SAGITASAGITA

Future Academia : The Journal of Multidisciplinary Research on Scientific and AdvancedFuture Academia : The Journal of Multidisciplinary Research on Scientific and Advanced

Era modernisasi menjadi era perubahan dan perkembangan dalam segala aspek, salah satunya dalam aspek budaya. Budaya pakaian adat kebaya telah mengalami perkembangan, baik dalam penggunaan maupun bentuk aslinya. Macam‑macam bentuk kebaya tradisional mencerminkan daerahnya, selain itu kebaya tradisional juga memiliki makna yang dalam. Perubahan terhadap kebaya dengan adanya modernisasi mengakibatkan berkurangnya makna yang terkandung dalam kebaya, juga kesakralan yang mulai menghilang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak modernisasi bagi pemaknaan kebaya tradisional terhadap para remaja. Pemilik Salon Yudistira menjadi subjek dalam penelitian karena merupakan salah satu salon yang menyadari dampak modernisasi bagi kebaya dan berusaha melestarikan kebaya langsung kepada tradisional melalui promosinya pelanggannya. Atas usahanya, pemilik Salon Yudistira ini mendapat penghargaan atas pelestarian budaya daerah. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi dan wawancara.

Kebaya tradisional tetap relevan meski mengalami perubahan akibat modernisasi, karena dapat beradaptasi dengan desain dan fungsi kontemporer.Peran lembaga seperti salon pengantin menjadi kunci pelestarian nilai budaya, dengan pendekatan langsung memberi pemaknaan dan edukasi kepada calon pengantin.Untuk mempertahankan warisan kebaya, perlu penguatan promosi, kolaborasi antar pelaku budaya, dan kebijakan yang mendukung pengembangan produk kebaya tradisional secara berkelanjutan.

Penelitian lanjutan dapat meneliti dampak sosial budaya kebaya modern pada generasi muda di wilayah lain agar memahami variasi penggunaan. Selanjutnya, studi tentang efektivitas strategi promosi langsung salon pengantin dibandingkan media sosial dapat menilai cara terbaik menyebarkan makna kebaya. Terakhir, penelitian dapat memfokuskan pengembangan model kebaya tradisional yang menarik bagi masyarakat, menggabungkan nilai estetika lokal dengan tren global untuk menjamin kelestarian kebaya di masa depan.

  1. Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Indonesia (JISHI). fenomena lunturnya tradisi jawa fashion modernisasi... ojs.journals.id/index.php/jishi/article/view/40Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Indonesia JISHI fenomena lunturnya tradisi jawa fashion modernisasi ojs journals index php jishi article view 40
  2. Strategi Komunikasi Pada Komunitas Perempuan “Selaksabaya” Kabupaten Blitar dalam Memperkenalkan... doi.org/10.55397/cps.v1i2.13Strategi Komunikasi Pada Komunitas Perempuan AuSelaksabayaAy Kabupaten Blitar dalam Memperkenalkan doi 10 55397 cps v1i2 13
  3. PEMANFAATAN FANPAGE FACEEBOOK: PENJAHIT KEBAYA DAN SALON DI DESA SIOPAT SOSOR KABUPATEN SAMOSIR | EJOIN... doi.org/10.55681/ejoin.v2i2.2386PEMANFAATAN FANPAGE FACEEBOOK PENJAHIT KEBAYA DAN SALON DI DESA SIOPAT SOSOR KABUPATEN SAMOSIR EJOIN doi 10 55681 ejoin v2i2 2386
  4. KOODJA, ondel-ondel dan eksistensi berkesenian di Jakarta | Dimensia: Jurnal Kajian Sosiologi. koodja... doi.org/10.21831/dimensia.v12i2.64412KOODJA ondel ondel dan eksistensi berkesenian di Jakarta Dimensia Jurnal Kajian Sosiologi koodja doi 10 21831 dimensia v12i2 64412
Read online
File size218.52 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test