SARI MUTIARASARI MUTIARA

JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT DAN LINGKUNGAN HIDUPJURNAL KESEHATAN MASYARAKAT DAN LINGKUNGAN HIDUP

Cileungsi merupakan salah satu daerah di Provinsi Jawa Barat, Indonesia yang memiliki sungai cukup besar. Sungai ini memiliki peran penting dalam mendukung kehidupan masyarakat sekitar, termasuk pasokan air bersih, irigasi pertanian, dan sumber daya perikanan. Penelitian ini bertujuan untuk memantau kualitas air sungai, terutama Sungai Cileungsi, karena meningkatnya aktivitas masyarakat dan industri. Penelitian ini akan berfokus pada laporan pemantauan kualitas air Sungai Cileungsi yang dibuat secara online menggunakan sistem telemetri Onlimo. Metode penelitian yang dilakukan adalah studi literatur. Jenis referensi utama yang digunakan dalam pemantauan kualitas air Sungai Cileungsi adalah menggunakan data sekunder yang diambil dari laman Onlimo yang dikelola oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, buku, jurnal, dan artikel-artikel ilmiah. Kategori indeks pemantauan pencemaran air di Sungai Cileungsi mengandung amonia 14,2%, BOD 5,5%, COD 1,6%, DO 0,4%, Nitrat 0,2%, PH 0,01%, TDS 0,1%, dan TSS 1,11%. Berdasarkan Permen LHK No.27 Tahun 2021, hasil analisis menyatakan bahwa pada tanggal 10 Mei 2023 status mutu air Sungai Cileungsi dalam kategori cemar berat akibat tingginya parameter pencemaran amonia yaitu 14,2%.

Berdasarkan hasil pemantauan menggunakan teknologi Onlimo, status mutu air Sungai Cileungsi pada tanggal 10 Mei 2023 menunjukkan kategori cemar berat.Pencemaran ini disebabkan oleh tingginya kadar amonia, mencapai 14,1%, yang melebihi ambang batas yang ditetapkan.Kondisi ini mengindikasikan adanya masalah serius dalam kualitas air sungai yang memerlukan penanganan segera untuk melindungi ekosistem dan kesehatan masyarakat.

Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dipertimbangkan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih mendalam mengenai sumber-sumber pencemaran amonia di Sungai Cileungsi, termasuk identifikasi spesifik industri atau aktivitas masyarakat yang berkontribusi terhadap peningkatan kadar amonia. Kedua, studi tentang efektivitas berbagai metode pengolahan air limbah dalam mengurangi kadar amonia dan parameter pencemar lainnya di Sungai Cileungsi perlu dilakukan. Penelitian ini dapat menguji teknologi pengolahan limbah yang berbeda, seperti biofilter, adsorpsi, atau oksidasi lanjutan, untuk menentukan metode yang paling efektif dan ekonomis. Ketiga, penelitian mengenai dampak jangka panjang pencemaran air terhadap kesehatan masyarakat dan ekosistem Sungai Cileungsi perlu dilakukan. Penelitian ini dapat melibatkan analisis data kesehatan masyarakat, studi bioakumulasi kontaminan dalam rantai makanan, dan penilaian terhadap keanekaragaman hayati di sungai. Dengan memahami dampak yang lebih luas dari pencemaran air, upaya mitigasi dan restorasi yang lebih efektif dapat dirancang dan diimplementasikan. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi yang komprehensif dan mendalam untuk mendukung pengelolaan kualitas air Sungai Cileungsi yang berkelanjutan.

  1. PEMANTAUAN KUALITAS AIR SUNGAI CILEUNGSI SECARA ONLINE MELALUI WEBSITE ONLINE MONITORING | JURNAL KESEHATAN... doi.org/10.51544/jkmlh.v8i1.3865PEMANTAUAN KUALITAS AIR SUNGAI CILEUNGSI SECARA ONLINE MELALUI WEBSITE ONLINE MONITORING JURNAL KESEHATAN doi 10 51544 jkmlh v8i1 3865
Read online
File size271.76 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test