaui prosedur teknis, merepresentasikan pendekatan holistik yang mencakup dimensi emosional, spiritual, dan interpersonal yang membangun kepercayaan pasien dan pengalaman kesehatan positif.
Berdasarkan temuan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dikembangkan. Pertama, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi dampak faktor budaya terhadap efektivitas teori perawatan Watson di berbagai wilayah Indonesia, mengingat perbedaan konteks sosial dan kepercayaan masyarakat. Kedua, studi dapat fokus pada peran teknologi dalam meningkatkan komunikasi antara perawat dan pasien sambil tetap mempertahankan aspek perawatan yang humanis, terutama dalam lingkungan kesehatan yang semakin digital. Ketiga, penelitian lanjutan dapat mengevaluasi dampak jangka panjang penerapan prinsip perawatan Watson terhadap hasil kesehatan pasien, kepuasan staf perawat, dan citra institusi kesehatan, dengan mempertimbangkan tantangan seperti keterbatasan sumber daya di puskesmas. Saran-saran ini bertujuan untuk memperkaya pemahaman tentang bagaimana pendekatan perawatan holistik dapat diintegrasikan secara berkelanjutan dalam praktik keperawatan.
- ViewArticleDetail. 0 doi.org/10.31838/ijpr/2019.11.01.043ViewArticleDetail 0 doi 10 31838 ijpr 2019 11 01 043
- Hubungan Caring Perawat dengan Kepuasaan Pasien | Jurnal Sains dan Kesehatan. hubungan caring perawat... doi.org/10.57151/jsika.v1i2.43Hubungan Caring Perawat dengan Kepuasaan Pasien Jurnal Sains dan Kesehatan hubungan caring perawat doi 10 57151 jsika v1i2 43
| File size | 180.56 KB |
| Pages | 6 |
| DMCA | Report |
Related /
IAINU KEBUMENIAINU KEBUMEN Sedangkan saluran digital meningkatkan efisiensi, jangkauan, dan transparansi. Nilai IFAS 2,66 dan EFAS 2,53 menempatkan organisasi pada Kuadran I, yangSedangkan saluran digital meningkatkan efisiensi, jangkauan, dan transparansi. Nilai IFAS 2,66 dan EFAS 2,53 menempatkan organisasi pada Kuadran I, yang
ABHINAYAABHINAYA Untuk mengidentifikasi prediktor paling konsisten dari tidak hadirnya pasien dalam perawatan primer dan mengevaluasi efektivitas intervensi pengingat danUntuk mengidentifikasi prediktor paling konsisten dari tidak hadirnya pasien dalam perawatan primer dan mengevaluasi efektivitas intervensi pengingat dan
UIN MALANGUIN MALANG Salah satu metode yang efektif untuk membantu mempercepat proses tersebut adalah penggunaan bengkung (stagen). Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahuiSalah satu metode yang efektif untuk membantu mempercepat proses tersebut adalah penggunaan bengkung (stagen). Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui
UIN MALANGUIN MALANG Hasil menunjukkan peningkatan berat badan rata-rata bayi dari 7,1419 kg sebelum intervensi menjadi 7,5243 kg setelah intervensi. Analisis statistik menggunakanHasil menunjukkan peningkatan berat badan rata-rata bayi dari 7,1419 kg sebelum intervensi menjadi 7,5243 kg setelah intervensi. Analisis statistik menggunakan
UIN MALANGUIN MALANG Riset ini merupakan penelitian kepustakaan kualitatif dengan desain penelitian Systematic Literature Review (Tinjauan Pustaka Sistematis). Metode: ProtokolRiset ini merupakan penelitian kepustakaan kualitatif dengan desain penelitian Systematic Literature Review (Tinjauan Pustaka Sistematis). Metode: Protokol
UNISTIUNISTI Teknik sampling yang digunakan adalah simple random sampling dengan jumlah sampel 85 orang, diukur melalui kuesioner. Data dianalisis menggunakan analisisTeknik sampling yang digunakan adalah simple random sampling dengan jumlah sampel 85 orang, diukur melalui kuesioner. Data dianalisis menggunakan analisis
UNISTIUNISTI Kesimpulan penelitian menyimpulkan bahwa pengaruh kepemimpinan terhadap komitmen anggota kelompok tani maju makmur signifikan, sehingga pengembangan kepemimpinanKesimpulan penelitian menyimpulkan bahwa pengaruh kepemimpinan terhadap komitmen anggota kelompok tani maju makmur signifikan, sehingga pengembangan kepemimpinan
UNISTIUNISTI Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) umur perusahaan (X1) berpengaruh positif terhadap risiko investasi (Y); (2) ukuran perusahaan (X2) berpengaruh positifHasil penelitian menunjukkan bahwa (1) umur perusahaan (X1) berpengaruh positif terhadap risiko investasi (Y); (2) ukuran perusahaan (X2) berpengaruh positif
Useful /
ASY SYUKRIYYAHASY SYUKRIYYAH 745, p = 0,000) dan hasil uji F yang signifikan menegaskan bahwa peningkatan kepatuhan terhadap prinsip seperti transaksi bebas riba, kejujuran, transparansi,745, p = 0,000) dan hasil uji F yang signifikan menegaskan bahwa peningkatan kepatuhan terhadap prinsip seperti transaksi bebas riba, kejujuran, transparansi,
UNESAUNESA Pada penelitian ini data yang dikumpulkan yaitu berupa data primer dan data sekunder dengan menggunakan teknik pengumpulan data melalui wawancara, dokumentasiPada penelitian ini data yang dikumpulkan yaitu berupa data primer dan data sekunder dengan menggunakan teknik pengumpulan data melalui wawancara, dokumentasi
SAGITASAGITA Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak modernisasi bagi pemaknaan kebaya tradisional terhadap para remaja. Pemilik Salon Yudistira menjadiPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak modernisasi bagi pemaknaan kebaya tradisional terhadap para remaja. Pemilik Salon Yudistira menjadi
SAGITASAGITA Hasil penelitian menunjukkan sistem ini dapat meningkatkan efektivitas dan efisiensi proses pembimbingan akademik anatar dosen dan mahasiswa. Sistem iniHasil penelitian menunjukkan sistem ini dapat meningkatkan efektivitas dan efisiensi proses pembimbingan akademik anatar dosen dan mahasiswa. Sistem ini