YAYASANBHZYAYASANBHZ

Ahsani Taqwim: Jurnal Pendidikan dan KeguruanAhsani Taqwim: Jurnal Pendidikan dan Keguruan

Penelitian ini mengkaji peran pemuda dalam meningkatkan kesadaran keagamaan masyarakat di Desa Simpang Duhu Lombang, Kecamatan Ulu Pungkut, Kabupaten Mandailing Natal. Kajian ini didasari pemahaman bahwa pemuda berfungsi sebagai agen perubahan sosial dan keagamaan, khususnya di lingkungan pedesaan. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif studi kasus melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, penelitian menemukan bahwa pemuda berperan besar dalam penyelenggaraan serta penggerakan kegiatan keagamaan, seperti pengajian Al-Quran, kegiatan remaja masjid, dan pembinaan pendidikan agama anak. Upaya tersebut juga memperkuat nilai moral dan etika Islam melalui kegiatan sosial keagamaan yang menonjolkan solidaritas dan kebersamaan. Penelitian juga mengungkap adanya hambatan, seperti keterbatasan sarana, dukungan masyarakat yang belum merata, serta pengaruh modernisasi dan media sosial terhadap pola perilaku pemuda. Untuk mengatasinya, pemuda menerapkan berbagai strategi, antara lain memperkuat kepengurusan remaja masjid, memperbanyak kegiatan Islami yang edukatif, dan bekerja sama dengan tokoh agama untuk meningkatkan efektivitas program. Penelitian menyimpulkan bahwa peran pemuda memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan kesadaran keagamaan masyarakat melalui kegiatan formal dan nonformal. Kolaborasi lebih kuat antara tokoh agama, pemerintah desa, dan masyarakat sangat diperlukan untuk menjaga keberlanjutan peran pemuda.

Berdasarkan hasil analisis dan temuan penelitian terkait penggunaan model pembelajaran Brain Based Learning (BBL) dalam meningkatkan kemampuan berpikir kreatif matematis dan kemandirian belajar mahasiswa Program Studi Pendidikan Matematika Unsika, diperoleh beberapa kesimpulan penting.Pertama, kemampuan berpikir kreatif matematis mahasiswa yang belajar menggunakan model BBL terbukti lebih baik dibandingkan dengan mahasiswa yang mengikuti pembelajaran konvensional.Hal ini terlihat dari kemampuan mereka menghasilkan ide baru, memecahkan masalah, serta mengembangkan gagasan secara lebih fleksibel.Tingkat kemandirian belajar mahasiswa yang mengikuti pembelajaran BBL juga lebih tinggi dibandingkan dengan kelas konvensional.Mahasiswa menjadi lebih mampu mengatur proses belajarnya sendiri, memilih strategi belajar yang sesuai, serta mengambil keputusan secara mandiri.Di kelas yang menggunakan BBL, aspek merancang kegiatan belajar seperti menganalisis tugas dan menentukan strategi belajar menjadi aspek yang paling menonjol dibandingkan dengan aspek menerapkan strategi, memantau perkembangan belajar, atau mengevaluasi hasil belajar.Penelitian ini juga menunjukkan adanya hubungan positif antara kemandirian belajar dan kemampuan berpikir kreatif matematis.Semakin mandiri mahasiswa dalam belajar, semakin baik pula kemampuan kreatif matematis yang mereka miliki.

Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk fokus pada pengembangan model pembelajaran yang lebih inovatif dan efektif dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa di era digital. Penelitian ini dapat mengeksplorasi strategi-strategi pembelajaran yang memanfaatkan teknologi digital, seperti penggunaan media sosial, aplikasi mobile, atau platform online untuk meningkatkan keterlibatan dan motivasi siswa dalam belajar. Selain itu, penelitian juga dapat menyelidiki peran guru dalam memfasilitasi dan mengarahkan siswa dalam berpikir kritis, serta bagaimana guru dapat menciptakan lingkungan belajar yang mendukung pengembangan keterampilan berpikir kritis siswa. Penelitian lanjutan juga dapat mengeksplorasi dampak dari implementasi model pembelajaran baru terhadap hasil belajar siswa, baik dalam hal penguasaan materi pelajaran maupun kemampuan berpikir kritis mereka. Dengan demikian, penelitian ini dapat memberikan kontribusi dalam pengembangan metode pembelajaran yang lebih relevan dan efektif di era digital, serta meningkatkan kualitas pendidikan agama Islam di Indonesia.

  1. Strengthening Islamic Religious Education Values in Developing Independent Character | Al-Hayat: Journal... doi.org/10.35723/ajie.v8i3.580Strengthening Islamic Religious Education Values in Developing Independent Character Al Hayat Journal doi 10 35723 ajie v8i3 580
  2. APA PsycNet. psycnet loading doi.org/10.1037//0003-066x.34.10.906APA PsycNet psycnet loading doi 10 1037 0003 066x 34 10 906
  3. REVISITING CRITICAL THINKING THROUGH QURANIC LENS | AL-BURHĀN: JOURNAL OF QURʾĀN AND SUNNAH STUDIES.... journals.iium.edu.my/al-burhan/index.php/al-burhan/article/view/340REVISITING CRITICAL THINKING THROUGH QURANIC LENS AL BURHAN JOURNAL OF QURAN AND SUNNAH STUDIES journals iium edu my al burhan index php al burhan article view 340
  4. View of Development of textbook integrated of metacognition, critical thinking, Islamic values, and character.... pegegog.net/index.php/pegegog/article/view/1810/560View of Development of textbook integrated of metacognition critical thinking Islamic values and character pegegog index php pegegog article view 1810 560
  5. The Development of Metacognitive Models to Support Students' Autonomous Learning: Lessons from Indonesian... hindawi.com/journals/edri/2022/6102282The Development of Metacognitive Models to Support Students Autonomous Learning Lessons from Indonesian hindawi journals edri 2022 6102282
Read online
File size600.95 KB
Pages14
DMCAReport

Related /

ads-block-test