UINSAUINSA

Islamica: Jurnal Studi KeislamanIslamica: Jurnal Studi Keislaman

Penelitian ini memeriksa produksi ruang keagamaan di wilayah Sunan Ampel, Surabaya, melalui pendekatan sosiologis‑historis, menekankan konsep ruang yang hidup dan dialektika antara keagungan serta ekonomi. Berangkat dari teori produksi ruang Henri Lefebvre, artikel ini berargumen bahwa keagungan Ampel bukan entitas statis yang diwarisi ahistoris, melainkan hasil konstruksi sosial yang terus diproduksi dan direproduksi melalui praktik ritual, hubungan sosial, aktivitas ekonomi, dan memori kolektif yang dibentuk secara historis. Metode kualitatif menggunakan wawancara mendalam, observasi lapangan, dan analisis dokumen sejarah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara sosiologis dan historis, Ampel berevolusi dari pemukiman keagamaan menjadi kawasan wisata keagamaan dan pariwisata urban dengan lapisan makna simbolik, sosial, dan ekonomi. Dialektik antara keagungan dan ekonomi tidak hadir sebagai konflik struktural bersifat biner, melainkan sebagai pengalaman sosial sehari‑hari yang dinegosiasikan oleh aktor. Di ruang Ampel yang hidup, aktivitas ekonomi terkait dengan etika keagamaan dan ekonomi moral, sehingga mendukung keberlanjutan ruang suci.

Wilayah Sunan Ampel merupakan ruang keagamaan urban yang dibangun melalui proses sosial‑sejarah kompleks, dipertahankan lewat praktik suci, memori kolektif, dan adaptasi ekonomi.Keagungan ruang tidak bersifat inheren melainkan dihasilkan secara sosial dan historis, sehingga tidak tetap.Kegiatan ekonomi terintegrasi dalam kerangka moral, mendukung keberlanjutan dan persepsi ruang suci.

Penelitian lanjut dapat meneliti bagaimana nilai-nilai moral dan etika ekonomi di wilayah Sunan Ampel memengaruhi persepsi para pelaku ekonomi terhadap batasan etika di ruang suci, serta mengkaji persepsi masyarakat terhadap peran aktor non-lokal dalam menjaga identitas keagamaan yang menegaskan perlunya evaluasi kebijakan pengelolaan ruang keagamaan melalui pendekatan partisipatif; selanjutnya, studi komparatif antara situs wali di Jawa Timur dapat mengidentifikasi pola umum dan variasi dalam hubungan antara pelestarian ruang suci dan aktivitas ekonomi, sehingga dapat diusulkan kerangka kerja pengelolaan berkelanjutan yang memperkaya pandangan teoretis mengenai produksi ruang keagamaan; terakhir, analisis longitudinal mengenai dampak kebijakan pariwisata dan perencanaan kota pada dinamika simbolik dan ekonomi di kawasan Ampel dapat mengungkap perubahan jangka panjang yang memandu intervensi kebijakan berbasis data mengenai penyelarasan antara pertumbuhan ekonomi dan pelestarian nilai spiritual.

  1. Spatial Analysis for Fire Risk Reduction in Kampung Ampel Cultural Heritage Area, Surabaya | Hudanti... doi.org/10.14710/geoplanning.7.1.1-16Spatial Analysis for Fire Risk Reduction in Kampung Ampel Cultural Heritage Area Surabaya Hudanti doi 10 14710 geoplanning 7 1 1 16
  2. Dampak Ekonomi Wisata Religi, Studi Kasus Kawasan Wisata Sunan Ampel Surabaya | BISMA (Bisnis dan Manajemen).... journal.unesa.ac.id/index.php/bisma/article/view/2741Dampak Ekonomi Wisata Religi Studi Kasus Kawasan Wisata Sunan Ampel Surabaya BISMA Bisnis dan Manajemen journal unesa ac index php bisma article view 2741
  3. The Commodification of Religious Tourism in the Tomb of Sunan Kudus. religious tourism tomb sunan kudus... works.hcommons.org/records/4tj66-1dw75The Commodification of Religious Tourism in the Tomb of Sunan Kudus religious tourism tomb sunan kudus works hcommons records 4tj66 1dw75
Read online
File size839.95 KB
Pages25
DMCAReport

Related /

ads-block-test