YAYASANBHZYAYASANBHZ

Ahsani Taqwim: Jurnal Pendidikan dan KeguruanAhsani Taqwim: Jurnal Pendidikan dan Keguruan

Integrasi Kecerdasan Buatan (AI) ke dalam dunia pendidikan telah membawa transformasi signifikan dalam proses pengajaran, pembelajaran, dan penilaian. AI menawarkan manfaat berupa jalur pembelajaran yang dipersonalisasi, sistem tutor cerdas, dan efisiensi administratif. Namun, penerapannya juga menghadirkan tantangan kritis seperti privasi data, bias algoritmik, kesenjangan akses teknologi, serta risiko berkurangnya interaksi manusia antara guru dan siswa. Untuk mengatasi tantangan ini, diperlukan kolaborasi antara pendidik, ahli teknologi, dan pembuat kebijakan guna merumuskan pedoman etis, mempromosikan akses yang adil, dan memastikan AI berfungsi sebagai alat pendukung, bukan pengganti, dalam pendidikan berbasis manusia.

Penerapan AI dalam pendidikan tidak dapat dilakukan sembarangan.dibutuhkan pendekatan holistik yang seimbang antara teknologi, etika, pelatihan sumber daya manusia, dan regulasi ketat.Hanya melalui langkah terencana dan terintegrasi, AI dapat memberi manfaat maksimal dalam meningkatkan kualitas pembelajaran tanpa mengorbankan nilai kemanusiaan dan keadilan sosial.Ke depan, kolaborasi antara pemerintah, institusi pendidikan, pengembang teknologi, guru, dan masyarakat luas menjadi kunci sukses transformasi pendidikan dengan AI.

Bagaimana efektivitas pelatihan berkelanjutan bagi guru dalam memanfaatkan AI secara etis dapat diukur di lingkungan pendidikan Islam? Apakah model kebijakan regulasi yang melibatkan stakeholder lokal dapat mengurangi bias algoritmik dalam sistem pembelajaran AI? Seperti apa kerangka kerja untuk menilai dampak jangka panjang AI terhadap interaksi sosial dan karakter siswa di sekolah Islam?.

Read online
File size278.86 KB
Pages14
DMCAReport

Related /

ads-block-test