KAMPUSMELAYUKAMPUSMELAYU
MBISKU: Jurnal Manajemen Bisnis dan KeuanganMBISKU: Jurnal Manajemen Bisnis dan KeuanganPerkembangan Kecerdasan Buatan (AI) telah membawa perubahan signifikan dalam praktik manajemen bisnis kontemporer, terutama dalam proses pengambilan keputusan dan peningkatan kinerja organisasi. Artikel ini bertujuan untuk menguji secara konseptual peran Kecerdasan Buatan (AI) dalam manajemen bisnis dengan menekankan implikasinya terhadap kualitas pengambilan keputusan manajerial dan kinerja organisasi. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur dengan menganalisis jurnal nasional dan internasional bereputasi serta buku-buku akademik yang relevan dengan topik Kecerdasan Buatan (AI), pengambilan keputusan, dan kinerja organisasi. Teknik analisis data dilakukan melalui analisis konten dan analisis tematik untuk mengidentifikasi pola, tema, dan hubungan konseptual antara konsep-konsep kunci. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kecerdasan Buatan (AI) berperan sebagai pendorong pengambilan keputusan berbasis data yang mampu meningkatkan akurasi, kecepatan, dan adaptabilitas keputusan manajerial. Selain itu, Kecerdasan Buatan (AI) berkontribusi pada peningkatan kinerja organisasi, baik dari aspek operasional maupun strategis, bila diintegrasikan secara harmonis dengan strategi dan kapabilitas organisasi. Artikel ini juga menegaskan bahwa Kecerdasan Buatan (AI) dapat dipahami sebagai sumber daya strategis dan kapabilitas dinamis yang mendukung penciptaan keunggulan kompetitif berkelanjutan. Secara teoretis, studi ini memperkaya literatur manajemen bisnis melalui integrasi AI dengan pengambilan keputusan strategis dan teori manajemen, serta memberikan implikasi praktis bagi manajer dalam merancang strategi implementasi Kecerdasan Buatan (AI) yang efektif.
Tinjauan literatur ini menyimpulkan bahwa Kecerdasan Buatan (AI) merupakan elemen strategis dalam manajemen bisnis kontemporer yang secara signifikan meningkatkan kualitas pengambilan keputusan dan kinerja organisasi, mendorong transformasi paradigma manajerial menuju pendekatan berbasis data.Pengaruh AI terhadap kinerja bersifat kontekstual dan non-deterministik, sangat bergantung pada tingkat integrasinya dengan strategi, struktur organisasi, dan kapabilitas manajerial.Secara praktis, manajer perlu memandang AI sebagai bagian dari arsitektur pengambilan keputusan strategis, dengan penekanan pada kesiapan data, kompetensi analitis, tata kelola, dan etika untuk memaksimalkan kontribusinya pada kinerja dan daya saing organisasi.
Untuk memperkaya pemahaman kita tentang peran Kecerdasan Buatan (AI) dalam manajemen bisnis kontemporer, beberapa arah penelitian lanjutan yang baru dapat diusulkan. Pertama, perlu adanya eksplorasi lebih lanjut mengenai bagaimana integrasi AI secara holistik di berbagai fungsi bisnis dapat menciptakan sinergi yang tidak hanya meningkatkan efisiensi operasional, tetapi juga mendorong inovasi produk dan layanan berkelanjutan serta adaptabilitas organisasi terhadap disrupsi pasar. Pertanyaan kuncinya adalah bagaimana orkestrasi kapabilitas AI lintas departemen dapat menghasilkan nilai tambah yang melampaui peningkatan kinerja di setiap fungsi individual, terutama dalam menghadapi dinamika lingkungan bisnis yang kompleks. Kedua, dengan semakin terintegrasinya AI, penting untuk mengkaji secara empiris bagaimana peran dan kompetensi yang dibutuhkan oleh manajer berevolusi dalam ekosistem kerja yang didukung AI. Penelitian dapat berfokus pada dinamika kolaborasi antara kecerdasan manusia dan kecerdasan buatan dalam pengambilan keputusan strategis, mengidentifikasi keterampilan manajerial baru yang krusial untuk menginterpretasikan dan memanfaatkan rekomendasi AI, serta strategi untuk mengatasi potensi bias algoritmik. Terakhir, mengingat pentingnya faktor kontekstual yang telah disebutkan, riset mendalam diperlukan untuk menganalisis bagaimana budaya organisasi yang spesifik dan kerangka tata kelola etika AI yang kuat memengaruhi tingkat kepercayaan pemangku kepentingan terhadap keputusan berbasis AI. Hal ini termasuk menyelidiki dampaknya terhadap legitimasi dan reputasi organisasi dalam jangka panjang, serta bagaimana organisasi dapat menyeimbangkan inovasi AI dengan pertimbangan etis guna membangun kepercayaan dan penerimaan baik di internal maupun eksternal.
| File size | 411.22 KB |
| Pages | 15 |
| DMCA | Report |
Related /
DINASTIRESDINASTIRES Kegiatan pertambangan di daerah ini telah menyebabkan pencemaran sumber air yang dikelola oleh Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM), yang berdampak padaKegiatan pertambangan di daerah ini telah menyebabkan pencemaran sumber air yang dikelola oleh Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM), yang berdampak pada
IPMIIPMI Kerangka kerja komprehensif untuk adopsi AI yang disediakan dalam buku ini memastikan bahwa pengambil keputusan bisnis dan pembuat kebijakan dapat membuatKerangka kerja komprehensif untuk adopsi AI yang disediakan dalam buku ini memastikan bahwa pengambil keputusan bisnis dan pembuat kebijakan dapat membuat
WESTSCIENCE PRESSWESTSCIENCE PRESS Namun, tantangan masih tetap ada, termasuk keterbatasan infrastruktur teknologi, kurangnya personel terlatih, isu hukum dan etika, serta koordinasi antarlembagaNamun, tantangan masih tetap ada, termasuk keterbatasan infrastruktur teknologi, kurangnya personel terlatih, isu hukum dan etika, serta koordinasi antarlembaga
IAIHPANCORIAIHPANCOR Pada hari berikutnya, mereka kembali ke kebun dan menemukan bahwa ladang yang sebelumnya kering kini dialiri air yang muncul secara ajaib. Mereka menyadariPada hari berikutnya, mereka kembali ke kebun dan menemukan bahwa ladang yang sebelumnya kering kini dialiri air yang muncul secara ajaib. Mereka menyadari
UQGRESIKUQGRESIK Penurunan tanah terbesar terjadi pada lapisan lempung lunak menurut Plaxis dan pada lapisan pasir menurut Geostudio, dengan total penurunan mencapai lebihPenurunan tanah terbesar terjadi pada lapisan lempung lunak menurut Plaxis dan pada lapisan pasir menurut Geostudio, dengan total penurunan mencapai lebih
STIAMISTIAMI Analisis perencanaan pariwisata menggunakan matriks SWOT menghasilkan beberapa strategi, yaitu strategi SO: fokus dan optimalisasi kawasan sebagai warisanAnalisis perencanaan pariwisata menggunakan matriks SWOT menghasilkan beberapa strategi, yaitu strategi SO: fokus dan optimalisasi kawasan sebagai warisan
PUBLIKASIINDONESIAPUBLIKASIINDONESIA Keterkaitan ekonomi dan ekologi antar wilayah menunjukkan adanya perbedaan karakteristik dan potensi sumber daya yang dimiliki oleh masing-masing wilayah.Keterkaitan ekonomi dan ekologi antar wilayah menunjukkan adanya perbedaan karakteristik dan potensi sumber daya yang dimiliki oleh masing-masing wilayah.
STIESULTANAGUNGSTIESULTANAGUNG Kemudian buat metode pengumpulan informasi memakai tata cara wawancara, tata cara dokumentasi serta tata cara kuesioner. Informasi yang diperoleh ialahKemudian buat metode pengumpulan informasi memakai tata cara wawancara, tata cara dokumentasi serta tata cara kuesioner. Informasi yang diperoleh ialah
Useful /
BUMIGORABUMIGORA Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa alat forensik MOBILedit Forensic dan Magnet AXIOM memenuhi uji validasi repeatability dan reproducibility.Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa alat forensik MOBILedit Forensic dan Magnet AXIOM memenuhi uji validasi repeatability dan reproducibility.
UNIVERSITASMBOJOBIMAUNIVERSITASMBOJOBIMA Hasil menunjukkan bahwa kasus kenakalan remaja di Penanae terus meningkat, termasuk pernikahan dini, perkelahian, pemakaian obat-obatan, mabuk-mabukan,Hasil menunjukkan bahwa kasus kenakalan remaja di Penanae terus meningkat, termasuk pernikahan dini, perkelahian, pemakaian obat-obatan, mabuk-mabukan,
WESTSCIENCE PRESSWESTSCIENCE PRESS Intoleransi, baik dalam bentuk diskriminasi berdasarkan suku, agama, ras, maupun pandangan politik, dapat mengancam integrasi nasional jika tidak ditanganiIntoleransi, baik dalam bentuk diskriminasi berdasarkan suku, agama, ras, maupun pandangan politik, dapat mengancam integrasi nasional jika tidak ditangani
BUMIGORABUMIGORA Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Desa merupakan tingkatan terbawah dan terdekat yang langsung bersentuhan dengan keluarga dalam masyarakat.Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Desa merupakan tingkatan terbawah dan terdekat yang langsung bersentuhan dengan keluarga dalam masyarakat.